Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar, Ini 8 Penyebabnya!

  •   Jun 2024  •   13 min read  •   Comment

Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar – Mesin cuci merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang sangat dibutuhkan, terutama untuk meringankan pekerjaan rumah tangga setiap harinya.

Mesin cuci pun pada umumnya memiliki pengering mesin cuci, baik itu mesin cuci satu tabung ataupun mesin cuci dua tabung.

Pengering mesin cuci ini pun menjadi bagian dari mesin cuci, maka dari itu sama pentingnya untuk meringankan pekerjaan rumah tangga setiap harinya.

Maka dari itu kami akan membahas mengenai pengering mesin cuci yang tidak dapat berputar.

Tetapi sebelum membahas mengenai pengering yang tidak dapat berputar ini, sebaiknya harus mengetahui apa itu pengering mesin cuci serta cara kerjanya, berikut pembahsannya:

1. Apa yang Dimaksud dengan Pengering Mesin Cuci?

Seperti yang telah disebutkan di atas, mesin cuci merupakan salah satu perlatan rumah tangga yang sangat dibutuhkan, terutama untuk meringankan pekerjaan rumah tangga setiap harinya.

Pada umumnya, mesin cuci dilengkapi oleh alat pengering di dalamnya, sehingga pakaian dapat langsung dikeringkan setelah dicuci.

Dengan adanya alat pengering pada mesin cuci ini tentu saja sangat memudahkan atau meringankan pekerjaan rumah tangga setiap harinya.

Ketika menggunakan pengering mesin cuci ini, pakaian tidak akan 100% kering, tetapi ini akan sangat membantu mempersingkat waktu untuk menjemur pakaian, bahkan pakaian tidak perlu terkena sinar matahari secara langsung, cukup dengan angin alami saja, pakaian akan kering dengan sendirinya.

Pengering mesin cuci ini terdapat pada kebanyakan jenis mesin cuci, baik mesin cuci dengan satu tabung, maupun mesin cuci dengan dua tabung.

Yang membedakan mesin cuci satu tabung dengan mesin cuci dua tabung adalah jumlah tabungnya saja, dan posisi pengering mesin cucinya.

Pada mesin cuci dengan satu tabung, pengeringnya digabung, terletak di tabung yang sama dengan tabung pencuci, sedangkan pada mesin cuci dengan dua tabung, pengering dipisah, satu tabung sebagai tabung pencuci, dan satu tabung lainnya untuk tabung pengering.

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, pakaian yang dikeringkan menggunakan pengering mesin cuci ini tidak akan 100% kering, tetapi hasil pengeringan menggunakan pengering mesin cuci ini rata-ratanya mencapai 75 – 90%.

Hasil pengeringan tidak akan benar-benar kering secara sempurna atau masih terasa lembab, tetapi cukup kering untuk menyingkat waktu menjemur pakaian, sehingga sangat membantu meringankan pekerjaan rumah tangga.

Tetapi sebenarnya, pakaian dapat dikeringkan 100% menggunakan pengering mesin cuci, namun tidak semua tipe mesin cuci memiliki fitur untuk mengeringkan pakaian dnegan benar-benar kering 100%.

Pada beberapa tipe dan brand mesin cuci, terdapat fitur atau pengaturan penggunaan mesin pengering yang dapat mengeringkan mesin cuci 100%, contohnya seperti cupboard dry.

Cupboard dry ini adalah fitur atau pengaturan penggunaan mesin pengering pada beberapa tipe dan brand mesin cuci, hasil dari fitur atau pengatuan penggunaan mesin pengering ini adalah pakaian dapat langsung benar-benar kering 100% dan dapat langsung dilipat, dan disimpan di dalam lemari.

Selain cupboard dry, juga terdapat iron dry. Iron dry merupakan fitur atau pengaturan penggunaan mesin pengering pada beberapa tipe dan brand mesin cuci, hasil dari fitur atau pengaturan penggunaan mesin pengering ini adalah pakaian masih terasa sedikit lembab tetapi pakaian hanya perlu disetrika terlebih dahulu saja untuk mendapatkan hasil yang benar-benar kering secara maksimal.

Baca Juga: Mesin Frais: Sejarah, Pengertian, Jenis, dan 18 Bagiannya

2. Apa Saja Jenis-Jenis Metode Pengeringan pada Pengering Mesin Cuci?

Kebanyakan mesin cuci yang dijual di pasaran biasanya dilengkapi oleh alat pengering. Alat pengering mesin cuci ini memiliki beberapa jenis fungsi pengeringan atau dapat disebut dengan dyer ini.

