Daftar Negara di Benua Eropa dan Ibukotanya (Barat, Timur, Utara & Selatan)

Benua Eropa adalah benua terkecil ke-dua di Dunia setelah Benua Australia. Benua Eropa dan Benua Asia pada dasarnya adalah satu daratan yang sering disebut dengan Eurosia.

Perbatasan antara Benua Eropa dan Benua Asia berada pada Pengunungan Ural yang berada di daratan Negara Rusia.

Oleh karena itu, Rusia disebut dengan negara yang berada di dua Benua yaitu Benua Eropa dan Benua Asia.

Hanya wilayah terbesar Rusia masih berada di Benua Asia. Selain Pengunungan Ural, Laut Kaspia dan Penggunungan Kaukasus juga dijadikan tolak ukur perbatasan Benua Eropa dan Benua Asia.

Lebih jelasnya mengenai bahasan ini, simak selengkapnya daftar negara di benua eropa dan ibukotanya (barat, timur, utara & selatan) berikut.

Luas Negara Eropa

Luas wilayah Benua Eropa sendiri yaitu 10,18 juta km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 739 juta orang.

Di sebelah Utara benua Eropa yaitu Samudera Arktik dan sebelah Baratnya adalah Samudera Atlantik, dan sebelah Selatan Benua Eropa adalah Laut Mediterania dan di sebelah Tenggara Benua Eropa terdapat Laut Hitam.

  • Luas Wilayah Benua Eropa : 10.180.000 km2
  • Jumlah Penduduk Benua Eropa: 738.199.000 jiwa
  • Jumlah Negara di Benua Eropa: 45 Negara berdaulat yang diakui PBB
  • Titik Tertinggi Benua Eropa: Mont Blanc, Perancis/Italia (4.807m)
  • Danau Terbesar di Benua Eropa: Danau Balaton, Hungaria (592km2)
  • Sungai Terpanjang di Benua Eropa: Sungai Volga (3.690km)
  • Bahasa-bahasa di Benua Eropa: Inggris, Perancis, Jerman, Yunani, Italia, Spanyol, Portugal dan lain-lain.

Benua Eropa memang menjadi benua dengan kawasan yang tidak besar, namun Benua Eropa tergolong dalam benua dengan penduduk yang padat.

Secara astronomis, Benua Eropa berada di garis lintang 36°LU-71°LU serta 10°BB-66°BT.

Benua Eropa bagian utara berbatasan dengan Kutub Utara atau Samudera Arktik, dan di sebelah timur berbatasan dengan Benua Asia, Laut Hitam dan Laut Kaspia.

Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Tengah, Laut Hitam dan Benua Afrika, sedangkan sebelah barat berbatasan dengan Samudra Atlantik.

Karena letak geografis dan astronomisnya inilah yang membuat setiap wilayah di Eropa memiliki karakteristik yang berbeda.

Benua Eropa sendiri terbagi menjadi 5 wilayah, yaitu Eropa Utara, Selatan, Timur, Tenggara, dan Barat. Lebih jelasnya berikut akan diulas mengenai nama-nama negara di Benua Eropa lengkap dengan ibukotanya.

Letak Benua Eropa

Bila dilihat secara geografis, benua Eropa yaitu satu bagian dengan beberapa negara di benua Asia, karena itu kadang keduanya dinamai Eurasia.

  • Letak Benua Eropa : 10 BB- 66 BT dan 34 LU – 71 LU
  • Luas Benua Eropa : 10.507.630 km persegi
  • Batas Batas Benua Eropa
  • Sebelah Barat        : Samudra Atlantik
  • Sebelah Utara        : Samudra Arktik
  • Sebelah Timur        : Benua Asia
  • Sebelah Selatan     : Laut Tengah dan Laut Hitam

Mayoritas penduduk Eropa adakah bangsa dari Ras Kaukasoid dengan ciri- ciri kulit putih dan berambut pirang.

Penduduk di benua eropa terdiri dari 5 kelompok, diantaranya:

1. Suku Bangsa Alpina

Ciri- Ciri : Berambut pirang dan bermata coklat, dan berasal dari wilayah tengah, seperti Swiss, Belgia dan Perancis

2. Suku Bangsa Slavia

Ciri- Ciri – Bermata abu- abu biru, rambut pirang keputih-putihan. Dan berasal dari negara Rusia, Bulgaria dan Slovakia

3. Suku Bangsa Dinara

Berambut gelap. Dan berasal dari Rumania

4. Suku Bangsa Mediteran

Bermata agak kecoklatan, rambut hitam bergelombang, Dan berasal dari Italia, Yunani dan Spanyol.

