close button

Nozzle Adalah: 9 Komponen, Fungsi & Jenisnya

  •   Des 2022  •   10 min read  •   Comment

Nozzle Adalah – Kamu pasti tahu komponen satu ini, namun tidak tahu namanya.

Nozzle merupakan komponen yang memiliki peran sangat besar dalam kehidupan sehari – hari.

Fungsi utama dari komponen ini ialah untuk mengatur arah juga aliran fluida.

Biasanya perangkat ini dipakai untuk meningkatkan kecepatan aliran fluida sesuai dengan tekanan yang diberikan.

Langsung saja yuk, baca artikel yang berjudul “Nozzle Adalah: 9 Komponen, Fungsi & Jenisnya” ini, ya!

1. Nozzle Adalah

Dalam Bahasa Indonesia, Nozzle adalah Pipa Semprot atau tabung yang memiliki diameter bervariasi sesuai dengan aplikasinya.

Pipa semprot ini nantinya akan mengarahkan fluida yang alirannya dimodifikasi ke bagian paling ujung.

Nozzle adalah bagian yang paling ujung apda rangkaian dari tabung atau selang, atau bisa dikatakan pipa semprot ini merupakan pintu dalam instrumen pemipaan.

Baik cairan ataupun gas bisa memanfaatkan pipa semprot ini untuk menentukan aliran yang dihasilkan.

Perangkat mekanis satu ini dibuat agar aliran fluida dari ruang tertutup ke beberapa media tertentu bisa diarahkan dengan benar.

Bisa dikatakan bahwa nozzle adalah komponen mekanis yang berbentuk saluran dan mempunyai luas penampang atau permukaan yang rata yang bervariasi.

Adapun kecepatan fluida yang mengalir melalui pipa semprot ini dapat digunakan sementara sesuai dengan tekanannya.

Fluida yang mengalir melalui pipa semprot ini lebih cepat, namun tekanan yang dihasilkan bisa saja turun.

Baca Juga: Cara Mempercantik Video Call Whatsapp Hp Oppo

2. Komponen Nozzle

Berikut 9 komponen pipa semprot beserta fungsinya:

  • Over Plow Pipe untuk mengembalikan bahan bakar sisa pengabutan
  • Nozzle Holder sebagai bodi pada komponen atas dan saluran bahan bakar dan
  • Adjusting Weser sebagai sim penyetel tekanan pengabutan
  • Pressure Spring sebagai mengembalikan tekanan pengabutan
  • Pressure Pin sebagai poros penerus tekanan
  • Distance Pis sebagai saluran bahan bakar dan wadah
  • Nozzle Body sebagai lubang pengabutan dan saluran bahan bakar
  • Nozzle Nidle sebagai jarum pengatur pengabutan bahan bakar, dan
  • Retraining Nut sebagai bodi komponen bagian bawah

Baca Juga: Aplikasi Multi Windows Android Tanpa Root

3. Fungsi Nozzle

Nozzle Adalah

Sebagai perangkat yang sering digunakan, fungsi pipa semprot ini cukuplah vital.

Berbagai jenis mesin kendaraan dan industri memanfaatkan nozzle dalam mengatur aliran fluida.

Berikut lima fungsi dari pipa semprot, yaitu:

  • Nozzle merupakan komponen yang akan mengontrol aliran fluida, baik dari segi arah dan juga tekanan yang dikeluarkan
  • Nozzle berfungsi untuk merubah energi tekanan serta panas menjadi energi kinetik
  • Fungsi nozzle ialah untuk mengarahkan pancaran jet fluida di sudut tertentu, fungsi ini lebih dikenal dengan sebutan sudut nozzle
  • Nozzle berperan penting pada mesin turbo karena mampu menghasilkan energi yang memanfaatkan energi kinetik dari fluida, hal tersebut terjadi pada mesin turbin uap, air dan juga gas, dan
  • Nozzle tidak hanya bisa dipakai untuk fluida jenis cairan atau air, tapi bisa mengatur aliran uap serta gas

Itulah lima fungsi nozzle atau pipa semprot yang sangat penting, khususnya bagi kamu yang bekerja di bidang permesinan.

Perangkat tersebut harus dijaga kualitasnya agar mesin bisa bekerja dengan normal.