Biasanya, terdapat dua jenis metode pengeringan pada mesin cuci, yaitu tumble dry dan steam dry. Kedua metode ini tentu saja memiliki perbedaan, berikut pembahasan mengenai dua jenis metode pengeringan pada mesin cuci:

2.1 Tumble Dry

Tumble dry ini merupakan salah satu metode dari dua metode pengeringan pada mesin cuci yang paling umum atau sering digunakan pada mesin pengering pada mesin cuci.

Tumble dry ini biasanya digunakan untuk mengeringkan pakaian sehari-hari, serta untuk kain berbahan tebal seperti handuk dan selimut, tetapi tidak disarankan atau dianjurkan untuk pakaian berbahan wol, sutra, pakaian dalam seperti bra karena akan menyebabkan kerusakan pada jenis-jenis kain tersebut.

Untuk lebih lengkapnya, dapat dilihat pada label pada pakaian yang biasanya terdapat panduan cara merawat pakaian tersebut.

Biasanya terdapat simbol-simbol yang menjelaskan metode perawatan apa yang diperlukan pakaian, mulai metode pencucian, pengeringan, hingga menyetrika.

Jika terdapat simbol lingkaran dalam kotak pada label pakaian, simbol ini merupakan simbol yang menunjukkan bahwa pakaian tersebut dapat dikeringkan menggunakan metode tumble dry.

Tumble dry ini bekerja dengan cara mengkombinasikan panas, pergerakan udara, serta kelembaban yang rendah. Hasil pengeringan dengan menggunakan metode tumble dry pada pengering mesin cuci ini rata-ratanya bisa mencapai 75 – 90%.

Setelah mengeringkan pakaian menggunakan metode tumble dry pada pengering mesin cuci sebaiknya pakaian dijemur di bawah sinar matahari untuk hasil kering yang sempurna atau dapat dikeringkan dengan angin alami saja.

2.2 Steam Dry

Steam dry merupaka salah satu metode pengeringan pada mesin cuci yang sangat cocok untuk orang-orang yang memilki permasalahan seperti alergi.

Hal ini dikarenakan, steam dry menggunakan prinsip sanitasi serta sterilisasi, metode steam dry ini bekerja dengan cara menggunakan uap atau hawa panas dengan suhu tertentu yang akan dikeluarkan di dalam mesin cuci pada saat setelah pakaian dibilas.

Metode steam dry ini tidak memerlukan banyak air, sehingga dapat menghemat pengeluaran air, tetapi memerlukan banyak daya listrik, sehingga dibutuhkan daya listrik yang lebih tinggi.

Dengan menggunakan metode steam dry ini, pakaian yang dikeringkan akan menjadi kering tanpa kusut serta lembut, hal ini dikarenakan penggunaan uap panas pada proses pengeringannya.

Hasil pengeringan dengan menggunakan metode steam dry pada pengering mesin cuci ini bisa mencapai 99% sehingga sangat cocok untuk yang terburu-buru, karena pakaian dapat langsung dipakai tanpa harus dijemur ataupun disetrika terlebih dahulu.

Cara mengeringkan dengan metode steam dry ini pun memiliki perbedaan pada setiap tipe mesin cuci.

Pada mesin cuci dengan satu tabung, akan secara otomatis melakukan pengeringan setelah mesin cuci selesai melakukan pencucian pakaian, pakaian tidak perlu dipindah-pindahkan, hanya menunggu hingga selesai saja, mesin cuci akan otomatis mencuci pakaian lalu mengeringkannya.

Tetapi pada mesin cuci dengan dua tabung, pakaian harus dipindahkan ke tabung pengering dari tabung pencucian, hal ini dikarenakan tabung pencuci dan tabung pengering dipisah atau terdapat pada posisi yang berbeda.

Untuk mempersingkat waktu pengeringan pada mesin cuci dengan dua tabung ini, gunakanlah kecepatan tertinggi pada saat proses spinning di mesin cuci dengan dua tabung ini, hal ini dilakukan agar air yang terkandung di dalam pakaian yang telah dicuci akan terbuang sebanyak mungkin.

