Resonator Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Harga Pasaran

  •   Mei 2024  •   8 min read  •   Comment

Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, Resonator adalah alat yang memperlihatkan resonansi pada frekuensi tertentu.

Di dalam dunia otomotif, Resonator adalah bagian setelah header yang berfungsi sebagai Resonator peredam suara.

fungsinya yaitu hanya sebagai penghalus suara. Tetapi, bagaimana dimensi dari Resonator tersebut dipasang hanya asal-asalan?

Hasilnya sudah pasti akan merugikan mesin kendaraan, lebih boros, dan tenaga mesin jadi melemah, malah terkadang suara kendaraan Anda terdengar menggelegar maseperti cam angkot.

Untuk itu, Anda harus mengetahui perbedaan Resonator panjang dan pendek, jenis-jenis Resonator, perbedaan Resonator ulir dan lurus, serta bagaimana pemasangannya yang benar. Simak pembahasannya lengkapnya di bawah ini ya!

Pengertian Resonator

Resonator adalah komponen yang bisa meredam suara knalpot pada mobil.

Resonator merupakan sebuah komponen yang berada di sebuah kendaraan roda empat  untuk meredam suara.

Sistem kerjanya yang cukup kompleks membuat penggunaan Resonator perlu diperhatikan dalam hal perawatan.

Sebab, bagian ini bisa meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan jadi lebih baik, terutama jika Anda sering mengendarai mobil setiap hari.

Peranan Resonator yang sangat penting ini tidak boleh dilupakan.

Jangan sampai kendaraan roda empat Anda tidak dilengkapi dengan Resonator ya.

Mengapa demikian?

Seperti yang sudah diketahui bahwa Resonator bisa meredam suara, maka jika dihilangkan, kendaraan akan menghasilkan suara yang lebih enak didengar dan dapat menekan gas lebih dalam.

Komponen ini berbentuk seperti tabung atau kaleng minuman yang di dalamnya ada sekat berbentuk spiral atau seperti belimbing.

Biasanya komponen ini berada di exhaust system, tepatnya di tengah sistem atau tergantung desain exhaust system yang ada di mobil.

Pemasangan Resonator pada knalpot mobil bisa menghasilkan suara kendaraan yang lebih baik.

Sistem kerjanya cukup kompleks, jadi mungkin cara pasang Resonator knalpot mobil butuh orang yang ahli.

Beberapa fungsi Resonator knalpot mobil di antaranya adalah sebagai peredam suara, menciptakan back pressure hingga berpengaruh terhadap performa.

Bisa Anda bayangkan jika suara yang dihasilkan kendaraan Anda terlalu bising, pastinya akan sangat mengganggu banyak orang di sekitar kendaraan Anda.

Bukan hanya itu, kenyamanan  Anda selama berkendara juga akan ikut terganggu karena suara kendaraan terdengar juga hingga ke dalam kabin kendaraan.

Fungsi Resonator Knalpot Mobil

Fungsi Resonator Knalpot Mobil

Meskipun terlihat seperti komponen sederhana, ternyata Resonator knalpot mobil punya sejumlah fungsi yang penting.

Selain meningkatkan kenyamanan, pemasangan Resonator juga bisa meningkatkan performa kendaraan Anda.

Ada juga fungsi lainnya dari pemasangan Resonator, antara lain:

1. Suara Knalpot Lebih Halus

Fungsi utama memasang Resonator adalah sebagai peredam suara saat mesin kendaraan.

Knalpot mobil yang tidak menggunakan Resonator biasanya akan menghasilkan suara yang lebih kasar, keras, bahkan dengungannya terdengar hingga ke dalam kabin.

Apalagi bagi Anda yang menggunakan knalpot racing.

Baca juga: Water Jacket – Penjelasan Paling Lengkap Hanya di sini!

Suara seperti ini tidak hanya mengganggu orang-orang yang dilewati, tetapi juga mengganggu Anda sendiri sebagai penumpang di mobil.

2. Mengubah Aliran Gas Buang Jadi Tenaga

Fungsi Resonator adalah untuk mengubah aliran gas buang jadi tenaga.

Knalpot mobil umumnya tidak punya saringan sebagai jalur gas buang untuk menambah tenaga dorong.

Padahal, tekanan dari gas buang hasil dari pembakaran ini cukup tinggi.

Dengan adanya Resonator, membuat aliran gas buang bisa dimanfaatkan sebagai tenaga dan memberikan peningkatan kinerja mobil.

