close button

Pengertian Sensor LDR, 2 Karakteristik & Manfaatnya

  •   Jan 2023  •   5 min read  •   Comment

Pengertian Sensor LDRLight Dependent Resistor atau yang biasa disingkat dengan Sensor LDR ini merupakan jenis resistor dengan nilai resistansi yang dapat berubah sesuai dengan lemah atau kuatnya intensitas cahaya yang diterima pleh penampang sensor.

Semenjak ditemukan teknologi semikonduktor, hal tersebut menyebabkan dunia industri semakin pesar.

Dengan adanya semikonduktor ini, peralatan canggih dapat beroperasi secara otomatis dapat diterbitkan.

Perangkat otomatis tersebut memiliki serangkaian sensor yang bertindak sebagai penerima informasi lingkungan seperti besaran fisika dan kimia seperti suhu cahaya.

Nah, nantinya akan diproses lebih lanjut, salah satu jenis sensor yang dipakai ialah Light Dependent Resistor atau LDR.

1. Pengertian Sensor LDR

Pengertian Sensor LDR ialah komponen resistor yang nilai resistansinya berubah – ubah sesuai dengan intensitas cahaya yang mengenai sensor.

Light Dependent Resistor pun bisa digunakan untuk sensor cahaya, karena nilai resistansi sensor ini sangat bergantung pada intensitas cahaya.

Makin banyak cahaya yang mengenainya, maka semakin turun nilai resistansinya.

Bila makin sedikit cahaya yang mengenai sensor, maka nilai resistansinya makin besar dan arus listrik yang mengalir pun akan terhambat.

Biasanya, Sensor Light Dependent Resistor mempunyai nilai hambatan 200 Kilo Ohm dalam kondisi gelap, dan menurun menjadi 500 Ohm dalam kondisi terkena banyak cahaya.

Jadi jangan heran bila komponen ini sering digunakan sebagai sensor lampu penerang jalan, lampu kamar tidur, dan sebagainya.

Baca Juga: Resonator Knalpot Motor dan Mobil, 3 Fungsi & Harga Knalpot

2. Karakteristik Sensor LDR

Sensor LDR memiliki 2 karakteristik, di antaranya:

2.1 Laju Recovery

Bila Sensor LDR di bawa dari ruangan dengan level cahaya tertentu ke ruangan yang gelap sekali, maka dapat kamu amati bahwa nilai resistasinya tidak akan segera berubah pada kondisi ruangan yang gelap.

Akan tetapi, Sensor LDR akan mencapai nilai dikegelapan setelah mengalami selang waktu tertentu dan kenaikan nilai resistansi dalam waktu tertentu.

Nilai ini ditulis dalam K Ω /detik.

Sensor Light Dependent Resistor tipe arus nilainya lebih besar dari 200 K Ω /detik selama 20 menit pertama mulai dari level cahaya 100 lux.

Kecepatannya akan lebih tinggi pada arah pindah dari tempat gelap ke tempat terang, dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 ms untuk mencapai nilai resistansi yang sesuai dengan level cahaya 400 lux.

2.2 Respon Spektral

Sensor Light Dependent Resistor tidak memiliki sensitivitas yang sama untuk tiap panjang gelombang cahaya yaitu warna.

Material yang umum digunakan sebagai penghantar arus listrik ialah: tembaga, alumunium, baja, emas, dan perak.

Dari kelima bahan itu, tembagalah yang paling banyak digunakan karena memiliki daya hantar yang baik.

Sensor Sensor Light Dependent Resistor sebagai pengindera merupakan elemen pertama yang menerima energi dari media untuk memberi keluaran berupa perubahan energi.

Sensor Sensor Light Dependent Resistor terdiri dari berbagai macam jenis dan media yang dipakai untuk melakukan perubahan.

Adapun media yang dipakai, seperti: panas, angin, tekanan, cahaya, air, dan sebagainya.

Baca Juga Apa Itu Temperature? Berikut Penjelasan dan 4 Skala Suhu

3. Fungsi Sensor LDR

Sensor Light Dependent Resistor berfungsi sebagai sensor cahaya dalam berbagai macam rangkaian elektronika seperti saklar otomatis berdasarkan cahaya yang bila sensor terkena cahaya, maka arus listrik akan mengalir / ON dan sebaliknya, bila sensor dalam kondisi gelap, maka aliran listrik akan terhambat / OFF.

