PBB: Sejarah, 5 Tugas & Tujuan Berdirinya | Baru &Lengkap

Perserikatan Bangsa Bangsa atau yang disingkat PBB merupakan sebuah organisasi dunia dengan beranggotakan yang terdiri dari hampir seluruh negara yang ada di dunia.

PBB disebut dengan United Nations atau UN yang bertujuan untuk menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang ada di dunia, seperti masalah hukum internasional , ekonomi dan sosial, serta keamanan internasional.

Perserikatan Bangsa Bangsa menjadi salah satu organisasi internasional sebagai wadah berkumpulnya wakil dari hampir seluruh negara di dunia untuk membahas bagaimana caranya agar dunia mampu mencapai kedamaian, keamanan, dan kemakmuran yang menyeluruh.

Dalam hal ini berikut akan membahas mengenai PBB Sejarah, 5 Tugas & Tujuan Berdirinya Terbaru yang bisa kamu ketahui berikut.

Pengertian PBB

Perserikatan Bangsa Bangsa merupakan sebuah organisasi yang secara internasional dan menjadi media perkumpulan dari mayoritas negara yang ada di dunia.

Bermula Perserikatan Bangsa Bangsa terdiri dari 50 negara pendiri yang selanjutnya mulai berkembang seperti yang ada saat ini.

Menaungi berbagai macam masalah ditangani mengenai seputar keamanan bangsa, masalah ekonomi dan sosial yang dihadapi di masing-masing negara yang secara tidak langsung memiliki efek pada kedamaian dunia.

Selain itu, Perserikatan Bangsa Bangsa menjadi sarana dalam fasilitasi perlindungan sosial di masing-masing negara anggota.

New York menjadi tempat berdirinya markas Perserikatan Bangsa Bangsa, meski tanah dan bangunan adalah wilayah internasional.

Sebagai organisasi internasional, Perserikatan Bangsa Bangsa memiliki perangko,  kantor pos, dan memiliki bendera sendiri.

Saat sidang Perserikatan Bangsa Bangsa yang diikuti oleh semua wakil dari berbagai negara, bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Perancis, Spanyol juga Rusia.

Perserikatan Bangsa Bangsa berdiri pada tanggal 25 Oktober 1945, yang bermula Perserikatan Bangsa Bangsa beranggotakan 50 negara dan memiliki peran aktif dalam meningkatkan keamanan, kesejahteraan juga perdamaian hidup di dunia.

Sejarah Berdirinya PBB

Awal mula dari tahun 1915, Amerika Serikat memiliki gagasan untuk membentuk sebuah liga, dimana liga tersebut tujuannya untuk menjauhkan dunia dari ancaman dan bahaya peperangan.

Yang kemudian,  pada tanggal 10 Januari 1920 Woodrow Wilson presiden Amerika Serikat membentuk Liga Bangsa-Bangsa atau yang disebut League of Nations.

Tujuan pembentukan liga ini adalah untuk menciptakan dan mempertahankan perdamaian dunia dan agar terwujud kerja sama antar bangsa yang sesuai dengan harapan bersama.

Woodrow Wilson berharap agar lembaga yang didirikan ini mampu berperan aktif dalam membantu mencegah peperangan dan sengketa antar bangsa supaya bisa terselesaikan dengan cara damai.

Tujuan LBB belum dirasa tidak berjalan dengan baik karena yang dibuktikan dengan meletusnya Perang Dunia Ke-2 dengan jumlah korban yang sanga banyak, dan erang ini terjadi antara Hitler Jerman dan Musollini Italia.

Dan pada waktu yang bersamaan, Jepang juga berusaha melakukan perluasan wilayah dengan jalan militer.

Perang tersebut adalah dampak dari pengkhianatan isi dari LBB sehingga Liga Bangsa Bangsa dirasa tidak berjalan sesuai harapan dan tujuan awal.

Perang Dunia ke-2 menjadi pemicu untuk mewujudkan organisasi yang memang mampu mewujudkan tujuan dalam mencapai kedamaian dunia.

Kemudian, presiden AS Fanklin Delano Roosevelt dan perdana menteri yang bernama Wiston Churchill menyampaikan ide untuk mengadakan pertemuan yang hasilnya yaitu Piagam Atlantik.

