DESAIN GRAFIS: Pengertian, Unsur, Prinsip & 5 Jenisnya

Dunia era digital saat ini semakin banyak menghadirkan start-up dan agensi yang membutuhkan jasa graphic designer dalam memenuhi kebutuhan konten.

Desain grafis atau graphic design merupakan salah satu bentuk seni lukis dalam menciptakan atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas media.

Bentuk dari seni desain grafis ini dibuat oleh graphic designer yang memiliki kekhususan untuk mengintepretasikan pesan lewat bentuk gambar.

Dengan kata lain, seorang graphic designer adalah seorang komunikator visual yang menciptakan konsep visual secara manual atau dengan menggunakan software komputer.

Lebih jelas mengenai bahasan di atas, simak terus artikel DESAIN GRAFIS: Pengertian, Unsur, Prinsip & 5 Jenisnya berikut.

Pengertian Desain Grafis

Pengertian Desain Grafis adalah sebuah kegiatan perancangan ide dan pembuatan informasi lewat sebuah media dengan menggunakan elemen-elemen visual, seperti titik, garis, huruf, bidang, tekstur, ruang, dan juga warna.

Desain grafis menjadi bagian dari ilmu seni visual, dan secara bahasa graphic design terdiri dari dua kata yaitu desain yang artinya kerangka bentuk atau rancangan.

Dan grafis yang merupakan paduan titik, garis, bidang, atau huruf visual dalam mengomunikasikan pesan tertentu.

Dalam graphic design ini, terdapat 2 jenis media yang biasa digunakan, yaitu 2 dimensi dan 3 dimensi.

Media 2D, contohnya kertas, papan, kain, dan sebagainya, sedangkan media 3D yaitu perangkat-perangkat yang bisa menampilkan hasil gambar bergerak.

Fungsi Desain Grafis

graphic design ini identik dengan hal-hal seperti periklanan dan promosi sebuah produk.

Hanya pada dasarnya bidang seni satu ini memiliki 2 fungsi utama, di mana promosi menjadi bagian darinya. Berikut ini ulasan lebih lengkap mengenai fungsi graphic design.

1. Fungsi Identifikasi

Identifikasi adalah sebuah proses pengenalan terhadap sesuatu.

graphic design bisa menjadi sebuah metode untuk menetapkan identitas dan membenamkan ingatan pada khalayak akan identitas tersebut.

Contoh penerapan graphic design paling umum seperti dalam desain logo yang menjadi identitas penting dari sebuah merek atau perusahaan.

Melalui logo, khalayak bisa langsung mengenali dari siapa sebuah informasi berasal.

graphic design menjadi kunci bagaimana khalayak mendapatkan kesan terhadap sesuatu, dan desain yang menarik perhatian membuat orang berminat dan ingin tahu lebih jauh.

Sebaliknya, desain yang kurang menarik bisa menghasilkan identitas negatif, bahkan tidak menjadi ingatan dalam ingatan khalayak.

2. Fungsi Instruksi

graphic design juga berfungsi untuk mengomunikasikan sebuah informasi berupa arahan atau petunjuk.

Melalui informasi tersebut, diharapkan khalayak bisa terdorong untuk merespon dan melakukan sesuatu yang diinginkan oleh pemberinya.

Dan graphic design menjadi salah satu sarana promosi, publikasi, juga presentasi.

Tujuan yang lebih rumit tentunya membutuhkan aplikasi desain yang lebih menarik lagi.

Desainer harus mampu menyampaikan informasi secara efektif, agar bisa dipahami dan diingat.

Fungsi instruksi berhubungan erat dengan fungsi identitas, sebagai contohnya, sebuah produk memiliki logo dengan dominasi berwarna merah.

Maka iklan dari produk tersebut akan memuat warna yang sama, untuk lebih menempelkan identitasnya.

Aplikasi graphic design berfungsi untuk memenuhi kebutuhan manusia, yaitu dalam mengomunikasikan ide atau informasi dengan cara seunik mungkin, untuk menumbuhkan minat khalayak terhadap pesan tersebut.

Unsur-Unsur Desain Grafis

graphic design memiliki unsur-unsur yang kurang lebih sama dengan unsur seni visual pada umumnya.

Unsur-unsur ini meliputi garis, bidang, ruang, warna, dan tekstur yang akan dijelaskan dalam poin-poin berikut ini.

1. Garis

Garis yaitu gabungan dari titik-titik yang saling terhubung dengan rapat, urut, dan runut.

Garis menjadi penegas kontur atau aksen suatu bidang, dan jenisnya bisa tegak lurus memanjang, diagonal, lengkung atau bergelombang, baik tegas dan putus-putus.

2. Bidang/Bentuk

Bidang yaitu bentuk yang dihasilkan dari bertemunya titik awal dan akhir sebuah garis.

