Radiator Adalah: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Perawatannya 100% Lengkap

  •   Mei 2024  •   9 min read  •   Comment

Untuk memastikan mesin kendaraan Anda tidak overheat, diperlukan sistem pendingin yang kita kenal dengan sebutan radiator.

Dengan adanya  alat ini, suhu mesin kendaraan akan selalu stabil sehingga performanya akan tetap optimal.

Maka dari itu, sangat penting bagi Anda semua untuk selalu memastikan bahwa komponen ini selalu dalam kondisi yang baik.

Radiator umumnya digunakan pada kendaraan mobil dan motor.

Untuk penjelasan selengkapnya, simak artikel di bawah ini!

Pengertian Radiator Adalah

Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas dari satu medium ke medium lainnya untuk mendinginkan atau memanaskan.

Pengertian lainnya dari radiator adalah salah satu komponen penting pada mesin kendaraan.

Komponen ini berperan sebagai sistem pendingin untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.

Radiator adalah  alat yang berfungsi sebagai sistem pendingin pada mesin kendaraan.

Komponen ini merupakan alat yang berguna untuk memindahkan perpindahan panas dari satu medium ke medium lainnya dengan tujuan untuk mendinginkan mesin.

Alat ini bisa menyerap energi panas pada mesin kendaraan untuk distabilkan ke titik normal.

Cara Kerja Radiator Adalah

Cara Kerja Radiator Adalah

Cara kerja komponen ini yaitu dengan mengandalkan cairan yang sering disebut sebagai coolant atau air radiator.

Fungsinya yaitu untuk menjaga suhu mesin selalu stabil, maka dari itu, penting bagi Anda para pemilik kendaraan untuk memeriksa air radiator mobil secara berkala.

Baca juga: Penjelasan Tentang Evaporator 100% Lengkap

Radiator yang kita kenal pada umumnya digunakan pada kendaraan bermotor (roda dua atau roda empat), tetapi ada juga radiator yang digunakan pada mesin yang membutuhkan pendinginan ekstra.

Misalnya pada mesin mesin produksi atau mesin mesin lainnya yang bekerja dalam kondisi kerja berat atau dalam jangka waktu lama.

Pada kendaraan motor atau mobil, radiator pada umumnya diletakkan di bagian depan dan berada di dekat mesin atau posisi tertentu yang menguntungkan bagi sistem pendinginan.

Saat mesin dinyalakan, maka akan terjadi proses pembakaran pada mesin.

Proses pembakaran ini akan meningkatkan suhu mesin sehingga membutuhkan coolant radiator agar suhu mesin tetap stabil.

Cara ini penting agar mesin kendaraan tidak overheat.

Seperti yang kita tahu, radiator adalah komponen mobil yang berfungsi mengeluarkan suhu panas saat mesin bergerak.

Jadi, jika tidak ada sistem pendingin ini, mesin bisa mengalami suhu panas yang berlebih sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

Oleh sebab itulah, penting memperhatikan tanda air radiator kendaraan Anda, guna untuk mencegah mesin overheat.

Cara kerja sistem pendingin ini berkaitan dengan beberapa komponen yang ikut bekerja di dalamnya, di antaranya:

  • Air radiator
  • Selang untuk menyalurkan coolant
  • Kipas radiator
  • Thermostat untuk memantau suhu coolant

Saat bekerja, air radiator mengalir melewati selang radiator pada mesin kendaraan dan menyerap panas berlebih kemudian kembali lagi ke radiator.

Selanjutnya sirip atau kipas radiator mobil akan melepaskan panas dari pendingin ke udara.

Ketika air sudah dingin kembali, maka air akan kembali mengitari mesin untuk menyerap panas mesin kembali secara terus berulang-ulang untuk memastikan suhu mesin selalu stabil sehingga mesin kendaraan tidak akan overheat.

Hal ini bertujuan agar mesin bisa mendapatkan pendinginan maksimal sesuai dengan kebutuhan mesin.

Radiator adalah terdiri dari:

  • Tangki air bagian atas (upper tank)
  • Tangki bagian bawah (lower water tank)
  • Radiator core di bagian tengah

Pada saat kendaraan digunakan, mesin mobil akan menjadi cepat panas yang merupakan dari pembakaran yang terjadi pada blok mesin.

Keberadaan radiator pada kendaraan akan membuat panas berlebih pada mesin kendaraan jadi lebih stabil.

Dengan perannya yang vital tersebut, keberadaan radiator sangat penting sehingga perlu dirawat dengan baik jika diperlukan Anda perlu menambah coolant.

Cara kerjanya radiator mobil didukung oleh berbagai komponen penting.

Semua komponen tersebut memiliki fungsinya masing-masing yang saling berhubungan.

Jika ada salah satu komponen yang mengalami kerusakan, maka akan berpengaruh terhadap kinerja radiator ketika melakukan tugasnya mendinginkan mesin kendaraan.