Dimana isi dari piagam tersebut adalah:

  • Masing-masing negara tidak melakukan perluasan wilayah antar bangsa dengan semaunya.
  • Memberi kebebasan dan menghormati hak masing-masing bangsa dalam memilih bagaimana bentuk pemerintahannya dan juga dalam menentukan nasibnya sendiri.
  • Mengakui bahwa setiap negara punya hak yang sama untuk turut serta dalam perdagangan internasional.
  • Berpartisipasi dalam perdamaian dunia yang diwujudkan dalam bentuk berhak memperoleh kesempatan untuk bebas dari rasa takut dan juga kemiskinan.
  • Selalu berupaya menyelesaikan sengketa yang dialami secara damai.

Pedoman Terbentuknya PBB

Dari pokok pikiran yang tertuang dalam pertemuan tersebut, inilah yang kemudian menjadi pedoman terbentuknya Perserikatan Bangsa Bangsa dengan beberapa agenda pertemuan seperti berikut:

  • Inggris, Rusia dan Cina pada tanggal 30 Oktober 1943 hadir di Moskow untuk menghadiri deklarasi Moskow. Isinya yaitu mengenai terciptanya keamanan umum yang dijembatani adanya organisasi internasional untuk perdamaian dunia.
  • Pertemuan disusul dengan pertemuan selanjutnya yang digelar di Washington DC pada tahun 21 Agustus 1944. Konferensi yang dihadiri oleh 39 negara ini diberi nama Konferensi Dumbarton Oaks yang agendanya yaitu berkaitan dengan rencana mendirikan PBB.
  • Pada tanggal 7 Oktober 1945, berlokasi di Washington DC, disiapkan pula piagam PBB.
  • Piagam PBB tersebut ditanda tangani pada tanggal 26 Juni 1945 di San Fransisco dan mulai diberlakukan sejak tanggal 24 Oktober 1945. Ada 50 negara yang ikut menandatangani piagam PBB itu yang dikenal dengan Original Members atau Negara Pendiri (PBB). Piagam tersebut berisi tentang pembukaan yang terdiri dari empat alinea, dan batang tubuh yang terdiri dari 19 bab yang dirinci dalam 111 pasal.

Adapun tujuan dibentuknya Perserikatan Bangsa-Bangsa diantaranya adalah:

  • Membantu menjembatani perdamaian internasional.
  • Menjembatani hubungan antar bangsa yang saling bersahabat dan berkoordinasi dengan baik.
  • Menjalin kerja sama yang baik dalam membantu rakyat agar masyarakat dunia memiliki kehidupan yang lebih baik, mengurangi angka kemiskinan, memberantas penyakit dan juga buta aksara di berbagai belahan dunia, melindungi lingkungan dari kerusakan dan juga menghargai kebebasan manusia dan hak masing-masing manusia baik itu dalam skop nasional dan internasional.
  • Adanya Perserikatan Bangsa-Bangsa yaitu wadah yang menjadi tempat kembali untuk membantu mewujudkan tujuan internasional yang sudah disebutkan di atas.

Baca Juga: BPUPKI: Sejarah, Tugas, Tujuan, Sidang & 69 Anggotanya

Tugas PBB

Tugas PBB sebagai lembaga internasional yaitu:

  • Membantu mencapai perdamaian dunia dan menyatukan berbagai negara agar terjalin hubungan baik antar sesamanya.
  • Menjalin hubungan yang baik antar negara dan menghindari terjadinya konflik apalagi yang berujung peperangan.
  • Memberikan bantuan bagi bangsa atau negara yang sedang mengalami musibah seperti menjadi korban bencana alam baik itu banjir, gempa bumi, tanah longsor, dan sebagainya.
  • Memfasilitasi dan melakukan kerja sama di berbagai aspek kehidupan seperti aspek sosial, ekonomi, politik, budaya dan masih banyak lagi.
  • Berusaha agar negara yang menjadi bagian dari PBB selalu dalam kondisi damai dan berusaha bagaimana caranya agar negara tersebut maju dalam berbagai bidang.