Bidang terdiri dari 2 jenis, yaitu geometris, seperti lingkaran, persegi, segitiga, dan lainnya dan organis yang meliputi bentuk tidak beraturan yang bebas dan fleksibel.

3. Ruang

Ruang merupakan dimensi dari sebuah graphic design, tempat di mana semua unsur grafis berkumpul dalam satu kesatuan.

Ruang bisa berarti area kosong yang memberi jarak antara satu unsur dengan lain.

4. Warna

Pada umumnya, warna menjadi citra yang diterjemahkan oleh otak dari retina mata yang menangkap gelombang cahaya.

Warna dalam graphic design menjadi corak pemanis pada permukaan unsurnya dan menampilkan sensasi yang menarik perhatian.

5. Tekstur

Tekstur adalah gambaran sifat dari suatu jenis permukaan, sehingga menimbulkan kesan bisa dilihat sekaligus disentuh.

Seperti halnya warna, tekstur memberikan sensasi visual yang menarik dan menimbulkan perasaan.

Kombinasi antara kelima unsur di atas dapat menghasilkan tampilan baru yang menarik jika digunakan dengan tepat.

Karenanya graphic design perlu memperhatikan prinsip komunikasi visual yang baik.

Baca Juga: BAHASA PEMROGRAMAN: Pengertian, Fungsi, & 7 Macam Contohya

Prinsip Desain Grafis

Penting seorang desainer untuk mempelajari prinsip dalam membuat karya grafis.

Apalagi jika tujuan pembuatannya memberikan informasi kepada khalayak.

Dalam menggunakan unsur-unsur graphic design, desainer wajib memperhatikan beberapa prinsip, antara lain:

1. Komposisi

Artinya penggabungan atau penataan, dan setiap unsur graphic design ditata sedemikian rupa sampai saling mendukung dan tampil sebagai kesatuan visual yang utuh dan serasi.

Hal ini bisa dicapai dengan menggunakan prinsip-prinsip graphic design selanjutnya.

2. Keseimbangan

Dalam graphic design, keseimbangan tidak berarti ukuran yang sama persis.

Keseimbangan bisa diterapkan melalui bentuk, warna, atau tekstur.

Keseimbangan bisa dilihat dari tampilan yang menarik dan tidak meninggalkan kesan ganjil.

3. Proporsi

Proporsi yaitu perbandingan antara setiap unsur graphic design.

Perbandingan ini bisa ditampilkan melalui ukuran, posisi, atau jarak (ruang).

Umumnya menganut Golden Ratio, yaitu satuan ukuran perbandingan yang proporsional dan menjadi patokan dalam seni visual.

4. Harmoni

Harmoni berkaitan erat dengan keserasian, setiap elemen graphic design dimunculkan dalam nuansa yang teratur, seimbang, dan proporsional sehingga menarik perhatian dan memberikan kesan bagi penikmatnya.

5. Irama

Irama menjadi cara untuk menampilkan gerak, dalam graphic design dua dimensi, gambar dibuat seakan bergerak, menyesuaikan sisi psikologis manusia yang memiliki respon alami tertentu, jika berhadapan dengan unsur-unsur graphic design tersebut.

Karya graphic design bisa dikatakan baik jika dapat memenuhi semua prinsip di atas.

Tidak ada batasan tentang bagaimana cara menggunakan prinsip tersebut selama semuanya muncul dengan baik, umumnya bisa dipastikan bahwa graphic design tersebut akan menarik perhatian.

Jenis-Jenis Desain Grafis

Sebelumnya, desain grafis hanya menggunakan media 2 dimensi, tapi sekarang dengan majunya teknologi, desain grafis bisa ditampilkan dengan media 3 dimensi.

Hal ini ikut mempengaruhi klasifikasi desain grafis, yang kemudian dibedakan berdasarkan aplikasinya.

1. Desain Identifikasi

Identifikasi berhubungan dengan fungsi desain grafis sebagai cara dalam memperkenalkan sekaligus mengingatkan sebuah informasi pada khalayak.

Umumnya digunakan dalam dunia industri, mulai dari desain logo, materi promosi, profil perusahaan, dan lain-lain.

2. Desain Multimedia

Multimedia artinya desain grafis yang memanfaatkan berbagai jenis media, sesuai dengan penempatannya.

Film animasi, iklan televisi, dan video, yaitu termasuk contoh desain multimedia yang paling sering ditemui.

3. Desain Percetakan atau Printing

Aplikasi desain grafis khusus untuk kebutuhan percetakan, disa dalam bentuk sampul buku dan tata letak dari isi, majalah, dan media cetak lain.

Beberapa materi publikasi masih menggunakan aplikasi cetak, misalnya poster, banner,  pamflet, flyer, dan sebagainya.

