PERANGKAT KERAS: Pengertian, Contoh, Macam Macam Hardware & Fungsinya

Penggunaan komputer dan sejenisnya tentu saja tidak terlepas dari yang namanya software dan hardware.

Kedua komponen tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain, karena pada perangkat komputer tersebut memiliki beberapa komponen yang bekerja saling mendukung.

Oleh karena itu performa, kecepatan dan keunggulan dari setiap komputer tentu saja berbeda-beda.

Semakin tinggi spesifikasi hardware yang digunakan, maka semakin bagus pula kinerjanya begitu juga dengan software yang ada di dalamnya.

Pembahasan kali ini akan menitik beratkan pada komponen hardware, yang wajib kamu ketahui seperti bahasan PERANGKAT KERAS: Pengertian, Contoh, Macam Macam Hardware & Fungsinya berikut.

PERANGKAT KERAS: Pengertian, Contoh, Macam Macam Hardware & Fungsinya

Sebelum mengetahui contoh dan macam hardware, simak dahulu informasi seperti di bawah ini:

Pengertian Perangkat Keras

Perangkat Keras

Perlu kamu tahu jika perangkat lunak atau software tentu saja tidak berwujud fisik, berbeda dengan hardware atau hardware yang memiliki pengertian sebaliknya.

Oleh karena hardware lebih identik dengan fisik, sehingga bisa terlihat, diraba dan diketahui bentuknya dengan jelas.

Keberadaan hardware pada sebuah komputer tentu saja sangat penting, karena setiap hardware memiliki fungsinya sendiri.

Dengan demikian, setiap hardware tidak bisa berdiri sendiri, karena di dalamnya harus memiliki perangkat lain yang menunjang seperti motherboard, harddisk, kartu memori, CPU dan sebagainya.

Semua komponen tersebut saling berkaitan satu sama lain, sehingga komputer bisa digunakan dan beroperasi secara normal.

Kemudian semua komponen hardware tersebut membutuhkan yang namanya perangkat lunak atau software agar komputer bisa difungsikan dengan berbagai aplikasinya.

Baca Juga: 100+ NAMA NAMA WARNA Dalam Bahasa Inggris dan Indonesia, Lengkap!

Fungsi Perangkat Keras

Perangkat Keras

Perlu kamu tahu jika terdapat lima macam hardware pada sebuah perangkat komputer.

Jenis hardware tersebut memiliki fungsi sebagai pendukung daya listrik, penyimpanan, output, proses dan input.

Semua jenis hardware nantinya terhubung dalam sistem yang sudah terintegrasi, sehingga bisa difungsikan sebagai daya input, pemrosesan dan output data.

Penampilan perangkat keras sangat ditentukan dengan hadirnya spesifikasi, semakin tinggi maka kinerjanya akan semakin bagus.

Untuk itu, kamu bisa menyesuaikan spek komputer yang dipakai sesuai dengan kebutuhannya.

Untuk komputer yang hanya digunakan untuk mengetik, menyimpan foto dan menonton video maka tidak harus menggunakan spek yang tinggi.

Tapi, jika komputer digunakan untuk kebutuhan desain grafis, bermain video berat, maka harus menggunakan komputer dengan spek tinggi.

Macam Macam Perangkat Keras

Perangkat Keras

Selanjutnya PERANGKAT KERAS: Pengertian, Contoh, Macam Macam Hardware & Fungsinya yang bisa kamu tahu adalah:

Perangkat keras terdiri dari bermacam pilihan dengan fungsinya masing-masing, biar lebih jelas fungsi dari setiap macamnya, berikut pemaparannya.

  • Perangkat keras input. Fungsinya yaitu sebagai input atau memasukkan data pada memori komputer. Keyboard menjadi salah satu hardware utama untuk fungsi ini. Sedangkan perangkat peripheral atau pendukungnya contohnya yaitu mouse dan scanner.
  • Perangkat keras untuk pemrosesan data. Hardware yang memiliki fungsi untuk olah data atau untuk mengeksekusi perintah jika ada data yang dimasukkan. Komponen utama dari hardware ini seperti contoh CPU (Central Processing Unit), sound card (kartu suara), VGA, dan motherboard.
  • Perangkat keras output. Jenis hardware yang memiliki fungsi sebagai penampil data atau mengeluarkan data yang sudah diproses sebelumnya. Monitor dan speaker menjadi salah satu perangkat utama untuk fungsi tersebut. Komponen pendukungnya seperti contoh printer, proyektor, dan sebagainya.
  • Perangkat keras untuk penyimpanan. Fungsi dari perangkat keras ini yaitu sebagai penyimpan data dari pengguna. Terdapat 2 jenis hardware komputer untuk fungsi ini, yaitu RAM (untuk penyimpanan volatile), dan harddisk ( untuk media penyimpanan non volatile internal). Ada juga Read Only Memory (ROM) sebagai media simpan dengan sifat non volatile. Sehingga datanya tidak akan hilang ketika listrik mati. Sesuai namanya maka sifatnya hanya read only saja. ROM banyak dimanfaatkan sebagai Firmware atau chip BIOS.
  • Perangkat keras kelistrikan. Bertujuan agar sebuah komputer bisa beroperasi, tentunya membutuhkan pasokan energi listrik. Dengan adanya hardware ini berfungsi untuk menstabilkan tegangan atau daya listrik yang mengalir pada perangkat komputer.
  • Perangkat keras seperti Power Supply berfungsi untuk mengelola sistem kelistrikan bagi setiap perangkat kerasnya. Tidak hanya itu, komputer juga dikoneksikan dengan stavolt atau stabilizer voltage. Fungsinya untuk menstabilkan daya listrik, sebelum nanti dikelola oleh Power Supply. Uninterruptible Power Supply (UPS) juga ditambahkan pada perangkat komputer. Tujuannya agar hardware bisa membackup daya listrik. Sehingga ketika mati listrik, maka perangkat komputer tetap bisa nyala untuk beberapa waktu. Pemasangan UPS juga cukup penting, agar komputer tidak mendadak shutdown atau mati ketika aliran listrik terputus.

