close button

Contoh Peristiwa Radiasi: Pengertian & Contohnya Lengkap

  •   Agu 2022  •   10 min read  •   Comment

Pernahkah kamu melempar batu kecil ke dalam kolam yang mana airnya tenang? Setelah melemparkan batu tersebut, kamu akan melihat jika di lokasi jatuhnya batu muncul riak-riak yang kemudian menyebar dan membentuk lingkaran.

Riak tersebut adalah gelombang dan menunjukkan pergerakan energi yang diberikan oleh kerikil dan energi menyebar dari lokasi batu jatuh ke segala arah.

Perumpamaan ini adalah maksud dari istilah Radiasi. Untuk mengetahui lebih jelasnya simak bahasan contoh peristiwa Radiasi berikut.

Baca juga: Contoh Peristiwa Konduksi: Pengertian & Contohnya Lengkap

Pengertian Radiasi

Radiasi bisa diartikan sebagai energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Tidak lain adalah pancaran energi melalui suatu bahan atau ruang dalam bentuk panas, partikel atau gelombang atau cahaya elektromagnetik dari suatu sumber Radiasi.

Ada beberapa sumber Radiasi yang dikenal di sekitar kehidupan kita, contohnya televisi, penerangan, alat pemanas makanan (microwave oven), komputer dan sederet lainnya.

Radiasi berupa gelombang elektromagnetik atau disebut dengan foton adakah jenis Radiasi yang tidak memiliki Radiasi.

Contohnya yaitu sinar gamma dan sinar-X, juga termasuk Radiasi terlihat seperti sinar cahaya, sinar matahari, gelombang mikro, radar dan telepon seluler.

Radiasi juga bisa didefinisikan sebagai proses pelepasan energi oleh atom. Radiasi ini umumnya diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu Radiasi sel yang adalah pancaran atau aliran atom dan atau partikel sub-atom dengan kemampuan untuk mentransfer energi gerak atau energi kinetiknya ke bahan lain.

Sedangkan Radiasi elektromagnetik yaitu pancaran gelombang (interferensi medan listrik dan magnet) yang bisa menyebabkan perubahan struktur atom dari bahan yang dilaluinya (medium).

Baca juga: Contoh Peristiwa Konveksi: Pengertian & Contohnya Lengkap

Jenis – Jenis Radiasi

Radiasi umumnya dikaitkan dengan zat radioaktif, senjata nuklir, pembangkit listrik tenaga nuklir, bahkan hal lain seperti gelombang radio, sinar infra merah, sinar UV, Radiasi akustik atau proses lainnya.

Radiasi sendiri secara umum dibagi menjadi 2, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Radiasi Pengion

Radiasi pengion yaitu Radiasi yang memiliki energi yang cukup untuk mengionisasi partikel.

Proses ini berakibat pada sebuah elektron terlontar dari kulit atom elektron itu sendiri yang justru menghasilkan muatan positif. Adapun beberapa hal yang termasuk dalam bagian Radiasi pengion.

a). Radiasi alfa (α), adalah jenis Radiasi yang terjadi ketika inti atom memancarkan partikel alfa (α). Hal ini menyebabkan atom meluruh sampai nomor massanya menjadi 2 kurang atau kurang 4.

b). Radiasi beta (ß), adalah jenis peluruhan radioaktif ketika partikel beta yang positron atau elektron dipancarkan.

c). Radiasi gamma (), adalah bentuk energi Radiasi elektromagnetik yang dihasilkan oleh proses nuklir atau radioaktivitas subtomik lainnya. Contohnya adalah pemusnahan positron-elektron.

2. Radiasi Non-pengion

Radiasi non-pengion yaitu jenis Radiasi yang tidak membawa energi yang cukup per foton untuk mengionisasi atom atau molekul. Ada 3 jenis Radiasi yang termasuk Radiasi non-pengion.

a). Cahaya, baik yang terlihat (400-700 nm atau 380-750 nm) atau tidak terlihat oleh manusia.

b). Radiasi elektromagnetik, adalah jenis Radiasi yang memiliki komponen magnet searah dan medan listrik yang berhubungan dengan fase tegak lurus dan perambatan energy.

c). Radiasi neutron, jenis Radiasi ini yaitu Radiasi non-pengion yang berasal dari neutron bebas. Neutron ini dibutuhkan dalam proses induksi pada fisi nuklir, fusi nuklir, dan reaksi nuklir lainnya.