Dengan begitu, performa mesin jadi lebih optimal.

Penggunaan bahan bakar juga jadi bisa lebih efektif karena mesin lebih bertenaga.

3. Menambah Back Pressure

Masih ada kaitannya dengan poin sebelumnya, pemasangan Resonator bisa mengubah aliran gas jadi tenaga.

Tekanan dari Resonator juga bisa menghasilkan energi yang disebut dengan velocity energy.

Energi ini menghasilkan tenaga dorong karena meskipun tekanan dari gas buang sudah cukup besar, tetapi belum tentu bisa menghasilkan tenaga dorong.

Jadi, pemasangan Resonator bisa menciptakan back pressure atau tekanan balik melalui aliran gas buang.

Jenis Resonator yang digunakan menentukan berapa besaran tekanan yang bisa dihasilkan, biasanya ditentukan berdasarkan Resonator panjang atau pendek yang Anda gunakan.

Harga Resonator Knalpot Mobil

Setelah Anda mengetahui pentingnya fungsi Resonator pada knalpot mobil, lalu, berapa ya kira-kira harga Resonator knalpot mobil?

Harga Resonator knalpot mobil dibanderol mulai dari harga Rp75 ribuan sampai dengan Rp400 ribu – Rp600 ribuan.

Tetapi, untuk kualitas yang cukup alias rata-rata, harga yang dibanderol yaitu sekitar harga Rp150 ribu – Rp200 ribuan.

Efek Tanpa Memasang Resonator Knalpot Mobil

Resonator Adalah

Kita sudah tahu fungsi penting dari pemasangan Resonator knalpot mobil.

Selanjutnya, apa saja efek tanpa pemasangan Resonator knalpot mobil?

Efek knalpot mobil yang tidak dipasang Resonator bisa terasa langsung oleh penumpang maupun pengemudi seperti penjelasan di bawah ini:

1. Suara Knalpot Berisik

Efek yang satu ini bisa dirasakan seluruh penumpang mobil, termasuk pengemudi.

Suara yang terdengar dari knalpot akan terdengar terlalu keras dan mengganggu.

Apalagi saat mobil berakselerasi pada RPM yang tinggi.

Hal ini dikarenakan, saat RPM meningkat, suara yang dihasilkan oleh knalpot juga meningkat volumenya.

Efek ini bisa berpengaruh terhadap pengemudi dan juga orang lain yaitu mengganggu konsentrasi saat mengemudi.

2. Mesin Kurang Bertenaga

Fungsi utama pemasangan Resonator mobil adalah meredam suara knalpot.

Di samping itu, fungsinya juga bisa sebagai penambah tenaga.

Jadi, dengan memasang Resonator, akan ada perubahan pada performa mesin.

Karena Resonator bisa menciptakan back pressure dari aliran gas buang.

Tanpa Resonator, siklus pergantian udara terjadi lebih cepat.

Akibatnya, tidak ada tekanan balik dari aliran gas buang dan membuat tenaga dorongnya jadi berkurang, maka sudah jelas performa mobil juga jadi menurun.

3. Boros Bahan Bakar

Perubahan terhadap performa mesin mobil juga bisa berdampak pada konsumsi bahan bakar kendaraan.

Konsumsi bahan bakar bisa lebih boros kalau tidak memakai Resonator knalpot.

Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa dengan memasang Resonator knalpot mobil bisa meningkatkan performa kendaraan, sehingga penggunaan bahan bakar juga jadi lebih efektif.

Mengingat pentingnya fungsi Resonator knalpot mobil dan efeknya tanpa pemasangan komponen ini, maka usahakan agar Anda selalu menggunakannya.

Kejadian di lapangan malah sebaliknya, terkadang, para anak muda justru ingin memasang knalpot bersuara keras, tetapi perlu juga memperhatikan efektivitasnya bagi performa mesin dan konsumsi bahan bakar ya.

Perbedaan Resonator dan Muffler

Mungkin beberapa dari Anda semua ada yang belum begitu memahami apa perbedaan Resonator dan muffler.

Ini dikarenakan fungsi dari kedua komponen tersebut cukup mirip.

Komponen Resonator berfungsi meredam suara dan dipasang pada bagian depan catalytic converter atau di dekat header.

Tetapi, ada juga yang dipasang di belakang catalytic converter atau bisa juga berdekatan dengan muffler.

