Foto Korban Ledakan Bom Sarinah

Foto korban ledakan bom Sarinah – Peristiwa yang terjadi pada tahun 2016, yang merupakan sebuah serangan Bom bunuh diri menjadi salah satu bukti peristiwa berupa ledakan, dan juga penembakan di daerah sekitar Plaza Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Peristiwa ini tepatnya terjadi pada tanggal 14 Januari 2016 lalu, dengan ledakan terjadi di dua lokasi berdekatan, yaitu lapangan parkir Menara Cakrawala, yang berada di gedung Sarinah sebelah utara dan pos polisi pas di depan gedung Sarinah.

Dari peristiwa yang kelam tersebut, tentu saja memakan korban jiwa, diantaranya dari warga sipil dan korban dari warna negara asing.

Walaupun sudah hampir 5 tahun lebih peristiwa tersebut berlalu, namun hal ini menimbulkan luka dan trauma bagi pihak keluarga dan korban.

Untuk mengenang namun tidak membuka luka lama, berikut terdapat foto korban ledakan bom Sarinah beberapa tahun silam.

Kenangan Foto Korban Ledakan Bom Sarinah

Diketahui dari kejadian ledakan bom Sarinah terdapat sedikitnya 8 orang yang meninggal dunia, termasuk dari warga sipil dan juga tersangka pengeboman tersebut.

Sedangkan untuk korban luka-luka pada saat itu berjumlah sekitar 24 orang, dan diketahui pula para tersangka pengeboman merupakan jaringan dari organisasi Negara Islam Irak dan Syam.

Dari peristiwa tersebut merupakan sebuah serangan bom di awal tahun 2016, dimana pada tahun 2009 sebelumnya juga pernah mengalami peristiwa serupa yaitu pengeboman Jakarta yang menewaskan 9 orang dan salah satunya termasuk 2 pelaku yang merupakan anggota Jemaah Islamiyah.

Jemaah Islamiyah merupakan organisasi terorisme yang tujuannya ingin menyatukan Indonesia, Malaysia, dan Filipina wilayah selatan menjadi negara Islam mutlak.

Berikut ini beberapa foto korban Bom Sarinah dari beberapa sumber:

Foto Korban Ledakan Bom Sarinah baru
Source: okezone
Foto Korban Ledakan Bom Sarinah baru
Source: merdeka

Peristiwa Naas Tahun 2016

Ketika awal mula serangan dimulai dengan sebuah ledakan yang terjadi disalah satu lokasi parkir Menara Cakrawala, tepatnnya berada di depan outlet Starbucks Sarinah pada pukul 10.40 WIB pagi.

Kejadian tersebut dipicu dengan 3 ledakan berikutnya yang terjadi di sebuah pos polisi yang berada di persimpangan Sarinah.

Peristiwa tersebut telah menewaskan 1 warga sipil, sedangkan 2 ledakan berikutnya terjadi di dalam gerai Starbucks, yang menewaskan 1 warga sipil.

Setelah peristiwa ledakan tersebut, aparat langsung mengamankan para tersangka yang masih selamat, terjadi juga baku tembak antara aparat dan pelaku.

Pada akhirnya aparat polisi berhasil menembak mati 3 pelaku serangan bom, dan 2 pelaku berhasil ditangkap, untuk pelaku lainnya dinyatakan tewas dalam peristiwa pengeboman dan ledakan bunuh diri.

Data yang menyebutkan aparat polisi yang ikut menjadi korban penembakan yang muncul dari keramaian dan menembaki beberapa anggota aparat polisi dari jarak yang dekat.

Dampak Bom Sarinah 2916

Dampat karena terjadinya serangan pengeboman di persimpangan Sarinah, dan Starbucks menyebabkan beberapa hal seperti, penurunan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika yang anjlok akibat peristiwa tersebut.