4. Desain Produk

Desain produk meliputi desain kemasan, baik bentuk dan tampilan luarnya.

Kemasan termasuk kompartemen ukuran besar yang memuat unit produk untuk didistribusikan juga alat atau item-item pendukung promosi.

5. Desain Digital

Perkembangan teknologi yang merambah sampai di ranah digital yang identik dengan penggunaan internet.

Sehingga kini kategori grafis ikut bertambah dengan adanya desain antarmuka website, aplikasi, dan permainan digital yang bersifat interaktif.

Teknologi digital semakin memantapkan posisi desain grafis dalam dunia publikasi.

Profesi desainer kian populer, dan proses mendesain ikut semakin mudah dilakukan karena tersedia program komputer khusus untuk membuat karya desain grafis yang lengkap.

Sejarah Desain Grafis Singkat

Dahulunya desain grafis masih menjadi bagian dari disiplin ilmu seni rupa, tapi sekarang tidak lagi.

Desain grafis telah terpisah dari seni rupa, terutama sejak hadirnya istilah desain komunikasi visual karena semakin luasnya cakupan aplikasi desain grafis.

Cikal bakal penggunaan desain grafis dalam dunia industri dimulai pada Inggris pada abad ke-19.

Yaitu Henry Cole, seorang seniman dan juga pengajar yang mempopulerkan pendapat tentang menggabungkan unsur seni dalam dunia industri.

Inovasi ini kemudian diperkuat oleh buku karya desain grafis terbitan komunitas Arts and Crafts dengan visual yang menarik banyak perhatian.

Masyarakat Inggris menyambut inovasi baru tersebut dengan baik, dengan membuktikan bahwa pendapat Henry Cole mulai menjadi kenyataan.

Pada akhirnya, desain grafis berkembang menjadi profesi yang populer sampai saat ini.

Dan seiring dengan penggunaan media cetak sebagai sarana memperkenalkan produk juga informasi baru.

Lalu terapannya yang makin luas dengan adanya inovasi media elektronik dan digital.

Software–Software yang Biasa Digunakan

Saat ini, komputer menjadi perangkat paling banyak digunakan untuk desain grafis.

Karena perangkat ini menawarkan begitu banyak kemudahan bagi desainer.

Sehingga lebih praktis, instan, serta efisien, dan berikut aplikasi desain grafis yang paling umum dipakai.

1. Corel Draw

Corel Draw masih berada di posisi sebagai aplikasi desain grafis terpopuler.

Aplikasi ini mudah digunakan, cocok dipakai untuk mendesain vektor atau ilustrasi gambar yang ukurannya tidak berpengaruh pada tingkat ketajamannya.

2. Adobe Photoshop

Aplikasi ini berfungsi untuk mengedit foto, hanya fitur-fitur di dalamnya memungkinkan pengguna dapat mendesain grafis, baik dengan menggunakan foto dan membuat gambar baru.

3. Adobe Illustrator

Fungsinya hampir sama dengan Corel Draw, hanya saja Adobe Illustrator lebih cocok dipakai untuk membuat ilustrasi dalam satu halaman tunggal.

Secara fitur, aplikasi ini memiliki akurasi garis dan warna yang lebih baik jika dibandingkan dengan Corel Draw.

4. Anime Studio

Anime Studio adalah sebuah aplikasi pembuatan animasi dengan berbagai jenis fitur.

Aplikasi ini bisa dipakai untuk membuat animasi 2D dan 3D dan memungkinkan penggunanya dapat langsung mempublikasikan karya dengan mudah.

5. Canva

Aplikasi yang terbilang baru dan berbasis online, dimana cara pengoperasiannya menggunakan media website, baik untuk pengguna komputer desktop dan juga smartphone.

Di dalamnya tersedia fitur-fitur untuk membuat desain grafis yang ramah dan mudah digunakan.

Baca Juga: 8 Aplikasi Desain Rumah Terbaik Android, iOS dan Laptop/ PC

Kesimpulan

Pengertian Desain Grafis yaitu sebuah kegiatan perancangan ide dan pembuatan informasi lewat sebuah media dengan menggunakan elemen-elemen visual, seperti titik, garis, huruf, bidang, tekstur, ruang, dan juga warna.

Desain grafis menjadi bagian dari ilmu seni visual, dan secara bahasa desain grafis terdiri dari dua kata yaitu desain yang artinya kerangka bentuk atau rancangan.

Banyak hal penting lain yang bisa kamu tahu dari DESAIN GRAFIS: Pengertian, Unsur, Prinsip & 5 Jenisnya seperti bahasan di atas.

Diharapkan melalui artikel ini kamu bisa lebih paham mengenai desain grafis yang ternyata sangat menarik.

Tinggalkan komentar