ODC Adalah: Pengertian, 8 Komponen & Fungsinya

  •   Mei 2024  •   8 min read  •   Comment

ODC (Optical Distribution Cabinet) – Pasti kamu pernah sesekali melihat ada kotak putih mirip seperti kulkas terletak di pinggir jalan dan terpasang logo ataupun tulisan telkom di badannya.

Bisa saja benda yang kamu temui ialah perangkat jaringan optik yang biasa dimaksud dengan ODC atau Optical Distribution Cabinet.

Pada pembahasan ini, kami akan mendeskipsikan penjelasan mengenai Optical Distribution Cabinet mulai dari definisi ODC, macam-macam ODC, rangkaian jalur yang terinput didalamnya, teknik pemasangan ODC, serta komponen-komponen penyusun lainnya yang berada pada Optical Distribution Cabinet.

Simak penjelasan mengenai pengertian, bagian, dan fungsi dari Optical Distribution Cabinet di bawah ini!

ODC Adalah

ODC yang merupakan singkatan dari Optical Distribution Cabinet merupakan sebuah device atau perangkat di dalam topologi jaringan FTTH (Fiber to The Home) yang memiliki bentuk kotak ataupun kubah (Dome) yang tercipta dari beberapa komponen atau material tertentu optic pasif seperti connector, splicing, splitter, pigtail, slot untuk manajemen fiber untuk kelancaran dalam komunikasi, serta material lainnya yang memiliki beberapa fungsi dan kegunaan utama, salah satunya ialah sebagai wadah instalasi untuk sambungan jaringan kabel fiber optic single-mode yang terdiri dari connector.

Umumnya perangkat ODP ditempatkan secara outdoor atau di ruangan terbuka. Penempatan ODC secara topologi ialah berada di antara perangkat ODF (Optical Distribution Frame) dan perangkat ODP (Optical Distribution Point), hingga menjadi tempat penghubung kabel feeder dan kabel distribusi.

Fungsi lain dari Optical Distribution Cabinet yakni sebagai splitter atau pemisah dari suatu core fiber optik ke beberapa fiber optic lainnya, umumnya device ini digunakan untuk pemisah dari satu kabel feeder ke beberapa kabel distribution lainnya.

Komponen-Komponen ODC

Kabinet Optical Distribution Cabinet memiliki beberapa komponen umum sebagai berikut:

  • Preconnectorized; yaitu kabel optik yang mempunyai connector di kedua ujung kabelnya, memiliki panjang yang berkisar mulai dari 50 meter, 75 meter, 100 meter, bahkan hingga 200 meter. Pemakaian kabel ini harus disesuaikan berdasarkan berapa panjang ukuran kabel mulai dari ODP hingga ke rumah pengguna.
  • Passive splitter; suatu alat yang bertugas untuk menyebarkan sinyal optik menjadi beberapa path alias multiple path atau yang diketahui sebagai berbagai kombinasi sinyal dalam suatu arah. Tidak hanya itu, splitter pun juga dapat digunakan sebagai rute sinyal dan dapat menggabungkan serta mengkombinasikan berbagai sinyal optik.
  • ODP Wall; perangkat pendukung layanan fiber optik, memiliki fungsi sebagai titik terminasi kabel serat optik menuju beberapa terminal pengguna. ODP Wall biasanya dipasang pada dinding atau ditempatkan di atas tiang listrik.

Selain komponen-komponen umum, ada juga komponen-komponen utama dan khusus yang merangkai Optical Distribution Cabinet supaya kabinet ODC dapat berfungsi dengan baik, yakni meliputi:

1. Cable Tray

Komponen Cable Tray ialah salah satu part atau bagian dari ODC yang berguna untuk menyimpam rakitan atau sambungan kabel fiber optik.

Penggunaan Cable Tray sangan berfungsi sebagai konteks manajemen konektor kabel ODC supaya kabel-kabel di dalam kabinet ODC tidak berantakan dan tetap terlihat rapi.

ODC umumnya mempunyai ketentuan khusus berupa kapasitas yang lumayan beragam, mulai dari 94 core, 144 core, hingga 288 core. Penentu besarnya kapasitas ODC ditentukan oleh berapa banyaknya jumlah Cable Tray yang ter-input di dalam kabinet Optical Distribution Cabinet.