Peningkatan pengamanan kawasan penting di seluruh Jakarta ditingkatkan sampai pada tingkat pengamanan di hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Dari peristiwa tersebut, beberapa jumlah korban jiwa dan luka yang dicatat sebagai peristiwa yang cukup besar setelah pengeboman yang terjadi di Bali 2009.

Berikut daftar korban jiwa akibat pengeboman Sarinah:

NegaraJumlah korban tewas
Algeria /  Kanada1
Indonesia3
Total4

Akibat peristiwa tersebut terdapat pula korban luka-luka yaitu, 4 korban luka adalah warga asing yang berasal dari Austria, Belanda, Jerman, dan Aljazair.

Untuk 7 orang yang tewas, terdiri dari 4 di antaranya adalah pelaku pengeboman Sarinah.

Sejak terjadinya peristiwa Bom Bali I di tahun 2002, Indonesia sudah mulai membenani dan melangkah lebih maju dalam memberantas aksi terorisme di Indonesia.

Di tahun 2003, Pemerintah Indonesia secara langsung mengesahkan Undang-undang nomor 15 tahun 2003 mengenai Terorisme, dan pada tahun 2010 dibentuklah pertama kali sebuah badan khusus memberantas aksi terorisme bernama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Dari foto korban ledakan bom Sarinah terlihat banyak para warga yang saat itu melintas ikut merasakan ketegangan dan juga ketakutan akibat tragedi berdarah tersebut.

Mulai dari peristiwa 2016 setiap pergerakan yang dianggap mencurigakan dan menjurus ke ranah tetoris tidak segan badan ini langsung menangkap dan menindak secara tegas para anggota yang disebut dengan tetoris.

Baca Juga: Cara Membuat Story WA Video Background Hitam

Vonis Terdakwa Pelaku Bom Sarinah

Untuk kasus pengeboman Sarinah ini, tersangka yang masih hidup bernama Fahrudin berhasil ditangkap dan saat ini diresmikan sebagai tersangka utama.

Ditambah pelaku lain yaitu Ali Mamudin dan Aman Abdurrahman yang juga adalah terpidana jaringan bom Thamrin memiliki peran sebagai pembuat peledak pada bom yang digunakan di Thamrin.

Sejauh ini para tersangka sudah dijatuhi hukuman sesuai undang-undang berlaku, dan masih menjalani masa hukuman.

Dalam persidangan, pelaku aman juga didakwa menjadi pentolan di balik serangan bom di Kampung Melayu, bom di gereja di Samarinda,  penyerangan kantor Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan penyerangan terhadap polisi di Bima.

Pada tanggal 22 Juni 2018 Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Aman dengan hukuman mati.

Hal yang menjadi pertimbangan yang memberatkan pelaku yaitu ia adalah mantan residivis dengan aliran ISIS.

Aman Abdurrahman juga dinyatakan bersalah karena sebagai penggagas dan pembentuk JAD, selain itu ia menyebarkan paham yang menyebabkan munculnya korban jiwa, memprovokasi orang lain untuk melakukan aksi teror, dan juga menyebabkan kematian orang lain.

Sampai saat ini setiap tahunnya para korban bom Thamrin selalu menggelar peristiwa ledakan tersebubt.

Para komunitas korban bom di Jalan M.H. Thamrin, yaitu Sahabat Thamrin, selalu menyelenggarakan acara tersebut.

Dan sebelum pandemi komunitas menggelar acara solidaritas ketika Car Free Day, mengajak warga untuk menghargai perbedaan yang ada dan juga ikut berpartisipasi danal membagikan makanan kepada warga yang lewat.

Kesimpulan

Foto korban ledakan bom Sarinah masa lalu membuat kita saat ini harus bisa lebih mawas diri dan tidak boleh lengah dari ancaram para teroris yang kapan dan dimana saja bisa terjadi.

Dengan harapan semoga peristiwa tersebut tidak akan terulang untuk masa depan bangsa dan negara Indonesia yang lebih sejahtera.

Tinggalkan komentar