Sedangkan jika didasarkan sumber Radiasinya, secara garis besar bisa dibedakan menjadi Radiasi alami dan Radiasi buatan. Adapun penjelasan nya masing-masing adalah sebagai berikut:

3. Radiasi Alami

Radiasi alam berasal dari sinar kosmik, sinar gamma dari kerak bumi, peluruhan radom dan thorium di udara, dan radionuklida pada bahan makanan. Berikut sumber Radiasi dari alam:

A). Radiasi Benda Langit

Dimana orang yang berada di lokasi yang lebih tinggi akan menerima Radiasi yang lebih besar karena semakin tipis lapisan udara yang bisa berperan sebagai penghalang Radiasi.

Dan, bisa disimpulkan bahwa orang yang berada di puncak gunung akan menerima lebih banyak Radiasi daripada yang berada di permukaan laut.

B). Radiasi Dari Kerak Bumi

Bahan radioaktif utama yang ada di kerak bumi yaitu Potassium-40, Rubidium-87, elemen yang berasal dari Uranium-238 dan turunan Thorium-232.

Baca juga: Blower Adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Kelebihan Kekurangan

4. Radiasi Buatan

Radiasi buatan adalah Radiasi yang timbul karena atau berkaitan dengan aktivitas manusia.

Seperti Radiasi dengan sinar-X di bidang medis (radiodiagnostik dan radioterapi), Radiasi yang diperoleh di pembangkit listrik tenaga nuklir, Radiasi yang diperoleh di bidang industri dan sederet lainnya. Berikut sumber Radiasinya. dari buatan yaitu:

A). Radiasi Dari Prosedur Medis

Dalam bidang medis, Radiasi digunakan sebagai sarana pemeriksaan (diagnosis) dan penyembuhan (terapi).

Pemindai sinar-X atau Roentgen adalah alat diagnostik yang paling banyak dikenal dan dosis Radiasi yang diterima dari roentgen ini yaitu dosis tunggal (sekaligus) terbesar yang diterima dari Radiasi buatan manusia.

Prosedur medis menyumbang 96% dari rata-rata paparan Radiasi buatan pada manusia sehingga jumlah dan jenis sinar-X yang diterima harus dibatasi.

Mesin pemindai sinar-X, pemindai mamografi dan CT (Computerized Axial Tomography) meningkatkan dosis Radiasi buatan pada manusia.

B). Radiasi Dari Reaktor Nuklir

Banyak orang beranggapan jika tinggal di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir akan menghasilkan paparan Radiasi yang tinggi.

Meski di dalam reaktor terdapat banyak sekali unsur radioaktif, namun sistem keamanan reaktor membuat jumlah Radiasi yang dilepaskan ke lingkungan menjadi sangat kecil.

Dalam kondisi normal, seseorang yang tinggal dalam radius 1-6 km dari reaktor menerima Radiasi tambahan tidak lebih dari 0,005 milievert per tahun.

Nilai ini jauh lebih kecil daripada yang diterima dari alam (sekitar 2 millisievert per tahun) atau 1/400 nilai Radiasi dari alam.

Rumus Perpindahan Kalor

Laju perpindahan kalor termal yang dipancarkan dengan cara Radiasi oleh sebuah benda secara empiris ditemukan oleh Josef Stefan di tahun 1879.

Stefan mengemukakan jika laju perpindahan kalor termal yang dipancarkan secara Radiasi oleh suatu benda sebanding dengan luas permukaan pada benda dan pangkat empat suhu absolutnya.

Hasil empiris diturunkan dengan teoritis oleh Ludwig Boltzmann di tahun 1884 yang dikenal dengan hukum Stefan-Boltzmann yang bisa dinyatakan dengan persamaan sebagai berikut:

P = eσAT44

Dengan keterangan:

  • P = Daya yang diRadiasikan (watt)
  • e = Emisivitas suatu benda
  • σ = Konstanta Stefan (5,6703 x 10-8 W/m2K4).
  • A =Luas suatu benda yang memancarkan Radiasi (m2)
  • T = Suhu mutlak (K)

Nilai emisivitas e sebuah benda bergantung dengan warna permukaan suatu benda tersebut.