5. Suku Bangsa Nordik

Bermata biru dan berambut sangat pirang. Dan tinggal di wilayah utara seperti Belanda dan Jerman.

Daftar Negara di Benua Eropa dan Ibukotanya

Ini adalah daftar negara di benua Eropa dan ibukotanya baik itu negara di eropa bagian barat, eropa Utara Eropa Timur dan juga Eropa selatan.

Bagian EropaNama NegaraIbu Kota
Eropa BaratJermanBerlin
PerancisParis
BelandaAmsterdam
BelgiaBrussel
AustriaWina
SwissBern
LuksemburgLuxembourg City
MonakoMonako
LiechtensteinVaduz
Eropa TimurRusiaMoskow
UkrainaKiev
PolandiaWarsaw
RumaniaBucharest
Republik CekoPraha
HungariaBudapest
BelarusMinsk
BulgariaSofia
SlovakiaBratislava
MoldovaChisinau
Georgia
Eropa SelatanItaliaRoma
SpanyolMadrid
YunaniAthena
PortugalLisbon
SerbiaBelgrade
KroasiaZagreb
Bosnia & HerzegovinaSarajevo
AlbaniaTirana
MakedoniaSkopje
SloveniaLjubljana
MontenegroPodgorica
MaltaValletta
AndoraAndorra la Vella
San MarinoSan Marino
VatikanVatikan City
SiprusNicosia
Eropa UtaraInggris (Britania Raya)London
SwediaStockholm
DenmarkKopenhagen
FinlandiaHelsinki
NorwegiaOslo
IrlandiaDublin
LithuaniaVilnius
LatviaRiga
EstoniaTalinn
IslandiaReykjavik

Baca juga: Letak Astronomis, Geografis dan Geologis Indonesia & Pengaruhnya

Fakta Menarik Tentang Eropa

Daftar Negara di Benua Eropa dan Ibukotanya

Di bawah ini adalah fakta menarik mengenai negar Eropa, yaitu:

1. Memiliki Negara Terkecil dan Terbesar di Dunia

Di benua eropa terdapat negara Rusia yang menadi negara terbesar di dunia dengan luas mencapai 17.098.242 km persegi.

Sebaliknya, di Eropa ada negara vatikan yang hanya memiliki luas 0,44 km persegi.

2. Menjadi Kiblat Sepakbola Dunia

Pecinta sepakbola tentu sudah tahu tentang hal ini.

Eropa menjadi kiblat persepakbolaan dunia karena bintang- bintang sepakbola seluruh dunia banyak bermain di negara- negara seperti Inggris, Spanyol, Jerman, Italia dan juga negara- negara lainnya.

3. Lebar benua Eropa Hampir Sama Seperti Sabang- Merauke

Lebar negara eropa tanpa wilayah Rusia dan turki yang termasuk Eurasia yaitu selebar Negara Indonesia atau sabang sampai Merauke.

Wilayah dari Eropa ini terbentang 50 negara dari Portugal sampai Kazakhstan.

4. Hutan Di Benua Eropa

Negara dengan luas hutan terkecil yaitu Irlandia 8% dan negara dengan hutan terluas adalah Finlandia 72%.

Batas-Batas Wilayah Benua Eropa

Lebih lanjut, pada peta Eropa bisa melihat bahwa benua ini berbatasan langsung dengan beberapa wilayah berikut ini:

  • Sebelah barat, berbatasan langsung dengan Benua Asia, Pegunungan Ural, Laut Hitam, Laut Kaspia, dan Selat Bosporus
  • Sebelah barat, berbatasan dengan Samudera Atlantik
  • Sebelah utara, benua Eropa berbatasan langsung dengan Samudera Antartika atau yang disebut juga dengan Kutub Utara
  • Sebelah selatan, berbatasan langsung dengan Laut Hitam, Benua Afrika, Laut Tengah atau yang disebut juga dengan Laut Mediterania.
  • Selain itu, benua Eropa sendiri berada berada di garis bujur antara 90 Bujur Barat hingga 660 Bujur Timur dan berada di garis lintang antara 360 Lintang Utara (LU) hingga 710 Lintang Utara (LU).

Baca juga: Daftar 4 Negara-Negara di Benua Asia Beserta Ibukotanya Baru

Penampakan Alam Benua Eropa

Dilihat dari peta Eropa, terlihat sangat jelas jika benua ini terdiri atas dataran tinggi, dataran rendah, semenanjung atau peninsula serta pegunungan.