Hindari memasukkan terlalu banyak pakaian ke dalam tabung pengering, ini akan menyebabkan pakaian tidak memiliki ruangan untuk mengembang pada saat proses spinning sehingga membuat pakaian menjadi kusut, selain itu juga hindari mencampurkan pekaian yang berukuran besar dengan pakaian yang berukuran kecil, agar semua pakaian dapat kering secara menyeluruh.

Sebaiknya pakaian berwarna gelap seperti hitam jangan dikeringkan menggunakan metode steam dry ini karena dapat mengurangi ketajaman warnanya.

3. Apa Penyebab Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar?

Seperti kebanyakan peralatan rumah tangga yang sering digunakan hampir setiap hari, pasti selalu ada saja akan kerusakan seiring pemakaian.

Salah satu contohnya adalah pengering pada mesin cuci tidak dapat berputar.

Hal ini dapat menjadi masalah yang sangat serius tegantung separah apa masalahnya. Berikut pembahasan mengenai penyebab pengering mesin cuci tidak berputar:

3.1 Mesin Cuci Tidak Seimbang

Ketika mesin cuci dalam keadaan tidak seimbang, maka mesin cuci tidak akan berkerja secara maksimal.

Mesin cuci harus diletakkan pada permukaan lantai yang datar serta rata agar mesin cuci menjadi seimbang.

Keempat kaki yang terdapat pada mesin cuci ini harus diletakkan di permukaan lantai yang datar, agar mesin cuci berputar secara maksimal.

3.2 Saluran Pembuangan Air Tersumbat

Terkadang terdapat banyak serat-serat pakaian yang menggumpal jadi satu atu barang kecil yang terdapat pada saku jatuh pada saat proses mencuci pakaian, lalu serat-serat pakaian serta barang kecil yang jatuh dari saku tersebut tak sengaja terbawa berasama air pembuangan bekas proses pencucian menuju salurang pembuangan air pada mesin cuci, lalu serat-serat pakaian dan barang kecil yang terjatuh dari saku tersebut akan menggumpal serta berkumpul menjadi satu di saluran pembuangan air tersebut, sehingga menyebabkan saluran pembuangan air tersumbat.

Jika saluran pembuangan air pada mesin cuci ini tersumbat, maka mesin juga akan berhenti berfungsi atau tidak mau berputar. Maka dari itu, saluran pembuangan air mesin cuci harus sering dicek untuk mencegah hal ini terjadi.

3.3 Muatan Terlalu Penuh atau Banyak

Sering kali terjadi pada mesin cuci beserta pengeringnya ini tidak berputar akibat muatan yang terlalu penuh atau banyak serta melebih kapasitas yang seharusnya.

Hal ini dapat menyebabkan mesin cuci beserta pengeringnya tidak dapa berputar karena beban yang terlalu banyak melebihi kapasitas yang seharusnya.

Terkadang terdapat pakaian yang memberatkan salah satu sisi tabung, sehingga menyebabkan putaran pada mesin cuci menjadi lambat atau bahkan tidak dapat bergerak atau berputar, serta terdapat getara yang hebat.

Maka dari itu, perlu diperhatikan dengan teliti mengenai kapasitas mesin cuci, sehingga dapat menggunakan mesin cuci beserta pengeringnya secara maksimal tanpa adanya gangguan.

3.4 Terdapat Masalah pada Pintu Mesin Cuci

Fungsi utama dari pintu pada mesin cuci ialah mencegah kebocoran pada saat digunakan.

Pintu mesin cuci harus selalu tertutup rapat dan terkunci, sehingga mesin cuci dapat berputar dan digunakan sebagaimana mestinya.

Jika terdapat masalah pada pintu mesin cuci, seperti pintu mesin cuci tidak tertutup dengan benar, maka mesin cuci tidak akan berputar.

Maka dari itu pastikan tidak ada masalah pada pintu mesin cuci, sehingga mesin cuci dapat berputar dengan baik.

3.5 Rusak Akibat Tikus

Tikus juga dapat membuat mesin cuci menjadi rusak.

Hal ini dikarenakan tikus atau hama rumah ini memiliki tubuh yang kecil sehingga dapat masuk ke dalam bagian mesin cuci dengan mudah, dan kemudian ia menggigit atau memakan kabel-kabel yang terdapat di dalam mesin cuci hingga terputus, sehingga mesin cuci tidak dapat berputar atau digunakan.

Maka dari itu, mesin cuci harus selalu dicek untuk menghindari kejadian seperti ini.

