close button

10 Macam Macam Palu dan Fungsinya (Besi, Karet, Konde, Kayu dll)

  •   Jul 2022  •   12 min read  •   Comment

Palu memang sudah menjadi salah satu alat yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan sehar-hari dan memiliki berbagai macam macam palu dan fungsinya masing-masing.

Alat ini pada umumnya digunakan dalam kebutuhan mekanik atau pertukangan yang berfungsi dalam membantu meringankan dan mempermudah pekerjaan tersebut.

Peralatan ini menjadi salah satu hand tools yang penggunaannya hanya bisa memanfaatkan tenaga manusia.

Palu juga bisa disebut sebagai martil atau dalam ukuran sangat besar menyebutnya godam.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah macam-macam Palu dan fungsinya (Besi, Karet, Konde, Kayu dll) yang sering digunakan dalam pekerjaan mekanik dan juga pertukangan.

Pengertian Palu

Pengertian Palu

Pengertian Palu yaitu sebuah alat yang digunakan untuk memberikan efek tumbukan dengan memukul sebuah bidang kerja tertentu.

Pada umumnya, Palu digunakan untuk memukul paku.

Palu menjadi sebuah perkakas wajib yang dimiliki hampir setiap orang, seperti pekerjaan memaku tembok, memajang foto keluarga, membuat bangunan rumah, sampai membangun kandang hewan peliharaan menggunakan Palu dalam proses pembuatannya.

Keberadaan Palu juga diperkirakan sudah ada pada zaman pra aksara.

Dalam penggunaan Palu harus sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dikerjakan.

Terdapat berbagai macam jenis Palu dalam dunia mekanik dan pertukangan.

Baca juga: PENGERTIAN INTERNET: Sejarah, Fungsi & 16 Dampaknya Terbaru

Palu terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian kepala dan gagang.

Secara umumnya, gagang Palu terbuat dari kayu dan kepalanya terbuat dari besi.

Namun, karena perkembangan zaman, Palu mengalami perubahan dari segi bahan dasarnya.

Dimana, Palu ada yang terbuat dari plastik, kayu, dan tembaga.

Masing-masing Palu memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan spesifikasinya.

Macam Macam Palu dan Fungsinya Berdasarkan Bahan Dasar

Palu memiliki banyak jenis berdasarkan dari bahan penyusunnya.

Bahan penyusunan ini juga menentukan kegunaan Palu dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini adalah beberapa macam macam palu dan fungsinya berdasarkan bahan dasarnya.

1. Palu Karet

Sesuai namanya, Palu Karet adalah jenis Palu yang memiliki kepala dengan bahan yang terbuat dari karet.

Fungsi Palu karet yaitu untuk meratakan permukaan benda yang datar di atas mesin frais atau untuk meratakan permukaan logam yang penyok.

Dengan menggunakan Palu karet, resiko kerusakan pada objek kerja lebih minim karena permukaan Palu yang halus.

2. Palu Besi Kambing

Palu kambing memiliki kepala yang terbuat dari besi.

Palu ini umumnya dipakai dalam proses pemasangan paku atau untuk memperbaiki benda tertentu.

Palu ini biasa disebut Palu kambing karena bagian belakangnya mirip seperti tanduk.

Bagian tersebut dipakai untuk mencabut paku yang menempel pada kayu atau benda kerja lain.

3. Palu Konde

Adalah jenis Palu yang umum dimiliki banyak orang.

Palu Konde memiliki dua sisi yang berbeda bentuk, bulat seperti konde dan yang berbentuk datar.

Bentuk yang datar dipakai untuk memukul paku atau menghancurkan benda.

Sedangkan sisi yang berbentuk bulat digunakan untuk membuat cekungan pada bidang kerja tertentu.

Paku ini juga sering dipakai untuk pembentukan logam dan pemasangan paku keling.

Palu ini memiliki ukuran yang cukup beragam.

