Water Jacket – Penjelasan Paling Lengkap Hanya di sini!

  •   Mei 2024  •   7 min read  •   Comment

Pada sebuah kendaraan baik motor atau mesin pastinya mengalami pembakaran di dalam mesin, tenaga gerak dari mesin tersebut dihasilkan lewat proses pembakaran di dalam mesin.

Temperatur dari mesin harus dijaga agar tidak terlalu panas (overheat).

Apabila mesin terlalu panas, justru akan menimbulkan beberapa dampak negatif untuk mesin, seperti kerusakan komponen-komponen di dalam mesin.

Oleh sebab itu, setiap mesin selalu dilengkapi dengan sistem pendinginan untuk menjaga agar temperatur mesin dapat stabil pada temperatur kerjanya.

Alat ini kita kenal dengan radiator, namun di dalam radiator terdapat banyak komponen pendukung lainnya, salah satunya Water Jacket.

Pengertian Water Jacket

Water Jacket

Apa akibatnya jika mesin mengalami panas berlebih atau overheat?

Mesin bisa mati kapan saja dan jika dibiarkan, lama kelamaan akan merusak komponen di dalamnya.

Anda pun akan merasa tidak nyaman ketika mengendarai mobil.

Panas yang dihasilkan mesin disebabkan karena terjadinya pembakaran di ruang bakar yang akan menciptakan tenaga.

Agar mesin tetap dapat melakukan pembakaran, tetapi tetap dingin atau stabil, maka suhu panas yang dihasilkan perlu dikendalikan oleh sistem pendingin.

Zaman dahulu, sistem pendingin pada mesin mobil memanfaatkan aliran udara ke seluruh mesin.

Konstruksinya berada di bagian luar silinder mesin dan memanfaatkan sirip sehingga panas bisa dilepaskan.

Sayangnya, sistem ini kurang bisa mengendalikan panas dari mesin, sehingga diciptakan kembali sistem pendingin baru dari air.

Pada sistem pendingin mesin yang mengandalkan air, terdapat beberapa komponen yang digunakan.

Contohnya:

  • Radiator
  • Selang
  • Pompa air
  • Kipas
  • Thermostat
  • Water jakcet atau mantel air

Apa itu sistem Water Jacket pada mobil?

Water Jacket adalah salah satu bagian dari sistem pendingin mobil yang memanfaatkan air.

Sistem pendingin dengan air ini lebih banyak digunakan pada mobil-mobil modern daripada sistem pendingin dari udara.

Sekilas Water Jacket pada bagian cylinder block dan head tampak seperti lubang dengan ruang yang mengelilingi silinder mesin.

Ruangan tersebut adalah komponen yang akan diisi oleh coolant yang terhubung pada radiator.

Oleh karena itu, air pendingin akan bekerja menyelimuti dinding silinder liner.

Baca juga: Penjelasan Tentang Evaporator 100% Lengkap

Mesin pun akan memiliki pengaturan suhu tinggi yang lebih baik, berbeda daripada menggunakan sistem pendingin udara.

Water Jacket dikenal sebagai ruang tempat air pendingin mesin atau coolant yang bersirkulasi di dalam mesin.

Bentuknya mengelilingi silinder liner mesin jika Anda membongkar mesin, Anda akan menemukannya di dalam mesin yang disebut cylinder head dan cylinder block.

Umumnya, terdapat dua macam sistem pendingin yang umumnya digunakan yaitu:

  • Sistem pendingin dengan menggunakan udara
  • Sistem pendingin dengan menggunakan air

Water Jacket merupakan salah satu bagian dari sistem pendingin yang menggunakan air.

Mantel air atau Water Jacket ini terletak di dalam mesin.

Fungsi dan Cara Kerja Water Jacket

Fungsi dan Cara Kerja Water Jacket

Water Jacket berfungsi sebagai jalur air pendingin saat bersirkulasi di dalam mesin.

Air pendingin yang bersirkulasi pada Water Jacket ini nantinya akan menyerap panas pada mesin secara langsung, lancar, dan penyerapan panas bisa terjadi secara menyeluruh dan merata.

Panas yang dibawa oleh air pendingin atau coolant nantinya akan dibuang keluar saat air pendingin mengalir ke radiator.

Air pendingin yang sudah didinginkan akan disalurkan kembali ke dalam mesin untuk menyerap panas kembali.

Sistem kerja pendingin mobil yaitu:

  1. Air pendingin atau coolant atau cairan pendingin ke dalam radiator.
  2. Cairan tersebut nantinya dialirkan ke dalam ruang-ruang dari Water Jacket yang mengelilingi silinder mesin.
  3. Baru setelah itu panas yang diserap oleh coolant membuat air pendingin berubah menjadi panas.
  4. Suhu air yang sudah meningkat ini membuat katup termostat terbuka dan mengalirkan kembali coolant ke dalam radiator.
  5. Di sinilah air pendingin akan dikembalikan lagi suhunya oleh radiator menjadi dingin.
  6. Air pendingin yang suhunya kembali seperti semula akan dialirkan kembali ke dalam Water Jacket.
  7. Begitulah prosesnya selalu berulang sehingga suhu dari mesin tidak akan menjadi terlalu tinggi.

Coolant sudah dirancang secara khusus agar mampu melewati semua kanal-kanal Water Jacket dengan baik dan sirkulasi yang lancar.

Begitu juga mantel air, semua kanalnya dibuat agar bisa mengelilingi mesin dan air dapat mengalir dengan mudah.