Semakin besar kapasitas dalam ODC yang mana semakin banyak jumlah Cable Tray yang terpasang didalamnya, maka akan semakin besar pula dimensi yang dimunculkan dari ODC tersebut.

 2. Patch Cord

Patch cord atau yang biasa disebut dengan kabel optic ialah komponen yang berupa kabel fiber optic UTP dengan tipe stranded atau serabut dengan ukuran kecil dan mempunyai ukuran panjang yang bervariatif sesuai dengan keperluan pengguna.

Fungsi umum dari Patch Cord untuk menghubungkan perangkat pasif menuju perangkat aktif. Di kedua ujung kabel dari Patch Cord ini biasanya disambungkan connector yang dimodifikasi untuk disambungkan pada part dari port untuk dipasangkan ke jaringan optic.

Patch cord umumnya  terdiri dari beberapa varian tipe yang bermacam-macam jenisnya, sesaat jika diperhatikan dari jumlah core-nya, ada Patch Cord yang memiliki 1 core ter-input di dalamnya atau bisa disebut dengan simplex dan Patch Cord yang mempunyai 2 core yang di biasa disebut dengan duplex.

Berdasarkan total cahaya yang disebarkan oleh Patch Core, ada 2 tipe mode yaitu Single mode dan Multimode. Masih ada banyak lagi berbagai varian dari Patch Cord berdasarkan model yang dimilikinya.

3. Pigtail

Pigtail ialah berupa potongan kabel seperti Patch Core, hanya saja memiliki ketebalan yang lebih tipis dan hanya mempunyai 1 connector di salah satu ujung kabel.

Fungsi dari kabel Pigtail ini pada dasarnya dipasangkan pada kabel fiber optik yang belum terhubung dengan connector apapun di bagian ujung kabelnya.

Kabel Pigtail ini juga biasanya dipakai di ruangan instalasi OTB atau kepanjangan dari Optical Distribution Box, dan setelahnya akan di splicing dengan tarikan gulungan kabel Optic.

Kabel Pigtail memiliki berbagai macam jenis, umumnya jenis-jenis Pigtail akan menyesuaikan dengan ruang atau slot antenna external daripada sebuah modem, bahkan modem tanpa slot Pigtail pun memiliki model yang menyesuaikan dengan modem tersebut.

4. Parking Lot

Parking Lot merupakan komponen berupa slot yang terletak di dalam ODC yang biasanya berfungsi untuk terminasi temporer. Connector yang sama sekali belum terpasang akan diletakkan di dalam Parking Lot.

5. Slack Storage

Alat yang satu ini merupakan salah satu unit yang berfungsi sebagai pengaman, pengorganisir, serta pelindung dari kabel ataupun fiber yang berlebih.

6. Splice Tray

Splice Tray merupakan salah satu slot yang terdapat pada ODC yang memiliki fungsi untuk mengorganisir, menahan, serta melindungi sambungan fiber dengan menggunakan teknik splicing.

erdapat dua jenis fiber optic, yaitu Fusion Splices dan juga Mechanical Splices. Kedua jenis fiber pada Splice Tray, baik Fusion Splices dan Mechanical Splices tidaklah sama. Jenis fiber ini biasanya disarankan untuk penggunakan Spice Tray khusus untuk fiber splices yang berbeda.

Faktor penting lainnya pada fiber Splice Tray ialah jumlah fiber yang dapat ditampung dalam slot tersebut. Kebanyakan fiber pada Splice Tray dapan menahan sebanyak 24 fiber splices. Splice Tray dengan 12 fiber ialah yang saat ini paling banyak digunakan dalam jaringan fiber optic.

Terminasi dengan menggunakan Fusion Splices dan Mechanical Splices saat ini sangat umum dipergunakan dengan meningkatnya perkembangan dari jaringan fiber optic.

Dikarenakan fiber optic sangat sensitive terhadap gaya tarik, tekuk, serta penghancuran, fiber Splice Tray biasanya digunakan untuk menyediakan jalur-jalur yang aman dan lingkungan yang mudah untuk dikelola untuk sambungan fiber optic yang mudah rapuh.