4. Palu Kayu

Palu kayu memiliki kepala yang terbuat dari kayu khusus yang kuat dan tidak mudah pecah.

Kayu ini umumnya digunakan dalam proses pembuatan ukiran.

Selain itu, Palu berbahan kayu biasa juga dipakai oleh hakim dalam persidangan.

Hanya saja ukuran dan motifnya berbeda dari Palu umumnya.

5. Palu Batu atau Martil

Palu batu memiliki kepala yang agak besar dan terbuat dari besi.

Palu ini biasanya dipakai untuk menghancurkan batu atau benda keras lainnya.

Cara menggunakan Palu martil yaitu dengan mengayunkannya pada kedua tangan secara bersamaan, sehingga daya tumbukannya menjadi lebih besar.

6. Palu Terak

Palu terak memiliki kepala berbentuk lancip.

Palu terak ini umumnya dipakai dalam proses pembersihan terak hasil sisa pengelasan.

7. Palu Plastik

Adalah jenis Palu yang memiliki kepala terbuat dari bahan plastik.

Palu plastik sering digunakan untuk meratakan benda lunak.

Bahan plastik yang digunakan sebagai kepala Palu membuat tekanan pukulan menjadi rendah.

Hal ini memang disengaja agar benda kerja tidak mudah tergores, rusak, atau patah.

Baca juga: PERTUMBUHAN EKONOMI: Pengertian, Teori & Cara Mengukurnya

8. Palu Tembaga

Palu tembaga memiliki kepala yang terbuat dari bahan tembaga.

Umumnya Palu ini dipakai untuk proses reparasi mesin-mesin listrik.

Bahan tembaga memiliki sifat yang lebih lunak jika dibandingkan besi.

Seiring dengan pemakaian yang terus menerus, bahan tembaga ini akan mengeras dan harus dipijarkan lagi agar bisa menjadi lunak.

9. Palu Pemecah Kaca

Palu pemecah kaca sering juga dikenali dengan sebutan Palu emergency, karena biasanya Palu ini ada di dalam kendaraan dan digunakan dalam keadaan gawat darurat.

Palu satu ini berwarna cerah, seperti merah atau jingga, dipasang di dekat jendela agar bisa digunakan penumpang untuk keluar dari moda kendaraan yang sedang mengalami kecelakaan.

Palu pemecah kaca memiliki ujung yang sedikit lancip sehingga mampu memecahkan kaca kendaraan dengan mudah.

Akan tetapi, sebaiknya memecahkan kaca di sisi pinggirannya karena ini adalah bagian yang paling rentan.

10. Palu Daging

Palu daging umumnya memiliki 2 sisi berbeda, satu sisi bentuknya bergerigi yang berfungsi untuk menghaluskan daging dalam pembuatan steak atau olahan lain.

Sedangkan sisi satunya datar dan halus.

Yang berfungsi untuk menumbuk bumbu-bumbu dapur semacam jahe, serai, bawah putih, merah, lengkuas dan sebagainya.

Sejarah Palu

Palu sudah digunakan sejak zaman purbakala.

Manusia purba sudah mengenal dan menggunakan Palu paling sederhana sebagai alat penumbuk untuk membuka kerang atau tulang.

Menurut catatan sejarah, perkakas Palu sudah dipakai manusia sejak tiga juta tahun yang lalu.

Ketika itu, Palu yang terbuat dari batu sederhana dipakai sebagai alat untuk memotong, membunuh hewan, dan juga membuat perhiasan.

Dan dengan bertambahnya kebutuhan hidup, manusia purba mulai membuat perkakas lainnya, seperti kapak, pisau, anak panah, dan bahkan kepala tombak untuk pekerjaannya.

Bentuk Palu paling tua terbuat dari batu berbentuk elips dengan berat Tiga Ratus Gram Sampai Satu Kilogram.

Umumnya Palu batu ini dipakai dengan cara ditumbukkan dengan objek tertentu yang sudah ditaruh di atas lapisan batu sebagai alasnya.