Dengan begitu, bisa untuk mencegah risiko kerusakan perangkat keras dari komputer yang digunakan.

Contoh Perangkat Keras

Ada beberapa contoh perangkat keras untuk mendukung performa komputer, hal ini agar kinerja komputer menjadi lebih cepat, nyaman ketika digunakan untuk multitasking atau membuka beberapa software sekaligus, tidak mudah panas, dan sebagainya.

Tentu saja kamu harus bijak dalam memilih spesifikasi hardwarenya.

Nah, berikut ini beberapa contoh dari perangkat lunak yang umum digunakan di perkantoran atau pribadi.

  1. Keyboard. Perangkat keras yang tersusun dari banyak tombol, sehingga memudahkan saat mengoperasikan komputer. Input data yang didukung dengan keberadaan hardware  maka dengan mudah kamu bisa menggunakan keyboard dengan kabel atau nirkabel.
  2. Mouse. Perangkat keras pendukung yang dimanfaatkan sebagai input data, yang bisa mengendalikan kursor, fungsi klik dan scroll. Kamu juga bisa menggunakan mouse dengan kabel dan yang tanpa kabel.
  3. Scanner. Hardware bekerja layaknya mesin fotocopy. Sehingga bisa memindai data berupa teks pada buku, foto dan sebagainya. Sehingga bisa menciptakan softcopy atau file dari berbagai media yang ada.
  4. CPU (Central Processing Unit) atau Processor. Perangkat keras ini sebagai otak dari komputer. Sehingga semua proses yang berlangsung di perangkat komputer dikendalikan oleh prosesor ini. Semakin canggih prosesornya sudah tentu akan semakin bagus performa komputernya.
  5. Motherboard. Perangkat keras yang merupakan papan sirkuit yang menghubungkan semua hardware pada perangkat komputer. Untuk mendukung kinerjanya, motherboard dilengkapi dengan chip BIOS (Basic Input Output System).
  6. Video Graphic Array atau VGA. Fungsi dari perangkat keras ini yaitu untuk memproses visualisasi data berbentuk grafis.
  7. Sound Card. Kartu suara berfungsi dalam pemrosesan data dengan format suara. Perangkat keras ini bermanfaat ketika komputer mengeluarkan suara atau melakukan perekaman suara.
  8. Monitor. Media output yang berfungsi untuk menayangkan hasil dari proses data grafisnya yang didukung oleh VGA.
  9. Speaker. Perangkat yang berfungsi untuk mengeluarkan suara, yang merupakan hasil pemrosesan dari kartu suaranya.
  10. Printer. Perangkat keras ini untuk mencetak hasil kerja pada komputer. Dan kertas sebagai media yang umum digunakan. Perkembangan teknologi membuat produk ini bisa menggabungkan ketiga fungsi pada sebuah printer. Sehingga perangkat ini bisa untuk mencetak, fotocopy dan scan.
  11. Proyektor. Perangkat ini digunakan sebagai penunjang presentasi, proses belajar mengajar atau menonton film. Kamu cukup mengkoneksikan pada komputer, dan menembakkan cahaya proyektor pada media yang dipilih.
  12. RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory). RAM merupakan media simpan data ketika diproses oleh prosesor. Sedangkan ROM adalah media simpan yang bersifat hanya read only.
  13. Web camera yaitu sebuah kamera yang dipasangkan di atas layar komputer. Seperti kamera pada umumnya, webcam berfungsi untuk merekam video atau memotret suatu objek. Dan saat ini, banyak perkantoran yang mengharuskan karyawan WFH dan sekolah yang mengharuskan siswa belajar online, webcam sering dimanfaatkan untuk mengikuti video conference.
  14. Mikrofon sebagai perangkat keras yang termasuk ke dalam kategori input hardware yang sering digunakan untuk memasukkan data dalam bentuk audio. Mikrofon mampu untuk mengubah suara analog menjadi digital. Mikrofon juga digunakan untuk berkomunikasi saat bermain game online atau saat sedang mengadakan video conference agar orang lain bisa mendengarkan suara kamu.
  15. Scanner adalah sebuah perangkat keras yang bisa mengubah data dari bentuk fisik seperti kertas ke dalam bentuk digital. Bisa dikatakan jika scanner ini seperti kebalikan dari printer.
  16. Proyektor
  17. Proyektor adalah perangkat keras komputer yang merupakan alat bantu yauntuk ng mengubah proyeksi layar monitor ke dalam ukuran lebih besar.
  18. Casing, berfungsi untuk melindungi pada bagian dalam komputer (motherboard).
  19. Powes Supply, berfungsi sebagai penyedia daya untuk digunakan motherboard.

Baca Juga: KREATIF dan INOVATIF: Pengertian, Ciri Ciri dan Contoh Kreativitas – Inovasi

Kesimpulan

Hardware komputer merupakan sebuah komponen pembangun PC yang akan membantu kinerja komputer menjadi lebih optimal.

Karena itu bisa dipastikan kamu sudah memilih komponen dengan spesifikasi yang tepat agar kinerja komputer yang digunakan jauh lebih baik dan optimal.

Dengan bahasan PERANGKAT KERAS: Pengertian, Contoh, Macam Macam Hardware & Fungsinya di atas diharapkan kamu dengan mudah memahami seluk beluk perangkat komputer dengan baik.

Tinggalkan komentar