Awalnya, fiber Splice Tray biasanya diinstalasi di sebuah kotak yang ditempelkan pada dinding, namun sekarang dapat ditemukan di banyak lokasi di jaringan fiber optic menggunakan fiber Splice Tray.

7. Splitter

Splitter merupakan bagian yang memiliki fungsi untuk pemecah sebuah sinyal optik kepada dua atau lebih sinyal. Dalam topologi jaringan optic saat ini, pemutus jaringan fiber optic dapat membantu para pengguna menjangkau kapasitas kinerja dari jaringan optic.

Splitter pada fiber optic juga biasa diketahui sebagai splitter optic atau splitter file, yakni komponen distribusi daya optik yang mana sebagai gelombang atau aliran konsolidasi yang mampu menyebarkan file lampu menjadi dua atau lebih file cahaya, serta mengandung ekstremitas khusus.

Splitter optik juga berperan penting dalam pusat jaringan optik pasif (contoh: Epon, GPON, BPON, FTTX, FTTH, dll.).

8. Splice

Splice adalah sambungan permanen antara dua serat optik.

Fungsi ODC (Optical Distribution Cabinet) Sebagai Jaringan FTTH GPON

Berdasarkan letak pemasangannya, komponen-komponen ODC diletakkan baik indoor maupun outdoor.

Umumnya, instalasi ODC secara outdoor dilakukan di atas permukaan tanah dengan menggunakan pondasi sebagai sanggahan kabinet ODC.

Pada situasi dan kondisi tertentu, karena tingkat kesulitan SITAC atau lainnya, ODC dapat diinstalasi di atas tiang atau juga di bawah permukaan tanah.

ODC yang terinstalasi di atas tiang hanyalah ODC yang memiliki kapasitas rendah mulai dari 48 port, 96 port, hingga 144 port.

Data Teknis Hambatan Redaman Maksimum:

Attenuation Kabel Duct LT dan OLT – ODC0,5 Db/km
Attenuation Kabel Distribution SCPT ODC – ODP0,7 Db/km
Loss Pathcord1 dB
Attenuation Dropp Optic0,7 dB/km
Splice Loss0,2 dB/splice
Loss Splitter 1 : 4 (ODC)5 dB
Loss Splitter 1 : 8 (ODP)7 Db
Level Output dari ODF minimum7 dBm
Level Iinput Receive ONT minimum-27 dBm
Asumsi Jumlah Splice5 splice

Link Budget Calculation:

Safety Margin Loss6 dB

Loss Maximum yang diijinkan

  • Output ODF – Safety Margin – Input ONT
  • 7 dBm – (-27 dBm) – 6 dBm

Maka dalam perhitungan Loss dari OLT ODF – ONT harus < 28 Db

Optical Distribution Cabinet atau yang disebut ODC adalah suatu titik terminasi antara kabel feeder dan kabel distribusi.

Kabel fiber optic yang mendistribusikan ODC lainnya tidak dapat melakukan terminasi, sisa inti kabel yang digunakan untuk ODC selanjutnya tidak dilakukan cutting namun secara langsung atau passthrough, menuju ODC yang dimaksud.

Jika menuju ke arah ODC yang lain dengan memakai kabel yang berbeda, maka akan dilakukan pemasangan sambungan secara direct atau direct splicing.

Baca Juga: Mesin Frais: Sejarah, Pengertian, Jenis, dan 18 Bagiannya

Kesimpulan

ODC atau Optical Distribution Cabinet ialah device atau perangkat di dalam topologi jaringan FTTH (Fiber to The Home) yang memiliki bentuk kotak yang terbuat dari beberapa komponen seperti connector, splicing, splitter, pigtail, slot untuk manajemen fiber untuk kelancaran dalam komunikasi, serta material lainnya yang memiliki beberapa fungsi dan kegunaan utama, salah satunya ialah sebagai wadah instalasi untuk sambungan jaringan kabel fiber optic single-mode yang terdiri dari connector.

Baca artikel seputar elektronika disini yuk!

Orang juga bertanya

Fiana is an Europeanist, freelance writer, and write SEO friendly content.

Tinggalkan komentar