Sejarah Masuknya Indonesia jadi Anggota PBB

Indonesia tidak termasuk bagian dari Original Members atau 50 negara pendiri Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sejarah mencatat jika, Indonesia tergabung menjadi anggota PBB pada urutan ke-60 yaitu pada tanggal 28 September 1950.

Keanggotaan Indonesia disahkan dengan adanya resolusi Majelis Umum PBB dengan nomor A/RES/491 (V) yang isinya yaitu mengenai penerimaan Negara Republik Indonesia sebagai bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pada 7 Januari 1965, Indonesia yang berada di bawah kepemimpinan presiden Soekarno pernah menarik diri sebagai anggota PBB karena konflik dengan Malaysia.

Hanya, pada tanggal 19 September 1966, Indonesia kembali berniat untuk gabung kembali dengan keanggotaan PBB dimana pada tanggal 28 September tahun yang sama, PBB kembali mengundang Indonesia untuk ikut dalam sidang.

Apa saja Lembaga PBB

Berikut ini beberapa lembaga yang dinaungi oleh PBB diantaranya:

1. Unicef

Kantor pusat Unicef (United Nations Children Fund) berada di Kota New York, Amerika Serikat.

Organisasi PBB ini bergerak dalam bidang kesejahteraan anak di dunia.

Unicef tersebar di 190 negara dan wilayah untuk menjamin keamanan dan hak anak-anak.

2. World Bank

World Bank atau Bank dunia memiliki fokus pada pengurangan angka kemiskinan.

Lembaga PBB ini memberikan pinjaman dengan bunga kecil pada tiap-tiap negara-negara miskin.

World Bank berkantor pusat di Amerika Serikat, berada di Washington, DC.

3. FAO

FAO kepanjangan dari Food and Agriculture Organization atau yang dikenal dengan Organisasi Pangan dan Pertanian.

Sesuai dengan namanya, organisasi PBB ini bertujuan untuk mengatasi masalah pangan dan pertanian dunia agar penduduk dunia terbebas dari kelaparan dan kekurangan gizi.

FAO memiliki tugas dalam meningkatkan produksi dan mengatasi semua masalah pertanian dan pangan termasuk dalam proses juga pendistribusiannya.

Organisasi yangmemiliki kantor pusat di negara Roma yang mulanya dibentuk di Kanada.

4. ILO

ILO yaitu singkatan dari International Labour Organization atau Organisasi Buruh Internasional.

Tujuan dari dibentuknya ILO yaitu untuk mengatasi masalah buruh dan tenaga kerja di seluruh dunia.

Bermula dibentuk pada 1919 dan berada di bawah naungan LBB ketika perang dunia pertama.

Karena LBB telah bubar, maka ILO saat ini berada di bawah naungan PBB pasca perang dunia kedua hingga saat ini.

ILO juga pernah mendapatkan penghargaan atau nobel perdamaian pada 1969.

5. WHO

WHO yaitu singkatan dari World Health Organization.

Organisasi yang dibentuk pada 7 April 1948 atau tanggal yang di rayakan setiap tahun sebagai Hari Kesehatan Dunia.

WHO sudah memiliki lebih dari 7.000 pekerja dari lebih dari 150 negara yang bekerja di 150 kantor negara, 6 kantor regional, dan kantor pusat WHO yang berlokasi di Jenewa.

Baca Juga: PERJANJIAN RENVILLE: Latar Belakang, 13 Tokoh dan Isi

Kesimpulan

PBB menjadi sebuah organisasi yang secara internasional dan menjadi media perkumpulan dari mayoritas negara yang ada di dunia.

Bermula PBB terdiri dari 50 negara pendiri yang selanjutnya mulai berkembang seperti yang ada saat ini.

Menaungi berbagai macam masalah ditangani mengenai seputar keamanan bangsa, masalah ekonomi dan sosial yang dihadapi di masing-masing negara yang secara tidak langsung memiliki efek pada kedamaian dunia.

Melalui bahasan PBB: Sejarah, 5 Tugas & Tujuan Berdirinya | Baru & Lengkap dijelaskan awal mula berdiri atau sejarah dan lembaga apa saja yang berada di bawah naungan PBB seperti uraian di atas.

Baca Juga:

Tinggalkan komentar