Bentuk Palu makin berkembang.

Tahun 30000 SM, Palu mulai terbuat dari batu yang dililit dengan ganggang dari otot atau kulit binatang. Berdasarkan catatan sejarah ini, bisa dikatakan jika Palu adalah perkakas paling tua di dunia.

Penambahan gagang pada perkakas Palu terlihat sederhana, tetapi ini menjadi semacam perubahan yang signifikan.

Bentuk Palu sudah sama dengan yang biasa digunakan sehari-hari di masa kini.

Dengan adanya gagang Palu, kontrol atas perkakas ini juga lebih besar, sehingga memungkinkan kamu untuk melakukan pekerjaan yang lebih rumit dengan risiko kecelakaan yang lebih kecil.

Sekitar tahun 3000 SM, Palu semakin berkembang dengan adanya penemuan logam.

Palu yang dibuat dari bahan perunggu adalah Palu logam pertama yang melalui proses penempaan dan pengecoran.

Dan Palu semakin kuat dan bertahan lama.

Metode penempaan dalam membuat Palu berbahan logam juga menjadi pemicu inovasi perkakas berbahan logam lainnya, contohnya paku.

Tahun 1200 SM, Palu mulai dibuat dari bahan besi yang diekstrak. Mulai masa ini, Palu memiliki bentuk yang beragam, misalnya berbentuk bundar, persegi, hingga berbentuk seperti ujung tombak.

Palu pernah menjadi senjata perang di zaman 1500 Masehi.

Pada perkembangannya, Palu digunakan sebagai senjata perang memiliki bentuk yang beragam, bahkan ada yang berbentuk seperti duri-duri tajam di bagian kepala Palu seperti pada film-film bertemakan history.

Duri-duri tersebut dirancang untuk bisa menembus baju zirah musuhnya ketika sedang berperang. Dengan adanya duri di kepala Palu, ada dua keuntungan yang bisa didapatkan.

Pertama, duri sebagai senjata tajam diharapkan bisa menembus baju zirah dan melukai musuh.

Jika baju zirah terlalu tebal untuk ditembus, tumbukan Palu berfungsi sebagai senjata yang bisa mencederai lawan.

Pada tahun 1500-an, saat revolusi industri, perkakas Palu kembali berkembang dengan muncul variasi jenis Palu untuk kebutuhan yang berbeda.

Ada Palu yang dibuat khusus untuk melakukan pekerjaan pembangunan rumah, memperbaiki peralatan listrik, melakukan pekerjaan tambang, dan sebagai perkakas penempa logam.

Pada tahun 1800-an, Palu mulai dibuat secara massal atau banyak.

Industri mulai membuat standarisasi dalam memproduksi Palu agar semuanya memiliki kualitas yang serupa.

Fungsi Palu Secara Umum

Dimana, fungsi dari alat ini cukup beragam tergantung dari jenis dan bentuknya yang kian bermacam-macam.

Namun, secara umum fungsi yang berlaku di masyarakat antara lain adalah sebagai berikut:

1. Untuk Memaku

Fungsi pertama dan yang paling utama yaitu untuk memaku.

Kegiatan ini bernama memaku karena alat ini digunakan untuk memberikan tekanan pada paku baik yang terbuat dari besi beton atau juga bahan kayu.

Walau pekerjaan ini cukup mudah, namun tidak semua orang bisa melakukannya dengan baik terutama kaum perempuan.

Tanpa pengalaman yang mumpuni, malah paku tersebut bisa menancap, justru yang terjadi paku menjadi bengkok dan tidak beraturan.

2. Menghancurkan objek

Alat sederhana ini juga memiliki fungsi untuk menghancurkan sebuah objek atau benda tertentu.

Umumnya sangat membantu dalam pembuatan batu split atau batu belah yang berukuran kecil-kecil.