Baca Juga: Cek Sensor Samsung di Semua Tipe HP

4. Jenis – Jenis Nozzle

Nozzle Adalah

Karena nozzle adalah komponen yang dapat digunakan untuk mengatur gas, aliran air, dan uap, maka jenisnya dibagi menjadi 2.

Kamu tidak bisa memakai nozzle jenis air untuk mengatur aliran uap maupun gas, begitu pula sebaliknya.

Oleh sebab itu, kamu harus mengenali jenis – jenis nozzle, berikut jenis – jenis nozzle dan penjelasannya:.

4.1 Jenis Nozzle Berdasarkan Bagiannya

Jenis yang pertama ini, kamu akan mengenal sesuai dengan bagian – bagiannya yang dimiliki oleh nozzle.

Secara umum, ada 3 macam nozzle atau pipa semprot ini, yaitu: Divergen, Konvergen, dan Konvergen-Divergen.

Berikut penjelasan dari maisng – masing 3 macam nozzle tersebut:

4.1.1 Nozzle Konvergen

Pipa semprot jenis ini mempunyai diameter aliran yang mengecil sejalan arah aliran fluida.

Sesuai dengan bentuknya, pipa semprot ini memiliki fungsi untuk mempercepat aliran fluida, namun tidak lebih dari kecepatan suara di fluida.

Penyebabnya ialah bagian yang mulai menyempit dibagian ujung salurannya.

4.1.2 Nozzle Divergen

Nozzle Divergen ini ialah kebalikan dari Konvergen, yaitu diameter akan membesar searah dengan jalannya aliran fluida.

Fungsi dari Nozzle Divergen ini ialah untuk membuat aliran fluida semakin lambat.

Saat aliran lambar menjadi subsonik sedangkan bila dipercepat akan menjadi fluida supersonik atau sonik.

4.1.3 Nozzle Konvergen-Divergen

Nozzle Konvergen-Divergen ini mempunyai bentuk diameter kecil pada awal, namun akan melebar dibagian akhirnya.

Istilah lainnya ialah nozzle CD.

Adapun fungsi dari Nozzle Konvergen-Divergen ini ialah untuk mempercepat fluida pada bagian nozzle yang sempit memanfaatkan kecepatan supersonik.

Beberapa jenis mesin yang menggunakan pipa semprot jenis ini ialah mesin roket atau jet supersonik.

4.2 Jenis Nozzle Berdasarkan Jenis Fluida

Selain membedakan pipa semprot berdasarkan bagiannya, ada juga jenis pipa semprot yang disesuaikan dengan jenis fluidanya.

Apa yang disebut dengan fluida tidaklah selalu dengan bahan cairan atau air.

Pengertian dari fluida ialah jenis zat yang bisa mengalir dengan wujud cairan maupun gas, hal tersebut yang membedakan nozzle.

Berikut 3 macam nozzle sesuai dengan fluidanya:

4.2.1 Nozzle Cairan

Mirip dengan namanya, nozzle ini dimanfaatkan untuk mengalirkan benda cair.

Aliran yang keluar nantinya dapat berbentuk percikan halus dari air yang tekanannya tinggi.

Umumnya, arah aliran cairan yang keluar dapat diatur dengan setelah khusus.

Fungsi dari Nozzle Cairan ini biasanya dipakai pada spray selang, contohnya mesin spray untuk pengecatan atau pada selang pemadam kebakaran.

4.2.2 Nozzle Angin

Ada juga jenis Nozzle Angin, biasanya digunakan agar bisa mengarahkan aliran angin.

Tujuan dari perangkat ini aialah supaya bisa mengalirkan tekanan angin yang jauh lebih tinggi.

Beberapa penerapannya paling banyak ada di mesin kompresor.

Kamu bisa lihat bahwa tekanan angin yang keluar dari selang jauh lebih tinggi.

4.2.3 Nozzle Gas

Jenis Nozzle Gas ini merupakan nozzle untuk pintu keluar dari aliran gas.

Pada bagian pintu keluar ini ada lubang lebih dari satu agar gas dapat keluar dengan menyebar.

Alat yang sering menggunakan Nozzle Gas ini ialah oven pemanggang atau kompor gas.

Baca Juga: Harga LG G5 2016

5. Penggunaan Nozzle di Kehidupan Sehari – hari

Nah, kamu sudah tahu kan apa fungsi dan jenis – jenis nozzle.