3.6 Terdapat Masalah pada Tali Pengering

Tali pengering atau yang biasa disebut dengan vanbelt atau v-belt merupakan tali rem pengering yang terhubung dengan motor atau dinamo yang dapat menggerakan tabung mesin cuci.

Tali vanbelt atau v-belt ini memiliki fungsi untuk menghentikan putaran tabung mesin cuci pada saat proses pengeringan sudah selesai atau ketika tutup tabung dibuka.

Seiring penggunaan mesin cuci dalam jangka waktu yang lama, tali vanbelt atau v-belt ini lama kelamaan bisa menjadi longgar bahkan putus, hal ini menyebabkan tabung pengering tidak dapat berputar.

Jika vanbelt atau v-belt ini longgar, cukup dikencangkan saja, maka mesin cuci dapat berputar kembali, tetapi jika vanbelt atau v-belt ini putus, maka harus menggantinya dengan vanbelt atau v-belt yang baru.

3.7 Terdapat Masalah pada Motor atau Dinamo

Motor atau dinamo ini merupakan salah satu komponen penting dari pengering mesin cuci.

Mesin cuci dapat berputar untuk melakukan proses mencuci serta mengeringkan ini karena adanya motor atau dinamo ini.

Jika motor atau dinamo ini mengalami kerusakan, maka secara otomatis akan menyebabkan mesin cuci tidak dapat berputar.

Motor atau dinamo yang mengalami kerusakan ini tentu saja dapat diperbaiki tergantung dari jenis kerusakannya. Jika kerusakan ringan seperti adanya sumbatan atau kotoran pada motor atau dinamo, maka motor atau dinamo tersebut cukup dibersihkan saja.

Namun, jika motor atau dinamo ini mengalami kerusakan yang sangat parah seperti terbakar lalu menyebabkan mesin cuci mati total, maka kamu perlu mengganti spare part mesin cuci agar dapat hidup dan berputar Kembali.

3.8 Tenaga Mengalami Kerusakan

Kapasitor ini merupakan salah satu komponen penting dari pengering mesin cuci.

Pada saat tenaga kapasitor pengering mesin cuci berkurang atau melemah, hal ini menyebabkan perputaran pengering mesin cuci menjadi lambat hingga tidak dapat berputar.

Hal ini sering terjadi dikarenakan oleh pemakaian jangka panjang secara terus-menerus sehingga kapasitor mengalami penurunan kualitas serta rentan terbakar.

Salah satu ciri dari kapasitor yang terbakar adalah pada saat pengering mesin cuci ini tidak digunakan atau tidak berputar, terdapat suara mesin mendengung.

Baca Juga: Transistor NPN dan PNP: Pengertian & 3 Penerapan Fungsi

4. Cara Memperbaiki Mesin Cuci Tidak Bisa Berputar

Berikut 8 cara untuk memperbaiki mesin cuci tidak bisa berputar, diantaranya:

4.1 Kerusakan pada Kabel Listrik

Kabel listrik yang rusak bisa menjadi salah satu penyebab mesin cuci tiba-tiba mati.

kamu dapat memeriksanya seperti ini:

  1. Cabut kabel daya.
  2. Jika kabel rusak atau aus, segera ganti.
  3. Kemudian periksa soketnya, karena kemungkinan kerusakannya bukan pada mesin cuci, melainkan pada soketnya.
  4. Jika mesin cuci masih tidak berputar setelah mengganti kabelnya, segera hubungi layanan perbaikan mesin cuci.

4.2 Mesin Pembilas yang Tidak Berfungsi dengan Baik

Terkadang residu detergen tertinggal di beberapa bagian pakaian.

Ada dua kemungkinan penyebabnya, yaitu jumlah cucian yang melebihi kapasitas mesin cuci atau mesin pencuci piring yang tidak berfungsi dengan baik.

Cara mengatasi mesin cuci tidak mau berputar karena pelembut kain tidak berfungsi dengan baik:

  1. Periksa bagian suplai air.
  2. Jika pipa air terpelintir, luruskan agar air mengalir dengan baik.
  3. Pastikan pipa pembuangan tidak tersumbat.
  4. Jika masalah berlanjut, coba ganti selang dengan yang baru.
  5. Setelah memeriksa mesin cuci, periksa mesin cuci bagian pengering.

Tentu saja, jika pengeringnya rusak, membuat pakaian menjadi sulit untuk dikeringkan, bukan!

4.3 Kebocoran pada Mesin Cuci

Masalah kebocoran cukup umum terjadi di banyak mesin cuci.