Dengan mengandalkan tenaga manusia, batu kali yang memiliki ukuran besar akan dihancurkan menjadi kepingan-kepingan yang lebih kecil.

Alat ini juga sangat berguna untuk menghancurkan atau merobohkan kembali bangunan atau tembok dengan tujuan untuk merenovasi.

3. Menempa

Fungsi menempa juga cenderung dilakukan oleh seorang pandai besi.

Kegiatan menempa atau memukul bijih besi dengan alat ini bertujuan untuk membuat perkakas lainnya.

Benda-benda yang terbentuk dengan menggunakan alat sederhana ini antara lain keris, parang, cangkul, golok, pisau, ataupun barang logam lainnya.

Biasanya alat yang dipakai jauh lebih besar dan berat.

Macam Macam Palu dan Fungsinya yang Sering Digunakan Mekanik

Macam Macam Palu dan Fungsinya (Besi, Karet, Konde, Kayu dll)

Terdapat berbagai macam bentuk dan jenis Palu, masing-masing memiliki peran dan fungsi yang berbeda-beda.

Secara garis besar, macam macam palu dan fungsinya dari peralatan yang menggunakan kekuatan tangan antara lain:

1. Bentuk Godam atau Bodam

Alat yang memiliki bentuk godam atau bodam ini lebih berukuran besar dan sangat berat bahkan bisa mencapai 6 Kg.

Tangkai atau gagangnya terbuat dari kayu yang panjangnya hingga 1 meter.

Biasanya digunakan oleh para pekerja tambang, pandai besi, atau tukang bangunan untuk memecah beton atau batu yang berukuran besar.

Di bagian kepala biasanya diberi tanda dengan satuan Pon yang disingkat dengan lb, 2lb, 3lb, hingga mencapai ukuran 12lb.

2. Bentuk Bulat atau Konde (Bell Hammer)

Selanjutnya yaitu bentuk kepala yang bulat mirip seperti konde dengan permukaan yang datar.

Bahan dasarnya terbuat dari baja yang keras dengan tangkai kayu yang kuat dan kokoh.

Jenis ini menjadi salah satu perkakas yang banyak dimiliki.

Baca juga: PERDAGANGAN INTERNASIONAL: Pengertian, Manfaat, Teori dan Faktor Pendorong

Bentuk konde memiliki 2 ujung dimana yang satu bulat dan satunya lagi silinder untuk memaku.

Sedangkan yang berbentuk bulat umumnya digunakan untuk membuat cekungan pada suatu objek atau bidang datar.

3. Bentuk Cukit atau Cakar (Claw Hammer)

Bentuk cakar adalah kombinasi dari 2 sisi dimana satunya berbentuk cakar dan sisi lainnya berbentuk silinder seperti umumnya.

Bagian yang berbentuk cakar atau cukit ini berfungsi untuk mencabut paku yang tertancap di sebuah objek atau bidang.

4. Bentuk Muka Ganda (Club Hammer)

Bentuk ini tidak lain adalah alat dengan kepala yang dua sisinya sama besar.

Umumnya digunakan untuk menghancurkan benda seperti batu atau beton.

Gagangnya ada terbuat dari logam, kayu, ataupun resin sintetis.

Saat menggunakan alat ini, sangat disarankan untuk mengenakan sarung tangan tebal dan kaca mata safety agar lebih aman dan terlindungi.

5. Berbahan Karet atau Plastik (Soft Face Hammer)

Alat pemukul yang berbahan lunak seperti terbuat dari karet atau plastik biasanya digunakan untuk platting atau pemerataan pada bidang lunak.

Digunakan bahan dasar yang soft agar objek tersebut tidak tergores ataupun pecah.

6. Berbahan Tembaga

Alat yang berbahan tembaga hampir sama fungsinya dengan yang berbahan karet atau plastik.

Tembaga memiliki tekstur yang lebih lunak jika dibanding besi.

Tujuannya untuk mengeluarkan mesin-mesin listrik yang menancap tanpa harus merusak atau menggoresnya.