Sekarang, carakami.com akan membahas penerapannya di kehidupan sehari – hari.

5.1 Menyemprotkan Bahan Bakar ke Ruang Bakar

Khusus kendaraan mesin diesel, nozzle adalah perangkat yang vital karena fungsi utamanya ialah untuk menyemprotkan bbm ke ruang bakar.

Umumnya, bahan bakar dipompa dari tangki dan melewati filter bbm, jadi air dan solar terpisah.

Lalu, bbm akan melewati filter kedua agar kotoran tersaring sebelum ke pompa injeksi.

Barulah plunger yang memompa dengan tekanan tinggi dengan delivery valve dan membuat bbm jadi lebih padat, lalu dialirkan ke selang nozzle.

Komponen nozzle ini yang akhirnya menyemprotkan bbm ke ruang bakar dengan bentuk kabut halus.

5.2 Menyemprotkan Air pada Air Mancur Buatan

Contoh pengaplikasian pipa semprot yang sering terlihat ialah air mancur buatan.

Air yang mengalir dari selang dalam sistem air mancur akan keluar dari pipa semprot tersebut.

Bentuk pipa semprot yang dipakai pun berbeda-beda.

Air mancur dapat berbentuk keluar yang berbeda-beda, seperti tetesan air yang sering, air keluar dalam jumlah banyak, dan air yang menyebar.

Semua itu berkat perngaruh perangkat pipa semprot yang membuat air mancur jadi semakin indah.

Tidak hanya pada mesin diesel dan air mancur saja, pipa semprot ini juga banyak digunakan untuk pengukuran di venturimeter, menghilangkan udara dari kondensor sampai injektor, dan memompa air dari boiler.

Sebagai pintu keluar aliran fluida, maka pipa semprot ini tidak boleh mampet atau rusak.

Bila terjadi kerusaan atau mampet, maka harus segera diperbaiki.

Baca Juga: Valve Adalah: Bagian, Klasifikasi, 13 Macam dan Fungsinya

6. Cara Menyetel Tekanan Nozzle Mesin Diesel

Untuk menyetel pipa semprot atau nozzle ada beberapa cara yang bsia dilakukan.

Dikarenakan kontruksi rumah pipa semprot pada tiap merk mesin diesel berbeda – beda, jadi untuk mengatur tekanan nozzle pun juga berbeda.

Dibawah ini ialah cara yang bisa dilakukan untuk menyetel tekanan nozzle.

6.1 Memutar Baut Penyetel Nozzle

Cara menyetel tekanan pipa semprot yang pertama ialah dengan mengatur baut penyetel yang ada di belakang nozzle.

Bila mesin diesel keluar asap putih yang berlebihan, tandanya tekanan nozzle lemah, untuk mengaturnya, putar baut penyetel nozzle ke kanan.

Bila bunyi mesin diesel keras melengking dan asapnya pedih dimata, tandanya tekanan nozzle terlalu kencang, maka putarlah baut penyetel ke kiri hingga bunyi terdengar halus.

6.2 Mengganjal Spring Nozzle

Cara yang kedua untuk melakukan penyetelan nozzle atau pipa semprot bisa dengan menambahkan atau mengurangi ring pengganjal spring nozzle.

Bila tekanan nozzle lemah, tambahkan ganjal spring agar tekanan spring lebih kuat.

Bila tekanan nozzle terlalu tinggi, maka kurangi ganjal spring nozzle-nya.

6.3 Menambahkan Atau Mengurangi Packing Bosch Pump

Cara yang terakhir untuk mengatur tekanan pipa semprot di mesin diesel ialah dengan menambahkan atau mengurangi packing pada pompa solar atau bosch pump.

Bila tekanan nozzle lemah, kurangi packing bosh pump agar sistem pemompaan bahan bakar jadi lebih kuat.

Bila tekanan nozzle terlalu kencang, maka tambahkan packing bosch pump tersebut.