Secara lebih jelas, berikut ini penjelasan tentang kenampakan alam benua Eropa:

  • Dataran tinggi sentral yang ada di benua Eropa terdiri atas bukit-bukit serta plato yang sempit.  Selain itu, lereng-lereng yang ada di bukit juga tertutup oleh lembah serta hutan yang subur. Sehingga wilayah seperti ini, dijadikan sebagai pusat kegiatan penambangan di Eropa
  • Pegunungan Alpen yang ada di Eropa, terdiri atas pegunungan Alpina, Pyrenia, Karpatia, Dinarik serta wilayah Turki. Dimana di dalamnya juga termasuk Gunung Mount Blanc yang memiliki ketinggian mencapai 4.813 mdpl. Ya, terletak di Eropa bagian barat, gunung tersebut adalah puncak tertinggi di Eropa.
  • Semenanjung yang ada di Eropa memiliki wilayah yang cukup luas. Dimana semenanjung tersebut adalah semenanjung Skandinavia yang berada di utara Eropa. Selain itu juga ada beberapa semenanjung lainnya seperti semenanjung Balkan yang berada di Yunani, semenanjung Apenina yang berada di Italia, serta semenanjung Iberia yang berada di Spanyol serta Portugal.
  • Sedangkan untuk dataran yang ada di Eropa adalah wilayah yang paling luas. Merupakan posisinya berada di bagian utara serta wilayah Rusia. Selain itu, kebanyakan  benua Eropa juga berada di wilayah dataran rendah dengan garis pantai yang cukup berlika-liku. Sehingga garis tersebut mengakibatkan Eropa memiliki garis pantai yang sangat panjang.

Selain demikian, dalam peta Eropa benua ini juga terbagi ke dalam 4 bentang alam. Dengan penjelasannya sebagai berikut:

  • Pegunungan Tua Utara yang ada di benua Eropa, kebanyakan dominan dengan batuan tua yang memiliki kandungan mineral logam tinggi. Bahkan pegunungan Tua Utara ini juga masih dibagi menjadi beberapa bagian seperti dataran tinggi Skotlandia, dataran tinggi Irlandia Barat Bahari, dan Fennonskandia yang dibagi  menjadi Norwegia, Finlandia dan Swedia.
  • Dataran rendah Rusia, dimana sebenarnya dataran ini terdiri atas batuan tua. Namun memang batuan tua tersebut tertutup oleh batuan sedimen sejak zaman es dulu, sehingga tidak heran jika batuan tuanya tak nampak. Padahal dataran Rusia tersebut terletak di seluruh wilayah yang terdapat di Rusia.
  • Pegunungan lipatan mudah yang ada di Eropa terbentuk akibat adanya pergerakan lempeng kulit bumi. Dimana jalur pegunungan tersebt membentuk sebuah lengkungan pendak yang terbentang dari barat ke timur. Sedangkan bagian paling barat dari pegunungan membelok mengarah arah selatan, sesudah itu ke arah timur, dan sesudah itu mengarah tenggara ke ujung bagian negara Sisilia serta Italia.
  •  Dataran rendah Eropa Besar tepat berada di pegunungan tua yang terletak di utara serta pegunungan Alpina. Dimana kebanyakan dataran tersebut memiliki ketinggian yang kurang dari 200 Mdpl.

Dan dataran ini juga menempati hampir dari dua pertiga dari luas benua Eropa sendiri.

Adalah dataran ini membentang dari barat ke timur yang dikelilingi oleh Pegunungan Kaukasus, Laut Kaspia, Laut Hitam, Pegunungan Ural, Pegunungan Alpen dan kawasan Skandinavia Timur.

Tidak hanya itu saja, penampakan benua Eropa yang paling jelas tampak di peta Eropa yaitu pulau terbesar di dunia.

Benua ini memiliki 2 pulau terbesar di dunia yaitu pulau tanah hijau atau yang dikenal dengan Greenland yang berada di Denmark, dan saatnya adalah Pulai Raya yang dikenal juga dengan Great Britain yang berada di Inggris.

Masing-masing dari pulau terbesar di dunia tersebut memiliki luas 2.175.600 km2 untuk Greenland dan 229.870 km2 untuk Great Britian.

Dengan penjelasan demikian, maka terlihat jelas bahwa benua Eropa memiliki penampakan alam seperti pegunungan, sungai serta gunung. Bahkan benua unik ini memiliki dua pulau tersebar di dunia.