Air pendingin ini digerakkan oleh pompa sehingga bisa bersirkulasi di dalam mantel air dan kembali ke radiator.

Kinerja sistem pendingin ini tidak dapat berjalan lancar jika mantel air mampet atau ada komponen yang rusak.

Efeknya akan membuat cairan pendingin tidak berjalan dengan lancar, padahal mesin tidak boleh panas, temperatur normalnya hanya boleh 85 – 95 derajat Celcius saja.

Ketika mesin memiliki suhu yang terlalu tinggi, maka konsumsi bahan bakar dan emisi gas buangnya juga akan meningkat.

Kerusakan yang Sering Terjadi pada Water Jacket

Kerusakan yang sering terjadi pada Water Jacket di dalam mesin adalah saluran Water Jacket mengalami korosi atau berkarat.

Penggunaan air pendingin biasa pada sistem pendinginan ini mempengaruhi terjadinya karat pada saluran Water Jacket.

Oleh sebab itu, dianjurkan menggunakan coolant khusus untuk air pendingin yang digunakan.

Tetapi, ketika kendaran sudah menggunakan air biasa selama bertahun-tahun, kemudian diganti dengan coolant, maka akan timbul beberapa masalah.

Apabila korosi yang terjadi di saluran Water Jacket sudah sangat parah, penggantian air pendingin dengan coolant justru akan membuat terjadinya kebocoran pada sistem pendingin.

Kebocoran sistem pendingin ini dikarenakan adanya zat additif pada coolant yang berfungsi untuk menghilangkan dan membersihkan karat.

Bagian saluran Water Jacket yang berkarat akan terkelupas sehingga menyebabkan kebocoran.

Jadi, jika ingin mengganti air pendingin biasa menjadi coolant, hal yang harus Anda lakukan pertama kali adalah memeriksakannya terlebih dahulu, apakah kondisi Water Jacket di dalam mesin cukup mengkhawatirkan atau tidak.

1. Kerusakan Termostat

Semua komponen dalam sistem pendingin harus dalam keadaan baik karena masing-masing memiliki peranan yang penting.

Misalnya saja termostat yang menjadi alat kontrol temperatur kerja cairan pendingin.

Termostat akan menutup katup jika temperatur turun dan tidak bersirkulasi supaya bisa menyerap panas mesin.

Sedangkan ketika cairan mulai memanas maka termostat akan membuka katup.

Baca juga: Radiator Adalah: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Perawatannya 100% Lengkap

Cairan pendingin yang digunakan tidak boleh sembarangan.

Diperlukan cairan pendingin khusus yang bisa bertahan pada suhu panas mesin secara terus menerus tanpa mengalami kerusakan.

Kerusakan termostat atau salah menggunakan coolant akan berdampak besar bagi Water Jacket.

Kedua hal tersebut bisa saja menjadi penyebab Water Jacket rusak parah.

2. Salah Menggunakan Cairan

Cobalah untuk memeriksakan kendaraan Anda, apakah selama ini Anda sudah menggunakan jenis air pendingin yang benar?

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa jenis air yang digunakan adalah air khusus.

Salah menggunakan cairan pendingin berakibat fatal pada mantel air.

Apabila Anda menggunakan air biasa maka kotoran akan mengendap dan menimbulkan karat atau korosi.

Mengingat mantel air ini dibuat dari bahan logam, jadi jika salah perawatan malah akan membuat karat.

Karat akan sulit dibersihkan, apalagi ruang mantel air cukup kecil dan hanya bisa dialiri oleh air khusus.

Jika Anda menggunakan air biasa, korosi hanya akan bertambah banyak, bahkan jika Anda langsung menggunakan cairan pendingin yang benar, permasalahan ini tidak dapat mengatasi masalahnya seperti yang sudah kami jelaskan di atas.

3. Kotoran Terbawa oleh Cairan Pendingin

Penyebab lainya juga bisa dikarenakan aliran air meninggalkan kotoran lalu kemudian kotoran tersebut mengendap.

Munculnya kotoran ini akan menghambat sirkulasi air pendingin dan membuat sistem pendingin tidak bekerja dengan baik.

Apabila Water Jacket sudah mulai muncul endapan kotoran ini, Anda harus segera membersihkannya agar tidak muncul karat.

Cara membersihkannya bisa dengan menyemprotkan udara dengan kompresor bertekanan tinggi.

Cara ini cukup ampuh menghilangkan kotoran tersebut dari saluran mantel air dan sirkulasi air pendingin bisa bekerja baik kembali.

Bagi Anda yang mulai merasakan terdapat kerusakan pada sistem pendingin seperti mesin sering overheat atau kebocoran, ada baiknya segera datangi bengkel resmi terdekat.

Kesimpulan

Proses pembakaran yang dilakukan dalam mesin mobil akan menghasilkan panas.

Itu sebabnya mobil berbahan bakar minyak dibekali radiator dan thermostat agar mesin tidak overheat.

Dalam sistem pendingin mesin ini, ada satu lagi komponen mobil yang tak kalah penting yakni Water Jacket.

Water Jacket adalah istilah untuk menamai sebuah ruang di dalam mesin mobil yang menjadi tempat penyimpanan air pendingin.

Fungsi Water Jacket pada sistem pendingin adalah sebagai ruangan tempat mengalirnya air pendingin mesin.

Orang juga bertanya

Photographer, Enviromentalist, Author, SEO Friendly Content Writer, Copywriter, Designer Graphics.

Tinggalkan komentar