Baca Juga: Cara Transfer Pulsa Telkomsel ke Shopeepay

7.Ciri-Ciri Nozzle Rusak

Nozzle yang rusak atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya akan menyebabkan mesin mobil sulit untuk dinyalakan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri – ciri nozzle yang rusak, berikut beberapa ciri – ciri yang dapat kamu waspadai:

7.1 Performa Mesin Menurun

Pada dasarnya, pipa semprot bekerja sebagai elemen yang vital yang mampu mengubah bahan bakar menjadi energi agar mobil bisa bergerak.

Kerusakan pada bagian pipa semprot tentu akan mempengaruhi performa mesin.

Hal yang mungkin bisa terjadi ialah mobil tidak bisa berjalan, karena pasokan bahan bakar yang ada tidak bisa masuk ke ruang bakar.

Sedangkan untuk menyalakan mesin dan bisa berjalan, mobil butuh bahan bakar.

Jadi akan terjadi penurunan performa mesin yang bisa berupa mesin mati mendadak atau tidak bisa menyala sama sekali.

7.2 Mesin yang Sulit untuk Menyala

Selain performa mesin yang menurun, ciri – ciri pipa semprot yang rusak bisa  dilihat dari keadaan mesin yang sulit menyala.

Ketika mobilmu butuh waktu yang cukup lama untuk mesin bisa menyala, maka besar kemungkinan ada masalah pada pipa semprotnya, karena pasokan bahan bakar yang dialirkan ke ruang bakar tidak berjalan lancar.

Jadi, butuh waktu cukup lama untuk mesin bisa menyala dan berfungsi maksimal.

Tidak hanya itu, ada penekanan pada bagian injector akibat kondisi komponen itu yang aus atau rusak yang diakibatkan oleh aliran bahan bakar yang tidak lancar.

7.3 Penurunan Tenaga Akibat Bahan Bakar yang Kurang Efektif

Pemilihan bahan bakar diesel untuk mesin mobil pun harus diperhatikan.

Bahan bakar yang kurang efektid dan kurang sesuai bisa menimbulkan kerusakan pada pipa semprotnya.

Mungkin membeli bahan bakar tersebut lebih murah, namun justru akan menambah biasa yang lebih besar karena kerusakan yang ditimbulkan.

Penggunaan bahan bakar yang kurang sesuai dengan kondisi mesin dan sistem bahan bakar akan menurunkan tenaga yang dihasilkan oleh mobil.

Hal tersebut disebabkan oleh injector yang tidak bisa bekerja dan terbuka secara maksimal saat mengalirkan bahan bakar.

7.4 Knalpot yang Berasap

Nozzle Adalah

Keluarnya asap dari knalpot sering dianggap sepele.

Padahal hal tersebut bisa jadi salah satu tanda adanya kerusakan pada bagian pembakaran bahan bakar, salah satunya pipa semprot.

Pengaliran bahan bakar yang terlalu berlebihan akan menimbulkan proses pembakaran jadi lebih basah dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih banyak dan berwarna hitam pekat.

Sebaliknya, jika pengaliran bahan bakar terlalu sedikit, maka emisi gas buang yang dihasilkan akan lebih putih seperti asap.

8. Cara Merawat Nozzle

Setelah kamu tahu ciri – ciri dan penyebab nozzle yang rusak, kini kamu bisa merawatnya dengan:

  • Lakukan perawatan mesin di bengkel secara rutin
  • Gunakan bahan bakar yang sesuai dengan anjuran pabrikan, dan
  • Hindari pembelian bahan bakar ditempat sembarangan

Baca Juga: Cara Memasukan Preset Lightroom file DNG Terbaru

Kesimpulan

Nozzle ialah Pipa Semprot atau tabung yang memiliki diameter bervariasi sesuai dengan aplikasinya.

Fungsi dari nozzle ialah untuk mengontrol aliran fluida, baik dari segi arah dan juga tekanan yang dikeluarkan.

Nozzle memiliki sembilan komponen, salah satunya Nozzle Holder sebagai bodi pada komponen atas dan saluran bahan bakar.

Nozzle memiliki enam jenis dan dibedakan menjadi dua, yaitu berdasarkan bagian dan jenis fluidanya.

Salah satu contoh pengaplikasian nozzle ialah pada selang air mancur buatan.

Semoga artikel ini bermanfaat, yuk baca artikel mengenai komponen – komponen lainnya di carakami.com.

Orang juga bertanya

Fiana is an Europeanist, freelance writer, and write SEO friendly content.

Tinggalkan komentar