Bagian penting yang ada di radiator antara lain sebagai berikut:

  • – Upper tank atau tangki di bagian atas
  • – Lower water tank atau tangki di bagian bawah
  • – Radiator core atau tangki di bagian tengah

Singkatnya:

Pembakaran yang terjadi pada mesin kendaraan akan mengakibatkan mesin menjadi panas.

Suhu panas ini nantinya akan semakin meningkat seiring mobil terus dijalankan.

Hal ini menyebabkan suhu mesin mobil juga akan terus bertambah.

Agar suhu mesin tetap stabil, maka radiator akan memindahkan panas dari mesin ke udara luar.

Caranya yaitu dengan mengalirkan air melalui selang radiator mobil ke saluran yang terpasang di mesin mobil.

Fungsi Radiator Mobil

Fungsi radiator adalah untuk membuang panas pada mesin kendaraan sehingga suhu mesin akan selalu stabil dan tidak overheat.

Radiator juga berfungsi untuk mengontrol temperatur suhu mesin agar tidak overheat.

Dengan adanya alat ini, suhu mesin mobil akan selalu stabil sehingga mobil bisa bekerja dengan maksimal.

Untuk memastikan alat ini berfungsi dengan baik, air radiator memegang peranan sangat penting sehingga perlu dicek secara berkala.

Untuk bisa menjalankan fungsinya mendinginkan mesin dengan baik, radiator didukung oleh berbagai komponen penting lainnya, diantaranya:

– Radiator

– Tutup radiator

– Thermostat

– Water jacket

– Tank reservoir

– Kipas pendingin

– Pompa air

– Thermometer

Cara Merawat Radiator agar Tidak Overheat

Radiator Adalah

Suhu mesin yang terlalu panas bisa menyebabkan mesin mengalami overheat.

Jika hal tersebut terjadi, bisa menyebabkan kerusakan parah pada mesin kendaraan serta membahayakan keselamatan Anda saat berkendara.

Oleh sebab itulah, penting merawat komponen tersebut dengan baik untuk mencegah kebocoran radiator mobil.

Untuk memastikan sistem pendingin mesin kendaraan tetap bisa bekerja dengan baik, berikut ini cara merawat radiator mobil dengan benar agar tidak terjadi overheat, antara lain:

1. Cek Volume Air Radiator

Fungsi radiator mobil sangat dipengaruhi oleh cairan atau coolant yang ada di dalamnya.

Air radiator berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu mesin mobil.

Maka dari itu, pastikan cek volume air radiator secara berkala untuk menghindari radiator kehabisan cairan yang menyebabkan mesin overheat.

2. Gunakan Radiator Coolant

Mengisi tangki radiator adalah tidak boleh menggunakan air sembarangan.

Hal ini dikarenakan, jika menggunakan air yang tidak sesuai, justru bisa mengakibatkan korosi pada radiator.

Agar air radiator bisa bekerja dengan maksimal mendinginkan mesin kendaraan, maka gunakan radiator coolant yang khusus diperuntukkan untuk mesin kendaraan.

Dibandingkan Anda harus membayar harga radiator karena mengalami kerusakan akibat korosi, lebih baik Anda membeli coolant radiator yang tepat.

Baca juga: Thrust Bearing: Pengertian, Jenis, Kegunaan, dan Pengaplikasiannya

3. Bersihkan Tangki Radiator Secara Rutin

Tangki radiator yang sudah digunakan terlalu lama biasanya menimbulkan korosi atau karat.

Untuk menghindari kerusakan pada mesin akibat korosi, ada baiknya bersihkan tangki radiator secara rutin minimal 2 minggu sekali.

Bersihkan tangki radiator secara rutin, bukan hanya berguna untuk membersihkan korosi, tetapi cara ini juga bisa Anda gunakan untuk memeriksa air radiator mobil berkurang atau tidak.

Pastikan volumenya tetap aman ya!

4. Menutup Tangki Radiator dengan Rapat

Cara selanjutnya untuk merawat radiator adalah dengan membiasakan menutup tangki radiator dengan rapat.

Hal ini bertujuan untuk memastikan cairan coolant tidak bocor ketika menahan temperatur radiator mobil yang panas.

Bukan hanya itu, tangki radiator ini juga berfungsi untuk mengontrol tekanan temperatur sehingga suhu sistem pendingin akan selalu tetap stabil.

5. Tidak Melebihi Kapasitas Muatan Mobil

Mobil yang membawa beban muatan terlalu berat membuat mesin bekerja lebih keras sehingga menyebabkan overheat.

Semakin berat beban kendaraan, maka radiator akan bekerja semakin keras mendinginkan mesin kendaraan Anda.

Maka dari itu, hindari membawa beban melebihi kapasitas muatan kendaraan jika ingin radiator Anda lebih awet.