7. Tujuan Darurat (Emergency Hammer)

Jenis emergency hammer sering terlihat di sudut kendaraan transportasi seperti bus.

Tujuannya yaitu untuk memecahkan kaca bus pada saat kondisi darurat seperti kecelakaan atau kebakaran.

8. Palu Chipping

Jenis Palu yang berbentuk lancip atau tipis di bagian ujungnya ini, biasanya digunakan untuk membersihkan slag atau kerak las setelah proses pengelasan selesai dan juga membersihkan percikan spatter.

Cara Menggunakan Palu

Dimana, tidak ada aturan ataupun cara yang bersifat baku dalam menggunakan alat ini.

Namun, agar tidak terjadi cedera pada tangan ketika menggunakannya maka dibutuhkan kiat khusus yang harus diindahkan.

Berikut ini adalah cara aman dan terbaik agar pekerjaan berjalan lancar:

  1. Pastikan kondisi alat pukul masih bagus dan layak pakai baik bagian kepala ataupun pegangannya. Kamu bisa memanfaatkan kacamata atau sarung tangan ketika objeknya sangat keras.
  2. Pastikan sisi kepala manakah yang akan digunakan untuk objek tersebut. Alat pukul ini umumnya memiliki dua kepala dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda.
  3. Tentukan dengan teliti titik manakah yang akan dijadikan objek sasaran yang tepat. Tahap ini cukup penting untuk menunjang keberhasilan saat melakukannya.
  4. Tentukan jarak dan sudut kemiringan yang sesuai antara objek dengan alat pemukul agar tepat sasaran. Gunakan tenaga atau energi seperlunya dan tergantung dari bahan dasar alat dan juga objek.
  5. Terakhir, gunakan tangan kanan untuk mengayun alat pukul dan tangan kiri untuk memastikan agar objek tidak goyah atau bergerak.

Cara Kerja Palu

Dilihat dari sudut pandang ilmu pengetahuan, alat yang terlihat sederhana ini ternyata memiliki cara kerja yang sedikit rumit.

Bagian kepala dari alat yang diayunkan tersebut ternyata menyimpan sebuah energi kinetik atau energi gerak.

Sumber dari energi kinetik tersebut tidak lain berasal dari gaya yang ditimbulkan oleh kekuatan otot lengan dan gaya gravitasi.

Selanjutnya, ketika kepala menyentuh target maka akan terjadi benturan atau kekuatan yang berlawanan satu sama lain.

Jika objek atau target adalah benda yang keras, maka dapat dengan mudah menimbulkan keretakan, perpecahan, atau tekanan yang pada objek tersebut.

Palu menjadi sebuah alat yang pukul yang sangat multifungsi.

Meski terlihat sangat mudah dan sederhana, namun keberadaannya mampu menjadi alat yang sangat efektif untuk membantu pekerjaan.

Sebelum memutuskan untuk memilikinya, sesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan sendiri karena mengingat jenis, bahan, dan ukurannya yang sangat beragam.

Kesimpulan

Pengertian Palu yaitu sebuah alat yang digunakan untuk memberikan efek tumbukan dengan memukul sebuah bidang kerja tertentu. Pada umumnya, Palu digunakan untuk memukul paku.

Palu menjadi sebuah perkakas wajib yang dimiliki hampir setiap orang, seperti pekerjaan memaku tembok, memajang foto keluarga, membuat bangunan rumah, sampai membangun kandang hewan peliharaan menggunakan Palu dalam proses pembuatannya.

Alat Palu memiliki beberapa jenis terutama jika dilihat dari bahan pembuatan dan fungsinya.

Dengan mengetahui macam macam palu dan fungsinya (Besi, Karet, Konde, Kayu dll), kamu jadi lebih paham Palu mana yang cocok untuk digunakan nantinya.

Orang juga bertanya

English private teacher, seo writter, english translator, and content writer.

Tinggalkan komentar