Permukaan sebuah benda yang berwarna hitam sempurna nilai e = 1, sedangkan untuk suatu benda yang warnanya putih sempurna nilai e = 0. Jadi nilai emisivitas e secara umum adalah 0 < e < 1.

Contoh : Perpindahan kalor dari matahari menuju ke bumi. Matahari memiliki suhu yang lebih tinggi daripada bumi.

Karena terdapat perbedaan suhu antara matahari dan bumi, maka scara otomatis kalor berpindah dari matahari menuju bumi.

Dalam fisika, konsep yang berhubungan yaitu:

  • Radiasi Ionisasi yaitu sebuah semburan partikel (seperti photon) dengan energi yang berkecukupan untuk menyebabkan ionisasi atom atau molekul.
  • Radiasi Non-ionisasi seperti Radiasi ionisasi, hanya tidak memiliki cukup energi.
  • Radiasi Elektromagnetik : cahaya yaitu salah satu bentuknya yang tampak mata; Radiasi termal adalah bentuk panas keseluruhan, jangkauan panjanggelombang mencakup gelombang frekuensi sangat rendah dengan panjang dalam km, radio AM, radio FM, TV dan gelombang mikro, inframerah (panas) gelombang, cahaya tamapak, ultraungu, sinar-X, dan sinar gamma.

Radiasi Gravitasi

Radiasi Partikel merupakan sebuah bentuk Radiasi dimana unsur individual bersikap seperti partikel.

Contoh : Radiasi neutron cepat atau lambat

  • Radiasi Cherenkov yaitu pemancaran Radiasi elektromagnetik oleh partikel bermuatan bergerak melalui sebuah medium terinsulasi lebih cepat dari kecepatan cahaya dalam medium tersebut.
  • Radiasi Syncrhotron dipancarkan oleh partikel bermuatan yang dipercepat dalam medan magnet dan bergerak mendekati kecepatan cahaya.
Contoh peristiwa Radiasi seperti:
  • Sinar matahari sampai ke bumi
  • Petani mengeringkan padi dengan sinar matahari
  • Udara terasa panas ketika membakar sampah
  • Rasa panas di dekat api unggun
  • Dinding rumah terasa hangat karena sinar matahari
  • Pakaian yang kering ketika dijemur
  • Udara terasa panas saat berada di dekat kompor yang menyala

Contoh Peristiwa Radiasi Pada Matahari

Energi kalor dari matahari dipancarkan ke bumi dengan cara Radiasi, yaitu melalui pemancaran gelombang elektromagnetik.

Jika menyentuh suatu benda, gelombang elektromagnetik akan berubah menjadi kalor.

Alat yang digunakan untuk menyelidiki sifat pancaran dan penyerapan berbagai permukaan benda terhadap kalor bernama termoskop.

Dengan termoskop, diketahui jika benda yang permukaannya hitam akan bersifat sebagai pemancar dan penyerap kalor yang baik.

Dan sebaliknya, benda yang permukaannya mengkilap bersifat sebagai pemantul dan sulit menyerap kalor.

Bahaya Radiasi untuk Makhluk Hidup

Radiasi juga bisa membahayakan makhluk hidup, apa saja dampak yang bisa dirasakan? Umumnya, Radiasi bisa ditemukan dari penggunaan barang-barang elektronik, seperti ponsel atau laptop.

Berikut ini penjelasannya seperti yang berikut ini:

  • Mudah mengalami kelelahan
  • Sakit kepala
  • Kulit mengalami keriput
  • Nyeri pada otot dan jantung
  • Saraf mengalami ketegangan
  • Reaksi hipokondria (kondisi kesehatan mental yang secara tidak langsung memberikan reaksi psikologis berlebihan terhadap suatu penyakit)
  • Depresi mental
  • Perasaan takut
  • Ingatan yang mulai berkurang.

Jika Radiasi mengenai tubuh manusia, ada 2 kemungkinan yang bisa terjadi: berinteraksi dengan tubuh manusia, atau hanya melewati saja.