Jika mesin cuci bocor, lakukan hal berikut:

  1. Ganti saluran masuk dan keluar air dengan pipa baru.
  2. Campurkan setengah cangkir cuka per liter pada cucian, senyawa ini efektif mengurangi sisa busa berlebih.
  3. Periksa bantalan mesin dan ganti dudukan motor jika terlihat aus.

4.4 Lid Switch Rusak

Sakelar penutup adalah sakelar yang mendeteksi pergerakan pintu mesin cuci.

Jika sakelar ini rusak, mesin tidak dapat mendeteksi apakah pintu tertutup atau terbuka, sehingga mesin tidak akan berputar.

Kerusakan ini dapat disebabkan oleh korosi pada terminal kontak, mencegah aliran arus.

Solusinya adalah dengan membersihkan kontak saklar.

Namun, jika ini tidak berhasil, kamu harus membeli sakelar penutup baru seharga Rp.70.000,-

4.5 Mesin Cuci Berdengung dan Tidak Mau Berputar

Salah satu penyebab pengering mesin cuci tidak berputar dan terus berdengung adalah karena terlalu banyak beban di dalam drum.

Dalam hal ini solusinya sangat sederhana.

Tanggalkan beberapa pakaian yang kamu kenakan.

Mencuci pakaian dengan cara ini pun memakan waktu lebih lama.

Tapi setidaknya mesin cuci kamu awet, bukan?

4.6 AC Macet

Penyebab selanjutnya pengering mesin cuci tidak berputar adalah poros mesin cuci yang tersumbat.

Poros biasanya macet karena alternator di mesin cuci rusak.

Masalah yang sering terlihat adalah dinamo yang kotor.

Cara untuk mengatasi masalah ini sangat sederhana.

Agar performa tidak terpengaruh lagi, kamu bisa menghilangkan debu dari dinamo.

Jika setelah membersihkan dinamo mesin cuci masih tidak berfungsi normal, kemungkinan kapasitor rusak.

Jadi yang harus kamu lakukan adalah memeriksa kapasitor dan menyambungkannya kembali.

4.7 Permukaan Lantai yang Tidak Rata

Lantai yang tidak rata adalah salah satu penyebab pengering mesin cuci tidak berputar.

Kasus ini sering terjadi pada mesin cuci tabung tunggal yang dilengkapi sensor daya.

Jika permukaan lantai tidak rata, getaran mesin cuci akan meningkat dan akan menyebabkan kerusakan.

Solusi untuk masalah ini adalah dengan meratakan permukaan lantai.

Jika meratakan permukaan lantai terlalu sulit, kamu bisa menggunakan pengganjal agar bagian bawah mesin cuci terlihat rata.

4.8 Gangguan Sensor Mesin Cuci

Berkat teknologi canggih, beberapa mesin cuci dilengkapi dengan sensor sehingga dapat beroperasi secara otomatis

Tapi itu juga bisa jadi penyebab pengering mesin cuci tidak berputar atau tiba-tiba mati.

Biasanya sensor mendeteksi sesuatu yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin sehingga mencegah pencucian dilanjutkan.

Coba cek beberapa sensor pada mesin cuci kamu sebagai berikut:

  1. Jika engine door sensor kurang kencang, tutup dengan kuat sampai lock sensor aktif.
  2. Saat sensor air menyala, tunggu air mengalir dengan cepat dan mesin akan hidup kembali secara otomatis.
  3. Jika sensor beban berlebih aktif, kurangi jumlah cucian yang kamu cuci.
  4. Saat sensor elektrik aktif, ini menandakan bahwa daya listrik tidak cukup untuk mencuci.
  5. Kamu harus menghentikan pencucian karena kemungkinan korsleting listrik.

Baca Juga: Gearbox Mesin Cuci: 2 Fungsi, Cara Kerja & Harga

Kesimpulan

Itulah pengertian mesin cuci tidak bisa berputar, jenis pengeringan mesin cuci, penyebab pengering mesin cuci tidak berputar, dan cara memperbaiki pengering mesin cuci tidak berputar.

Bila kamu sudah memperbaiki pengeringnya dengan 8 cara diatas namun tetap tidak bisa, mungkin kamu harus membeli mesin cuci yang baru.

Yuk pelajari lebih lengkap mengenai artikel – artikel elektronik, disini!

Orang juga bertanya

Fiana is an Europeanist, freelance writer, and write SEO friendly content.

Tinggalkan komentar