Sejarah Benua Eropa

Daftar Negara di Benua Eropa dan Ibukotanya

Hanya mengetahui peta Eropa atau batas-batas dan bentang alamnya tentu tidak lengkap jika Kamu tak mengetahui bagaimana sejarah benua Eropa dari dulu hingga sekarang.

Bahkan perlu diketahui, jika ternyata di tanah Eropa telah ada kebudayaan manusia sejak 900.000 tahun yang lalu.

Nah, untuk mengetahui secara jelas sejarah Eropa, berikut ini pembagian sejarahnya seperti:

1. Masa Prasejarah

Zaman prasejarah di Eropa sudah ada sejak era paleolitikum atau yang dikenal dengan zaman batu tua.

Hal tersebut dibuktikan, dengan adanya penemuan ribuan batuan yang dibuat menggunakan tangan yang ada di Monte Poggiolo, Italia.

Selain itu, memasuki era neolitikum atau zaman batu muda, ternyata di Eropa sudah mulai menerapkan sistem pertanian, tepatnya sekitar 7000 SM.

Sehingga diperkirakan bahwa era ini berlangsung kurang lebih selama 4000 tahun dengan kebudayaan logam yang saat itu sudah menyebar ke seluruh dunia.

Nah, dalam masa prasejarah ini, peradaban di Eropa yang paling terkenal yaitu peradaban Mykenai dan Minoa yang telah ada sejak zaman perunggu. Namun peradaban ini tidak berlangsung lama, bahkan hilang sejak 1200 SM.

2. Masa Klasik

Masa klasik yaitu ditandai dengan timbulnya kota-kota yang berada di Yunani Kuno. Dimana saat ini masa kejayaannya berada di bawah pimpinan Alexander Agung.

Bahkan diketahui, pengaruhnya mampu menyebar sampai ke wilayah Asia. Selain itu, pada masa itu juga telah ada para filsuf yang hasil pemikirannya masih dipergunakan sampai sekarang.

Bahkan termasuk mulainya usaha pembuatan peta Eropa atau bahkan peta dunia. Diketahui juga, bahwa sekitar tahun 753 SM, negara-negara Roma bermunculan, bahkan di tahun 509 SM tumbuh menjadi Republik Romawi yang menggantikan kebudayaan Yunani.

Di masa itu, pemimpin yang paling terkenal bernama Julius Caesar yang mendorong atas perubahan Roma dari bentuk Republik menjadi bentuk Kekaisaran.

Dimana Kekaisaran Romawi pada saat itu dibagi menjadi 2 yaitu Kekaisaran Romawi timur dan Kekaisaran Romawi barat.

3. Masa Abad Pertengahan

Pada tahun 476 SM Kekaisaran Romawi barat akibat serangan beruntun oleh orang Jemanik timur sejak abad  ke-4. Dan keruntuhan tersebut menjadi tanda masa Eropa klasik.

Sedangkan kekaisaran Eropa timur atau yang disebut dengan Kekaisaran Bzantium masih bertahan di tanah Eropa.

Hanya yang dulu menjadi kekuasaan Kekaisaran Eropa barat menjadi Kerajaan Franka yakni suku asli Frank yang diduduki oleh bangsa Jermanik di bawah kepemimpinan Charlemagne.

Selain itu, Franka juga terpecah menjadi 2 bagian, yaitu Franka barat yang selanjutnya berevolusi menjadi Perancis, dan Franka Timur yang berevolusi menjadi Romawi Suci.

Dimana perlu diketahui juga jika Romawi Suci ini nantinya menjadi cikal bakal Jerman modern.

4. Masa Kegelapan

Disebut masa kegelapan atau dark ages dan medieval, terjadi antara runtuhnya Kekaisaran Romawi sampai dengan masa renaissance. Hal ini terjadi akibat dominasi agama Kristen dalam segala aspek kehidupan.

Oleh karenanya, semua pemikiran terbelenggu dengan pemikiran yang dogmatis, dimana agama tidak boleh dibantah, sehingga segala sesuatu harus atas persetujuan agama, khususnya diputuskan para raja dan pendeta.

Adapun beberapa ilmu filsafat Kristen yang saat itu mendominasi dengan tokohnya yang terkenal seperti Plotinus, St. Anselmus,  Thomas Aquinas, St. Augustine, Roger Bacon Robert Grossetteste, serta Albert Agung.

