5 PIRAMIDA PENDUDUK INDONESIA: Pengertian, Fungsi, Jenis & Gambar

Pernahkah kamu melihat atau mengetahui artinya piramida penduduk?, bagi orang awam tentu saja ini suatu hal yang tidak dimengerti.

Piramida penduduk ini masih berhubungan dengan komposisi penduduk, yaitu pengelompokan penduduk berdasarkan kriteria atau tujuan tertentu contohnya seperti, umur, jenis kelamin, pendidikan, sampai pekerjaan.

Karena itu, sebelum mengetahui makna piramida penduduk tentu harus tahu dahulu arti dari komposisi penduduk.

Hanya saja bahasan kali ini akan di jelaskan mengenai PIRAMIDA PENDUDUK INDONESIA: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Gambarnya seperti berikut.

Pengertian Piramida Penduduk

PIramida Penduduk

Pengertian piramida penduduk yaitu sebuah grafik yang menunjukkan sebuah data penduduk di daerah berdasarkan kategori tertentu.

Kategori ini dimaksud adalah umur, jenis kelamin, pekerjaan, status sosial, sampai tempat tinggal penduduk tersebut.

Grafik yang ditampilkan dalam piramida penduduk memiliki 2 diagram batang, yaitu sisi kiri untuk jumlah penduduk laki – laki dan sisi kanan untuk jumlah penduduk perempuan dalam kelompok interval usia penduduk 5 tahunan.

Grafik yang ditampilkan menunjukkan jumlah atau persentase penduduk terhadap total penduduk daerah tersebut.

Fungsi Piramida Penduduk

Piramida Penduduk

Piramida penduduk berfungsi untuk mengetahui data atau fakta akan kondisi sebenarnya dari komposisi jumlah penduduk di suatu daerah.

Piramida penduduk juga digunakan untuk menentukan arah kebijakan pemerintah dalam pembangunan yang berguna untuk kehidupan rakyat di masa depan.

Fungsi ini didapatkan karena kebijakan yang dilakukan pemerintah memang ditujukan untuk kesejahteraan rakyat.

Karena itu, pemerintah sebelum menentukan kebijakan akan melihat atau meninjau banyak hal yang berkaitan dengan jumlah kependudukan dalam masyarakat.

Piramida penduduk juga bisa memberikan gambaran singkat akan kondisi penduduk di suatu daerah atau negara tersebut.

Piramida penduduk dapat membantu menyadarkan akan pentingnya data penduduk dalam proses pembangunan nantinya.

Piramida penduduk memberikan pembelajaran dan wawasan mengenai tata cara ilmiah memahami penduduk di suatu wilayah tersebut.

Itulah fungsi piramida penduduk untuk suatu wilayah, hanya sebenarnya secara umum, piramida penduduk digunakan untuk membandingkan jumlah penduduk laki – laki dan perempuan, jumlah angkatan kerja, ratio laki – laki dan perempuan, jumlah lapangan kerja yang dibutuhkan, angka ketergantungan, kebutuhan akan sarana dan prasarana juga perkiraan akan jumlah kelahiran.

Selain itu, piramida penduduk digunakan untuk mengetahui berapa jumlah usia muda dan tua di suatu wilayah.

Baca Juga: 6 BENTUK NEGARA: Pengertian & Macam-Macam Bentuk Negara, Lengkap!

Bentuk Piramida Penduduk

Perlu kamu tahu untuk jenis atau bentuk piramida penduduk pada suatu wilayah dengan wilayah lainnya akan berbeda.

Berikut ini beberapa bentuk piramida penduduk beserta ciri – cirinya:

1. Piramida Penduduk Muda (Expansive)

Piramida Penduduk

Piramida selanjutnya berbentuk Expansive jika dilihat akan berbentuk seperti limas, piramida ini digunakan untuk wilayah yang memiliki angka kelahiran yang tinggi dan angka kematian yang kecil. Oleh karena itu, pertumbuhan penduduk menjadi cepat.

Karena itu, penduduk di wilayah tersebut digambarkan sebagai kelompok muda, sedangkan piramida Expansive ini bisa ditemukan di negara berkembang, seperti India, Indonesia, Malaysia atau Filipina.

Ciri piramida penduduk Expansive adalah data penduduk yang berusia muda lebih sedikit jika dibandingkan dengan usia tua.

Sedangkan, angka kelahiran lebih tinggi jika dibandingkan dengan angka kematian, dengan begitu, pertumbuhan penduduk relatif tinggi.

2. Piramida Penduduk Granat (Stasioner)

Piramida Penduduk

Piramida penduduk satu ini menggambarkan tingkat penduduk dengan angka kelahiran dan angka kematian yang sama atau seimbang, sedangkan pertumbuhan penduduk cenderung tetap.