Jika berinteraksi, Radiasi bisa mengionisasi atau dapat pula mengeksitasi atom. Setiap terjadi proses ionisasi atau eksitasi, Radiasi akan kehilangan sebagian energinya.

Energi Radiasi yang hilang akan menyebabkan peningkatan temperatur (panas) pada bahan (atom) yang berinteraksi dengan Radiasi tersebut.

Dengan kata lain, semua energi Radiasi yang terserap di jaringan biologis akan muncul sebagai panas melalui peningkatan vibrasi (getaran) atom dan struktur molekul.

Ini adalah awal dari perubahan kimiawi yang kemudian dapat mengakibatkan efek biologis yang merugikan

Manfaat Radiasi Dalam Bidang Lain

Di bawah ini manfaat yang bisa kamu ketahui, yaitu:

1. Dalam kedokteran

Radiasi dan zat radioaktif digunakan untuk diagnosis, pengobatan, dan penelitian. sinar X, contohnya, melalui otot dan jaringan lunak lainnya tapi dihentikan oleh bahan padat.

Properti sinar X ini memungkinkan dokter untuk menemukan tulang rusak dan dalam menemukan kanker yang mungkin tumbuh dalam tubuh.

Dokter juga menemukan penyakit tertentu dengan menyuntikkan zat radioaktif dan pemantauan Radiasi yang dilepaskan sebagai bergerak melalui substansi tubuh.

2. Terapi Radiasi untuk Kanker

Sel-sel kanker mulai berkembang biak dan menghancurkan sel-sel tubuh yang berharga satu per satu.

Terapi Radiasi sinar gamma melibatkan energi tinggi membunuh sel-sel kanker.

Terapi Radiasi eksternal menggunakan mesin besar yang menunjuk pada tempat tertentu yang terpengaruh dan memancarkan sinar Radiasi.

Dalam terapi Radiasi internal, zat radioaktif disuntikkan dalam tubuh untuk membunuh sel-sel tumor.

3. Dalam Komunikasi

Semua sistem komunikasi modern menggunakan bentuk Radiasi elektromagnetik. Variasi intensitas Radiasi berupa perubahan suara, gambar, atau informasi lain yang sedang dikirim.

Contohnya, suara manusia dapat dikirim sebagai gelombang radio atau gelombang mikro dengan membuat gelombang bervariasi sesuai variasi suara.

4. Dalam Iptek

Para peneliti menggunakan atom radioaktif dalam menentukan umur bahan yang dulu bagian dari organisme hidup.

Usia bahan tersebut dapat diperkirakan dengan mengukur jumlah karbon radioaktif mengandung dalam proses yang disebut penanggalan radiokarbon.

Para ilmuwan menggunakan atom radioaktif sebagai atom pelacak untuk mengidentifikasi jalur yang dilalui oleh polutan di lingkungan.

Radiasi digunakan untuk menentukan komposisi bahan dalam proses yang disebut analisis aktivasi neutron.

Dalam proses ini, para ilmuwan membombardir contoh zat dengan partikel yang disebut neutron.

Beberapa atom dalam sampel menyerap neutron dan menjadi radioaktif. Para ilmuwan bisa mengidentifikasi elemen-elemen dalam sampel dengan mempelajari Radiasi yang dilepaskan.

Fakta Menarik tentang Radiasi

  • Terlalu banyak paparan Radiasi menyebabkan kanker Radiasi perubahan struktur sel dalam tubuh manusia.
  • Radiasi diukur dalam curie.

Kesimpulan

Radiasi bisa diartikan sebagai energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Tidak lain adalah pancaran energi melalui suatu bahan atau ruang dalam bentuk panas, partikel atau gelombang atau cahaya elektromagnetik dari suatu sumber Radiasi.

Ada beberapa sumber Radiasi yang dikenal di sekitar kehidupan kita, contohnya televisi, penerangan, alat pemanas makanan (microwave oven), komputer dan sederet lainnya.

Radiasi berupa gelombang elektromagnetik atau disebut dengan foton adakah jenis Radiasi yang tidak memiliki Radiasi.

Ada berbagai hal yang berkaitan dengan contoh peristiwa Radiasi: pengertian &amp; contohnya lengkap seperti penjelasan di atas.

Orang juga bertanya

English private teacher, seo writter, english translator, and content writer.

Tinggalkan komentar