Sensor Light Dependent Resistor pun sering dimanfaatkan untuk:

  • Sensor lampu penerang jalan otomatis
  • Lampu kamar tidur
  • Alarm
  • Rangkaian anti maling otomatis yang menggunakan laser
  • Shutter kamera otomatis, dan sebagainya.

Baca Juga: Apa Itu AI atau Artificial Intelligence?

4. Cara Kerja Sensor LDR

Cara kerja Sensor Light Dependent Resistor cukup simpel dan mudah untuk dipahami.

Tentunya kamu sudah tahu bahwa arus listrik terdiri dari pergerakkan elektron dalam material, baik insulator maupun konduktor.

Pada konduktor yang baik, arus listrik bisa dialirkan karena banyak elektron, jadi arus listrik bisa bergerak melalui material tersebut.

Pada insulator dengan resistansi tinggi hanya memiliki sedikit elektron, jadi pergerakkan arus listrik terhambat.

Sensor Light Dependent Resistor dibuat dengan semikonduktor dengan resistansi yang tinggi, dikarenakan mengandung sedikit elektron pada bahan pembuatnya.

Pada kondisi gelap, elektron terkunci pada kisi kristla.

5. Cara Mengukur Sensor LDR

Kamu bisa mengukur Sensor Light Dependent Resistor dalam kondisi terang maupun gelap, berikut caranya:

5.1 Mengukur Sensor LDR dalam Kondisi Terang

Kamu bisa ikuti langkah – langkah di bawah ini untuk mengukur Sensor Light Dependent Resistor dalam kondisi terang:

  1. Pertama, atus posisi skala selektor multimeter pada posisi Ohm
  2. Kemudian, hubungkanlah Probe Hitam dan Probe Merah multimeter pada kedua kaki LDR (tidak ada polaritas)
  3. Lalu, berikan cahaya yang terang pada Sensor Light Dependent Resistor
  4. Terakhir, bacalah nilai resistansi pada Display Multimeter. Nilai resistasi Sensor Light Dependent Resistor pada kondisi terang berkisar 500 Ohm

5.2 Mengukur Sensor LDR dalam Kondis Gelap

Untuk mengukur Sensor Light Dependent Resistor dalam kondisi gelap, kamu bisa ikuti langkah – langkah di bawah ini:

  1. Pertama, aturlah terlebih dahulu posisi skala selektor multimeter pada posisi Ohm
  2. Setelah itu, hubungkan Probe Hitam dan Probe Merah multimeter pada kedua kaki LDR (tidak ada polaritas)
  3. Lalu, tutup bagian permukaan Sensor Light Dependent Resistor dan pastikan ia tidak mendapatkan caraha
  4. Terakhir, bacalah nilai resistansi pada Display Multimeter. Nilai resistasi Sensor Light Dependent Resistor pada kondisi gelap berkisar 200 Ohm

Baca Juga: Rangkaian Flip Flop Sederhana: Pengertian, Sejarah, Rangkaian, Jenis, dan Cara Kerja

6. Manfaat LDR (Light Dependent Resistor)

Di kehidupan sehari – hari pastinya kamu sangat membutuhkan lampu, karena sebagai alat penerangan di siang maupun malam hari.

Terkadang kamu pasti suka lupa mematikan lampu pada siang hari di depan rumah, hal tersebut dapat mengakibatkan pemborosan listrik.

Kamu bisa tangani masalah tersebut dengan menggunakan Sensor Light Dependent Resistor, karena ia mampu menghemat listrik yang terbuang sia – sia.

Tanpa mematikan lampu secara manual, secara otomatis lampunya bisa mati dengan sendirinya.

Baca Juga: Cara Membuat Bel Listrik Sederhana dan Prinsip Kerja

Kesimpulan

Demikian informasi ringkas mengenai pengertian Sensor Light Dependent Resistor, fungsi, cara kerja, hingga manfaatnya.

Semoga artikel ini dapat membantumu dan kamu bisa baca artikel seputar pendidikan lainnya, disini!

Orang juga bertanya

Fiana is an Europeanist, freelance writer, and write SEO friendly content.

Tinggalkan komentar