Bahkan tokoh-tokoh tersebut juga menggunakan ajaran Plato yang menyatakan jika ‘kebenaran sudah ada dengan sendirinya dan asalnya ialah dari Tuhan, tetapi dengan bentuk jenis yang baru’. Dimana pemikiran ini dikenal dengan istilah neo- platonisme.

Baca juga: 50+ Daftar Bandara di Indonesia Beserta Letaknya, TERBARU!

5. Masa Revolusi Industri

Revolusi industri di benua Eropa dimulai sejak tahun 1750 sampai 1850 yaitu di Britania Raya atau Inggris Raya.

Dimana pada masa ini terjadi perubahan sistem yang sangat besar dalam berbagai aspek bidang.

Mulai dari bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi hingga teknologi yang sangat berpengaruh dalam kehidupan budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Bahkan, gerakan revolusi tersebut menyebar hingga ke seluruh Eropa Barat, Jepang, Amerika, mencapai seluruh dunia.

Hal tersebut ditandai dengan bergantinya tenaga manusia serta hewan menjadi tenaga mesin akibat urbanisasi.

Karena memang kondisi seperti itu dipandang lebih menguntungkan dan sanggup meningkatkan pendapatan penduduk yang bersifat berkelanjutan. Bahkan pendapatan per kapita penduduknya juga meningkat sampai 6 kali lipat.

Keadaan Penduduk Benua Eropa

Hanya mengetahui tentang peta Eropa atau bentang alam dan sejarahnya tentu tak cukup. Karena juga harus mengetahui suku apa saja yang ada di benua Eropa. Dan, suku-suku tersebut diantaranya:

  • Etnis Bangsa Slavia, berasal dari negara Slovakia, Bulgaria dan Rusia. Karakteristik-cirinya bermata abu-abu biru, dan berambut pirang keputih-putihan
  • Etnis Bangsa Alpina, berasal dari Belgia, Perancis serta Swiss, memiliki ciri-ciri bermata cokelat serta berambut pirang
  • Etnis Bangsa Mediteran, berasal dari Yunani, Italia dan Spanyol, memiliki ciri-ciri bermata agak kecokelatan serta berambut hitam bergelombang
  • Etnis Bangsa Dinara, berasal dari Rumania, memiliki ciri rambut gelap
  • Etnis Bangsa Nordik, berasal dari Jerman serta Belanda, memiliki ciri-ciri bermata biru serta berambut sangat pirang
  • Etnis Bangsa Mongoloid yang berada di Yunani dan Turki
  • Etnis Bangsa Moor yang berada di Denmark, Spanyol, Norwegia, Inggris, Belgia, Luxemburg, serta Belanda
  • Etnis Bangsa Aria yang berada di Jerman dan sekitarnya .

Selain suku-suku yang ada di benua Eropa tersebut, terdapat juga beberapa etnis-etnis yang tersebar di dalamnya. Dimana etnis tersebut meliputi:

  • Etnis Flemisah yang berada di belahan utara Benelux
  • Etnis Walkon yang berada di Prancis.

Selain itu, meski terdapat suku, bangsa serta etnis di Eropa, namun sebagian penduduknya adalah sekitar 74% tinggal di wilayah perkotaan. Dan wilayah Eropa bagian timur yang paling banyak didiami oleh penduduk.

Perlu diketahui juga, bahwa per tahun 2006 benua Eropa dikategorikan sebagai benua yang penduduknya paling padat.

Hal ini sudah tercatat penduduknya mencapai  729.000.000 jiwa dengan rata–rata pertumbuhan penduduk sekitar -0,02% per tahunnya.

Kesimpulan

Benua Eropa adalah benua terkecil kedua di Dunia setelah Benua Australia. Benua Eropa dan Benua Asia pada dasarnya adalah satu daratan yang sering disebut dengan Eurosia.

Perbatasan antara Benua Eropa dan Benua Asia berada pada Pengunungan Ural yang berada di daratan Negara Rusia.

Benua Eropa sendiri terbagi menjadi 5 wilayah, yaitu Eropa Utara, Selatan, Timur, Tenggara, dan Barat. Lebih jelasnya berikut akan diulas mengenai nama-nama negara di Benua Eropa lengkap dengan ibukotanya.

Penjelasan di atas mengenai daftar negara di benua eropa dan ibukotanya (barat, timur, utara & selatan) dirasa cukup lengkap untuk mengetahui lebih dalam mengenai negara Eropa ini.

Baca Juga:

Tinggalkan komentar