Fungsi Resonator mobil ini bisa menciptakan back pressure yang bisa berpengaruh terhadap performa kendaraan.

Konsumsi bahan bakar juga jadi lebih besar tanpa Resonator knalpot mobil.

Sedangkan muffler adalah komponen tabung yang ukurannya cukup besar dan dipasang di bagian belakang knalpot mobil.

Fungsi muffler hampir sama dengan Resonator, yaitu meredam suara dari gas buang sebelum keluar melalui exhaust tip, menambah performa mesin, dan juga meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Selain itu, muffler juga bisa mengurangi emisi gas buang dan bisa menambah estetika penampilan kendaraan.

Tetapi, meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, tetapi perbedaannya terletak pada cara kerja dan letaknya.

Karena berfungsi meredam suara dari gas buang sebelum keluar di exhaust tip, jadi letak muffler berada di bagian belakang.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Selain memasang Resonator, beberapa cara meningkatkan performa mobil bisa dilakukan dengan melakukan servis rutin mobil seperti mengganti oli secara rutin dan tune-up.

Jika Anda belum menggunakan Resonator pada kendaraan Anda, hal ini tentunya akan berdampak pada kenyamanan pengemudi serta mengganggu konsentrasi jika berkendara.

Baca juga: Radiator Adalah: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Perawatannya 100% Lengkap

Tidak hanya itu saja, efek kendaraan roda empat yang tidak dilengkapi dengan Resonator adalah berubahnya performa mesin.

Tentunya hal ini jelas berpengaruh karena Resonator juga berfungsi untuk menciptakan efek tekanan balik pada aliran gas buang.

Fungsi Resonator pada back pressure inilah yang akan menentukan irama di dalam silinder mesin.

Semakin kecil aliran gas buang tanpa Resonator, maka pergantian udara yang masuk ke ruang bakar pun akan jauh lebih cepat.

Berkurangnya back pressure ini akan mempengaruhi aliran gas buang dan knalpot menjadi lebih mudah menimbulkan suara keras.

Anda sendiri pasti akan merasakan hal ini jika mesin dalam kondisi melepas pedal gas saat melakukan akselerasi.

Kondisi tersebut akan membuat performa mesin secara keseluruhan menjadi lebih meningkat.

Sehingga hal ini akan memberikan pengaruh langsung terhadap konsumsi bahan bakar karena mobil terasa bertenaga.

Begitu sebaliknya, jika performa mesin tidak sesuai, maka secara teknis terjadi hal yang tidak diinginkan di mana input dan output yang tidak sesuai tersebut akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar.

Misalnya saja terjadi kondisi keadaan tidak stabil pada RPM bawah jika tidak dilengkapi oleh Resonator.

Seperti yang sudah diketahui, Resonator pada mobil sangat berperan penting dalam meredam suara.

Selain itu komponen ini juga dapat menciptakan back pressure yang ada di saluran pembuangan.

Tanpa adanya Resonator pada mobil, maka kenyamanan pengemudi terganggu.

Selain itu, hal ini juga akan mempengaruhi performa mobil karena konsumsi bahan bakar yang boros.

Kesimpulan

Itu dia pembahasan tentang Resonator knalpot mobil, fungsi, harganya, hingga efek kendaraan tanpa pemasangan Resonator.

Demikian penjelasan singkat namun jelas tentang Resonator adalah yang bisa kami informasikan kepada Anda para pembaca.

Terima kasih sudah membaca artikel Resonator adalah  ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda.

Semoga setelah membaca artikel tentang Resonator adalah beserta pengertian, fungsi, harga, serta efeknya jika tidak dipasangkan ke kendaraan Anda, misalnya mobil.

Anda perlu memperhatikan kondisi kesehatan performa kendaraan Anda secara berkala, sesuaikan dengan keuangan dan kebutuhan kendaraan Anda.

Karena yang paling penting ketika merawat Resonator adalah tujuan berkendara bagi seluruh pengendara di dalamnya dan orang-orang di sekitar tempat kendaraan Anda lewat.

Terima kasih sudah membaca artikel Resonator adalah kali ini, semoga bermanfaat.

Jangan lupa bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat ke media sosial Anda atau ke lebih banyak orang lagi.

Selamat membaca dan menambah ilmu ya!

Orang juga bertanya

Photographer, Enviromentalist, Author, SEO Friendly Content Writer, Copywriter, Designer Graphics.

Tinggalkan komentar