Hal ini dikarenakan sistem pendingin merupakan salah satu bagian penting pada mesin kendaraan sehingga komponen radiator harus dipastikan selalu berfungsi dengan baik.

Jika ada salah satu komponen radiator yang bermasalah, bisa menyebabkan kerusakan pada keseluruhan mesin, mungkin awalnya dari overheat, tetapi lambat laun akan merambat ke mana-mana.

Lama pemakaian radiator biasanya juga akan membuat komponen radiator mengalami masalah salah satunya adalah kebocoran radiator mobil.

Untuk menghindari hal semacam ini, sangat penting melakukan pengecekan sistem pendingin mesin kendaraan secara berkala.

Itulah ulasan penting dan menarik seputar radiator adalah mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara kerjanya yang perlu Anda ketahui.

Untuk membuat mobil tetap bisa berfungsi dengan baik, maka diperlukan proses pembakaran pada mesin.

Kondisi inilah yang akan menimbulkan suhu panas pada mesin.

Agar tidak terjadi overheat, pastikan selalu cek kondisi radiator mobil khususnya coolant secara berkala untuk menghindari risiko overheat.

Radiator Sepeda Motor

Bukan hanya mobil saja yang menggunakan radiator, motor masa kini juga telah dilengkapi dengan komponen radiator.

Fungsi radiator pada sepeda motor adalah sebagai komponen pendingin agar performa kuda besi tetap tinggi sekaligus dapat bekerja secara efisien.

Secara garis besar, fungsi radiator pada sepeda motor memang sama seperti yang ada di mesin lainnya yaitu sebagai pendingin mesin.

Panas yang dihasilkan mesin akan diserap cairan atau coolant yang bersirkulasi lewat water jacket di silinder dan kepala silinder.

Lalu, cairan panas ini akan didorong (disedot) menuju radiator.

Di dalam komponen yang terbuat dari banyak pipa kecil ini, cairan akan tersebar ke penjuru mesin.

Karena banyak sirip yang dilalui angin, maka suhu nantinya akan otomatis turun.

Kemudian, cairan yang sudah didinginkan akan berputar kembali ke dalam mesin.

Tetapi, agar suhu mesin tetap optimal yakni berada di kisaran 89-90 derajat Celcius, maka dibutuhkan komponen tambahan, antara lain:

Thermostat, komponen sebagai  gerbang untuk air di saluran.

Jika suhu mesin masih terlalu dingin, maka cairan tidak akan bersirkulasi dengan baik ke radiator.

Sedangkan jika suhu meningkat atau ketika baru membuka, cairan bisa didinginkan di radiator.

Jika cairan sudah bersirkulasi namun suhu tetap tinggi, maka kinerja radiator akan dibantu oleh extra fan atau kipas tambahan.

Fungsinya sudah pasti untuk menyedot udara dari depan radiator, sehingga pendinginan bisa berlangsung.

Biasanya, kipas tambahan ini bekerja ketika motor terjebak di tengah kemacetan di mana tidak ada hembusan angin.

Jika dilihat dari konstruksinya, terdapat 2 jenis radiator yang banyak digunakan pada sepeda motor, diantaranya:

  1. Pertama, build in liquid cooled radiator atau model menyatu yang banyak digunakan pada jenis skuter matik.
  2. Kedua, radiator model terpisah yang banyak digunakan pada sepeda motor sport.

Karena fungsinya sangat penting, sebagai pemilik kendaraan, Anda disarankan untuk memeriksa radiator secara berkala.

Lalukan pencucian radiator menggunakan air mengalir agar kotoran yang menempel bisa terlepas dengan sendirinya.

Selain itu, cek juga tabung cairan cadangan atau reservisor.

Terakhir, setiap kali servis motor di bengkel, ada baiknya jika Anda meminta mekanik memeriksa bagian radiator untuk mengetahui apakah komponen tersebut bocor atau tidak.

Selain bawaan dari motor, di pasaran juga tersedia radiator aftermarket yang didesain lebih besar daripada model standar atau aslinya.

Baca juga: Thrust Bearing: Pengertian, Jenis, Kegunaan, dan Pengaplikasiannya

Model ini sering diaplikasikan untuk keperluan balapan atau besutan yang mana kendaraan butuh meningkatkan performa mesin sehingga suhu kerja bisa meningkat drastis.

Kesimpulan

Itu dia penjelasan selengkapnya mengenai radiator adalah secara lengkap, semoga membantu dan memberi banyak manfaat bagi Anda semua yang membacanya.

Terima kasih sudah berkunjung, sampai jumla lagi pada pembahasan bermanfaat selanjutnya.

Orang juga bertanya

Photographer, Enviromentalist, Author, SEO Friendly Content Writer, Copywriter, Designer Graphics.

Tinggalkan komentar