Sehingga, piramida penduduk ini menunjukkan bahwa usia muda dan tua memiliki jumlah yang sama, merata dan seimbang.

Piramida penduduk ini bisa ditemukan pada negara maju, seperti Singapura, Inggris, Amerika, Belanda atau Jepang.

Ciri piramida penduduk stasioner memiliki jumlah penduduk dari tiap kelompok umur yang hampir seimbang.

Dimana, tingkat kelahiran dan kematian cukup rendah, sehingga pertumbuhan penduduk juga relatif rendah atau mendekati nol.

3. Piramida Penduduk Tua (Constructive)

Piramida Penduduk

Hal ini berbalik dari piramida penduduk muda, piramida penduduk satu ini menggambarkan angka kematian yang tinggi, sedangkan untuk angka kelahiran rendah.

Kebanyakan kelompok penduduk piramida ini memiliki umur menengah sampai tua, sehingga, bentuknya kebalikan dari piramida penduduk muda.

Ciri piramida penduduk tua memiliki jumlah penduduk usia muda yang sedikit dan angka kelahiran rendah.

Hal ini yang menyebabkan pertumbuhan penduduk menjadi lambat, bahkan mendekati nol sampai negatif.

Terburuknya, jumlah penduduk kian berkurang dari tahun ke tahun, bahkan ada beberapa negara yang memiliki piramida penduduk tua, seperti Jerman, Belgia dan Swiss.

4. Piramida Penduduk mirip Lonceng Bell

Piramida Penduduk

Piramida penduduk bentuk ini memiliki bentuk yang mirip seperti lonceng bell, dimana kebanyakan digunakan untuk angka kelahiran dan kematian yang mengalami penurunan dalam waktu 100 tahun terakhir.

Sedangkan, untuk umur menengahnya cenderung menurun dan angka beban tanggungan meningkat.

Kebanyakan negara di Amerika dan Kanada yang menggunakan piramida jenis penduduk ini.

5. Piramida Penduduk Bentuk Sarang Tawon

Piramida Penduduk

Bentuk piramida penduduk ini lebih dikenal dengan istilah old fashioned beehive, di mana, penggunaannya menggambarkan tingkat kelahiran dan kematian yang rendah, tapi, angka kelompok tua juga rendah.

Sedangkan untuk umur menengah cukup tinggi, bahkan angka kelahiran cukup rendah.

Kebanyakan bentuk ini ada pada negara – negara di Eropa Barat.

Cara Menggambar Piramida Penduduk

Buat yang ingin tahu cara menggambar piramida penduduk sangat mudah, berikut ini beberapa langkah yang bisa kamu ikuti:

  1. Gambarkan dahulu sumbu vertikal untuk penggambaran atau penjabaran kelompok pada usia.
  2. Kemudian gambar dahulu sumbu horizontal untuk indikasi jumlah penduduk dalam angka atau prosentase.
  3. Pada dasar piramida penduduk berikan kelompok umur yang paling muda, seperti usia 0-4 tahun, kemudian makin ke atas usia akan lebih tua.
  4. Sedangkan di puncak piramida penduduk kelompok umur tua akan dituliskan dalam sistem open interval. Contohnya untuk umur 75 tahun ke atas, yaitu 76, 77, 78 dan seterusnya akan dituliskan hanya 75+.
  5. Lalu berikan penjelasan jika pada bagian kiri grafik untuk jumlah penduduk laki – laki, sedangkan di bagian kanan grafik untuk jumlah penduduk perempuan.
  6. Kemudian gambarkan grafik sesuai data yang tersedia.

Perlu diketahui jika balok diagram untuk setiap kelompok usia harus sama dan panjang dari balok tersebut juga harus proporsional sesuai dengan besaran data yang ada.

Baca Juga: KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER: Pengertian, Tujuan, Macam & Jenis Jenisnya

Kesimpulan

Pengertian piramida penduduk adalah sebuah grafik yang menunjukkan sebuah data penduduk di daerah berdasarkan kategori tertentu.

Piramida penduduk sendiri berfungsi untuk mengetahui data atau fakta akan kondisi sebenarnya dari komposisi jumlah penduduk di suatu daerah dan beberapa fungsi lain yang digunakan untuk menentukan arah kebijakan pemerintah dalam pembangunan yang berguna untuk kehidupan rakyat di masa depan.

Diharapkan dengan penjelasan PIRAMIDA PENDUDUK INDONESIA: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Gambarnya kamu bisa lebih paham mengenai hal tersebut.

Sekian dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar